Lintassumbar.co.id – Kota Pariaman menjadi tuan rumah kejauraan nasional sepatu roda yang digelar di pantai Cermin, Pariaman sejak sepekan terakhir, 4-6 Maret.
Ajang tersebut nyatanya berdampak positif terhadap perekonomian masyarakat. Kondisi ini dirasakan oleh sebagian besar pedagang yang berjualan di sepanjang pantai Pariaman. Hal uang sama juga dirasakan oleh para pemilik hotel di kota Pariaman dimana hunian hotel mengalami peningkatan.
“Alhamdulillah omset kami naik dengan adanya kejuaraan tersebut,” ujar Incim Susi, salah seorang penjual nasi sal di pantai Pariaman.
Walikota Pariaman, Genius Umar menyebutkan sebanyak 510 Atlit Sepatu Roda yang berasal dari Sumatera dan Jawa ini, juga didukung oleh keluarga, kerabat, bahkan pengurus sepatu roda dan KONI dari daerah turut bagian dalam “Pariaman Baroda 2022” ini.
“Setiap ajang Kejuaraan Sepatu Roda, memang menarik para atlit, pelatih dan official disetiap daerah yang tersebar di seputaran Sumatera dan beberapa bahkan datang dari Pulau Jawa, untuk ikut andil bagian dalam kejuaraan sepatu roda yang dilaksanakan di Kota Pariaman ini,” ujarnya.
“Karena itu, setiap ivent sepatu roda di Kota Pariaman, hampir semua Hotel dan Homestay yang ada selalu penuh, bahkan ada yang menyewa rumah penduduk, dan ada juga yang menginap di Kota Padang, karena minimnya ketersediaan kamar di Hotel dan Homestay yang ada,” ulasnya.
“Kalau setiap keluarga yang atletnya berlaga membawa orangtua, kakak dan adik, atau kerabat lainya, bisa dibayangkan berapa jumlah orang yang datang, dimana mereka juga menginap, makan dan membeli oleh-oleh di Kota Pariaman, sehingga perputaran ekonomi dan geliat ekonomi di Kota Pariaman 3 hari terakhir akan semakin tinggi lagi,” tukasnya.
Dari ajang ini, Genius menambahkan dapat disimpulkan Kota Pariaman terbuka untuk membuka peluang para investor di sektor pariwisata dan kuliner, karena masih minimnya sarana dan prasarana pendukung untuk itu, seperti hotel dan restoran. (*)













