Padang – Tim SAR gabungan mengevakuasi seorang pengemudi yang meninggal dunia setelah mobil yang dikendarainya terjun ke jurang sedalam sekitar 70-80 meter di kawasan Panorama Sitinjau Lauik, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang, Sumatera Barat, Kamis (2/7/2026) malam.
Korban diketahui bernama Muhammad Fajri (31), warga Lubuk Kilangan. Jenazah korban berhasil dievakuasi pada Jumat (3/7/2026) dini hari setelah proses penyelamatan berlangsung sekitar tiga jam.
Komandan Tim (Dantim) Basarnas Padang, Tri Desyu, mengatakan pihaknya menerima laporan kecelakaan tunggal tersebut sekitar pukul 21.51 WIB. Tim Bravo Basarnas kemudian diberangkatkan ke lokasi dan berkoordinasi dengan kepolisian, pemadam kebakaran, ambulans, serta unsur SAR gabungan lainnya.
“Kami mendapatkan informasi pada pukul 21.51 WIB terkait kecelakaan tunggal di jalur Sitinjau Lauik. Kami langsung berkoordinasi dengan seluruh unsur yang terlibat untuk melakukan evakuasi,” kata Tri, Jumat.
Menurut Tri, kendaraan korban berada di dasar jurang dengan kedalaman sekitar 80 meter. Kondisi tersebut membuat proses evakuasi harus dilakukan menggunakan teknik penyelamatan vertikal.
“Korban berada di kedalaman kurang lebih 80 meter. Setelah dilakukan penilaian awal terhadap kondisi kendaraan dan lokasi, tim melaksanakan evakuasi. Korban berhasil dievakuasi, namun dalam kondisi meninggal dunia,” ujarnya.
Ia menambahkan, proses evakuasi berlangsung sekitar tiga jam karena medan yang curam serta kondisi malam hari yang membatasi jarak pandang petugas.
Setelah berhasil dievakuasi, jenazah korban dibawa ke Rumah Sakit Semen Padang. Selanjutnya, Basarnas menggelar debriefing dan mengusulkan penutupan operasi SAR karena seluruh rangkaian pencarian dan evakuasi telah selesai.
Operasi SAR melibatkan personel Basarnas Padang, Polresta Padang, Polsek Lubuk Kilangan, Dinas Pemadam Kebakaran, BPBD Kota Padang, ambulans Marola, ambulans Amal Zakat, serta masyarakat yang ikut membantu proses evakuasi. (Jamal)