Daerah

Indomobil eMotor Bidik Padang Jadi Pasar Strategis Motor Listrik, Klaim Bisa Hemat hingga 90 Persen

Padang – PT Indomobil Emotor Internasional (IEI) mulai menggarap pasar kendaraan listrik di Sumatera Barat secara lebih agresif. Melalui pameran yang digelar di Atrium Basko City Mall Padang pada 1–7 Juni 2026, perusahaan memperkenalkan motor listrik terbaru QT dan QT Pro sebagai ujung tombak penetrasi pasar di segmen entry level.

CEO PT Indomobil Emotor Internasional, Pius Wirawan, mengatakan Sumatera Barat, khususnya Kota Padang, menjadi salah satu daerah yang dinilai memiliki prospek cerah bagi pertumbuhan kendaraan listrik. Selain didukung aktivitas ekonomi yang berkembang, masyarakat dinilai semakin terbuka terhadap penggunaan teknologi baru.

“Padang merupakan salah satu kota dengan pertumbuhan ekonomi yang baik dan masyarakat yang semakin terbuka terhadap teknologi baru, termasuk kendaraan listrik. Kami melihat potensi besar untuk menghadirkan solusi mobilitas yang lebih efisien, ramah lingkungan, dan sesuai kebutuhan masyarakat,” kata Pius Rabu (4/6/2026).

Menurut dia, kebutuhan mobilitas masyarakat perkotaan yang tinggi membuka peluang bagi kendaraan listrik sebagai alternatif transportasi yang lebih hemat biaya operasional dibandingkan kendaraan konvensional.

Dalam pameran tersebut, Indomobil eMotor menampilkan seluruh lini produknya, mulai dari QT, QT Pro, Adora, Tyranno hingga Sprinto. Namun, QT menjadi produk yang diposisikan untuk memperluas pasar karena menawarkan harga yang lebih terjangkau.

QT Basic dipasarkan dengan harga Rp15,75 juta, sedangkan QT Pro dijual Rp19,55 juta on the road (OTR) Padang. Kedua model tersebut menyasar konsumen perkotaan yang membutuhkan kendaraan praktis untuk aktivitas harian.

Dari sisi fitur, QT dibekali traction control system, keyless system, NFC key, anti-theft alarm, push assist mode, reverse mode, adjustable suspension lima tingkat, serta sertifikasi IP67 yang membuat komponen kelistrikan tahan terhadap debu dan air. Sementara QT Pro mendapatkan tambahan fitur hill start assist dan regenerative braking.

Selain QT, Indomobil eMotor juga menawarkan Adora yang mampu menempuh jarak hingga 110 kilometer dalam sekali pengisian daya. Motor listrik tersebut dipasarkan mulai Rp25,7 juta OTR Padang.

Untuk segmen petualangan, perusahaan menghadirkan Tyranno dengan konsep all-terrain electric motorcycle yang dilengkapi fitur cruise control, layar sentuh, Apple CarPlay dan Android Auto. Model ini dibanderol Rp27,45 juta.

Sementara Sprinto menyasar pengguna yang menginginkan performa lebih tinggi dengan kecepatan maksimum mencapai 90 kilometer per jam. Motor listrik tersebut dipasarkan seharga Rp26,5 juta OTR Padang.

Pius menambahkan, pengembangan pasar kendaraan listrik tidak hanya bergantung pada produk, tetapi juga dukungan ekosistem yang memadai. Karena itu, perusahaan terus memperluas jaringan dealer dan layanan purna jual untuk meningkatkan kepercayaan konsumen.

“Kami ingin memastikan konsumen mendapatkan pengalaman kepemilikan kendaraan listrik yang mudah dan nyaman, baik dari sisi penjualan maupun layanan purna jual,” katanya.

Melalui strategi tersebut, Indomobil eMotor berharap dapat memperbesar pangsa pasar kendaraan listrik di Sumatera Barat sekaligus mendukung percepatan transisi menuju transportasi yang lebih efisien dan rendah emisi.(Jamal)