Padang – Polresta Padang menyita 18 sepeda motor berknalpot brong dalam patroli Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) yang digelar sejak Sabtu (1/8/2026) malam hingga Minggu (2/8/2026) pagi. Patroli dilakukan untuk mengantisipasi tawuran, balap liar, dan gangguan keamanan di sejumlah titik rawan di Kota Padang.
Sebanyak 21 personel Tim Khusus (Timsus) Charlie diterjunkan dalam operasi tersebut. Tim dipimpin Dantim Timsus Charlie Ipda Ryan Fermana bersama Wadantim Ipda Doni Murdani.
Patroli dimulai sekitar pukul 19.30 WIB. Di kawasan Jalan Pancasila, Kecamatan Padang Barat, petugas lebih dulu mengamankan empat sepeda motor yang menggunakan knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis atau knalpot brong.
Menjelang pukul 23.00 WIB, personel mengikuti apel gabungan yang dipimpin Kabag Ops Polresta Padang Kompol Afrides Roema. Dalam apel itu, personel diminta meningkatkan kewaspadaan mengingat malam akhir pekan dinilai rawan aksi tawuran dan balap liar.
Usai apel, patroli dilanjutkan ke kawasan Jembatan Siti Nurbaya dan kembali ke Jalan Pancasila. Dari dua lokasi tersebut, petugas mengamankan 11 sepeda motor berknalpot brong.
Patroli kemudian berlanjut ke Simpang Lamun Ombak, Jalan Khatib Sulaiman. Polisi memastikan situasi di lokasi itu aman dan tidak ditemukan gangguan kamtibmas.
Sekitar pukul 02.30 WIB, petugas kembali melakukan razia di kawasan Simpang SPBU Sawahan. Dari lokasi tersebut, tiga sepeda motor berknalpot brong kembali diamankan.
Total sebanyak 18 sepeda motor disita selama patroli berlangsung. Seluruh kendaraan dibawa ke Mapolresta Padang untuk diproses sesuai ketentuan yang berlaku.
Kapolresta Padang Kombes Pol Apri Wibowo mengatakan patroli KRYD akan terus digencarkan sebagai langkah preventif untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, khususnya pada malam akhir pekan.
“Kami akan terus meningkatkan patroli di titik-titik rawan sebagai bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat. Penindakan terhadap penggunaan knalpot brong, balap liar, maupun aksi tawuran akan dilakukan secara tegas demi menciptakan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat Kota Padang,” kata Apri Wibowo.
Ia juga mengimbau para orang tua agar lebih mengawasi anak-anaknya dan tidak membiarkan mereka berada di luar rumah hingga larut malam guna mencegah keterlibatan dalam aksi yang dapat mengganggu ketertiban umum.(Jamal)












