Daerah

Pembangunan Kantor Wali Nagari Sandi Ulakan Dimulai

Padangpariaman — Pembangunan Kantor Wali Nagari Sandi Ulakan, Kecamatan Ulakan Tapakis, resmi dimulai dengan peletakan batu pertama oleh Bupati Padang Pariaman, John Kenedy Azis, pada Senin (25/8/2025).

Turut hadir pada kesempatan tersebut Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat Jempol, Pimpinan DPRD Padang Pariaman Firman, S.Si, Staf Ahli Bupati Budi Mulya, Asisten Administrasi Pemerintahan Rudi Rahmat, Kepala DPMD Hendri Satria, Kadis Kominfo Zahirman, Camat Ulakan Tapakis, perangkat nagari se-Kecamatan Ulakan Tapakis, tokoh masyarakat, serta alim ulama.

Dalam sambutannya, Bupati John Kenedy Azis menegaskan bahwa pembangunan kantor wali nagari merupakan kebanggaan sekaligus kebutuhan mendasar bagi penyelenggaraan pemerintahan nagari sebagai unit pemerintahan terdepan di Kabupaten Padang Pariaman.

“Sejatinya, pemerintahan nagari memang harus memiliki kantor tersendiri. Kita bersyukur hari ini bisa memulai pembangunan Kantor Nagari Sandi Ulakan,” ujarnya.

Bupati JKA menambahkan, pembangunan kantor nagari dapat didukung melalui berbagai sumber pendanaan, mulai dari dana alokasi desa, APBD, pokok-pokok pikiran (pokir) anggota DPRD, hingga swadaya masyarakat. Ia menekankan bahwa semangat gotong royong dan tradisi badoncek yang masih kuat di Padang Pariaman adalah modal besar dalam mendorong pembangunan nagari.

“Saya berharap masyarakat Sandi Ulakan dapat bersama-sama menyelesaikan pembangunan kantor ini hingga tuntas, jangan sampai terbengkalai atau takarangko. Dalam bernagari kita perlu kekompakan, jangan ada silang pendapat agar tercipta kelancaran dalam kehidupan bermasyarakat,” tegasnya.

Sementara itu, Wali Nagari Sandi Ulakan, Zulbaidi, menjelaskan pembangunan kantor wali nagari akan berdiri di atas lahan seluas kurang lebih 300 m². Proses pembebasan tanah memakan waktu panjang, dimulai sejak pengurusan sertifikat pada 2023 hingga akhirnya dapat dianggarkan melalui dana nagari tahun 2025 sebesar Rp55 juta.

“Alhamdulillah, hari ini kita bisa memulai peletakan batu pertama pembangunan kantor wali nagari yang sudah lama kita dambakan,” ungkap Zulbaidi.

Tokoh masyarakat, M. Saidi, turut menyampaikan rasa syukur. Menurutnya, lokasi pembangunan kantor nagari yang berdekatan dengan Masjid Surau Tuo Syekh Burhanuddin merupakan nilai lebih yang sarat makna.

“Ini sebuah kebanggaan. Dengan berdirinya kantor wali nagari di dekat pusat kegiatan keagamaan, menandakan bersatunya ulama dan umara dalam membangun nagari,” tuturnya. (*)