Padang – Kota Padang resmi mundur dari skema tuan rumah bersama Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVI Sumatera Barat 2026. Keputusan tersebut disampaikan dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Persiapan Porprov XVI yang digelar KONI Provinsi Sumatera Barat bersama KONI kabupaten/kota se-Sumbar di UNP Hotel & Convention Center, Padang, Selasa (24/2/2026).
Padang sebelumnya sempat digadang-gadang menjadi salah satu tuan rumah cabang olahraga (cabor). Namun dalam rakor itu, KONI Kota Padang memastikan mundur dari skema tuan rumah bersama.
Sekretaris Umum KONI Kota Padang, Tri Putra Junaidi Nst, mengatakan keputusan tersebut merupakan sikap Wali Kota Padang yang menginginkan peran lebih besar dalam penyelenggaraan ajang olahraga tingkat provinsi tersebut.
“Pak Wali Kota Padang tidak mau setengah-setengah. Beliau maunya menjadi tuan rumah penuh. Tapi bukan sekarang. Kalau dipercaya, Padang siap menjadi tuan rumah tunggal pada Porprov XVII tahun 2028,” ujar Tri.
Meski mundur sebagai tuan rumah bersama, Padang tetap menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Porprov XVI dan bertekad mempertahankan status juara umum.
Di tengah mundurnya Padang, sebanyak 11 kabupaten/kota menyatakan kesiapan menjadi tuan rumah cabang olahraga Porprov XVI Sumbar yang dijadwalkan berlangsung mulai 2 Oktober 2026.
Rakor dipimpin Ketua Umum KONI Provinsi Sumatera Barat, Hamdanus, didampingi Ketua Steering Committee Syahrial Bakhtiar dan Ketua Organizing Committee Septri.
Sebelas daerah tersebut yakni Kabupaten Kepulauan Mentawai, Kota Sawahlunto, Kota Solok, Kabupaten Solok, Kabupaten Pasaman Barat, Kota Pariaman, Kabupaten Padang Pariaman, Kabupaten Pesisir Selatan, Kota Bukittinggi, Kota Padang Panjang, dan Kabupaten Tanah Datar.
Seluruh peserta rapat sepakat Porprov XVI tetap digelar pada Oktober 2026 sesuai Surat Keputusan Gubernur Sumatera Barat serta hasil rapat terbatas kepala daerah se-Sumbar sebelumnya.
Rakor juga menyepakati komitmen dukungan anggaran melalui APBD maupun non-APBD, serta penerapan Satu Data Atlet berbasis aplikasi yang disiapkan KONI Sumbar sebagai basis pendataan resmi atlet.(*)