Padang – Kebakaran menghanguskan dua rumah di Jalan Dr. Moh Hatta Dalam, Kelurahan Pasar Ambacang, Kecamatan Kuranji, Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar). Kobaran api membesar dari rumah kayu hingga membuat petugas pemadam kebakaran kesulitan menjangkau lokasi karena akses jalan yang sempit.
Peristiwa itu terjadi pada Sabtu (8/8/2026) pagi. Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Padang menerima laporan kebakaran sekitar pukul 06.51 WIB.
“Api sudah membesar dari rumah kayu,” demikian keterangan Damkar Kota Padang dalam laporan kejadian.
Kepala Bidang Operasional Damkar Kota Padang, Rinaldi, mengatakan dua bangunan yang terbakar terdiri atas satu rumah panggung dan satu rumah semi permanen.
“Yang terbakar itu satu rumah panggung dan satu rumah semi permanen,” kata Rinaldi.
Petugas langsung bergerak setelah menerima laporan. Satu menit kemudian, unit pemadam berangkat pada pukul 06.52 WIB dan tiba di lokasi pada pukul 06.53 WIB.
Namun, proses pemadaman tidak berjalan mudah. Petugas menghadapi kendala akses jalan yang kecil menuju lokasi kebakaran. Kondisi tersebut membuat kendaraan pemadam kesulitan masuk.
“Kesulitan sangat, kesulitan sekali kami. Karena area masuk jalannya kecil,” ujar Rinaldi.
Menurutnya, kondisi semakin terkendala karena banyak warga yang datang menggunakan kendaraan roda dua. Hal itu membuat akses kendaraan pemadam semakin terhambat saat petugas berupaya melakukan pemadaman dan penyelamatan.
“Jadi agak menghambat kami dalam melakukan pemadaman dan penyelamatan,” katanya.
Sebanyak lima unit kendaraan pemadam dikerahkan ke lokasi. Berdasarkan laporan Damkar, total 70 personel diterjunkan untuk menangani kebakaran tersebut.
Petugas berjibaku memadamkan api di tengah kerumunan warga dan akses jalan yang terbatas. Kobaran api akhirnya berhasil ditangani sekitar pukul 08.25 WIB.
Dua bangunan rumah mengalami kerusakan berat. Luas area yang terbakar diperkirakan mencapai 18 x 25 meter persegi.
Kebakaran tersebut berdampak terhadap tiga kepala keluarga dengan total 15 orang penghuni. Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam kejadian tersebut. Para penghuni juga tidak dilaporkan mengungsi.
Selain dua rumah, satu unit sepeda motor dengan nomor polisi AB 3528 RS turut mengalami kerusakan ringan.
Rinaldi mengatakan penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang.
“Untuk penyebab kebakaran lagi diperiksa oleh pihak yang berwenang,” ujarnya.
Sementara itu, kerugian akibat kebakaran ditaksir mencapai sekitar Rp 800 juta. Petugas juga memperkirakan aset sekitar Rp 1 miliar berhasil diselamatkan sehingga api tidak merembet lebih luas.
Dalam laporan Damkar, terdapat dua rumah lainnya yang berpotensi terdampak dengan luas area sekitar 500 meter persegi.
Dua pemilik rumah yang tercatat dalam laporan yakni Darmia (70), seorang pensiunan PNS, dan Rusmiati Gani (60), pensiunan guru.
Penanganan kebakaran melibatkan Damkar Kota Padang bersama PLN, Polri, TNI, Lurah Pasar Ambacang, serta KSB Kecamatan.
Damkar mengimbau masyarakat segera menghubungi layanan Padang Sigap 112 apabila menemukan kondisi darurat, termasuk kebakaran.(Jamal)