Daerah

Gebyar Pajak Sumbar, Jurus Baru Dongkrak Kesadaran Warga Bayar Pajak

Padang – Antusiasme warga memeriahkan Gebyar Pajak Kemerdekaan yang digelar Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Sumatera Barat di kawasan Car Free Day (CFD) Kota Padang, Minggu (30/8/2026).

Kehadiran masyarakat dalam kegiatan tersebut bahkan disebut melampaui ekspektasi penyelenggara. Warga tampak antusias mengikuti rangkaian kegiatan yang digelar sebagai bentuk apresiasi kepada wajib pajak sekaligus mendorong kesadaran membayar pajak.

Kepala Bapenda Sumbar Al Amin mengaku gembira melihat sambutan masyarakat dalam Gebyar Pajak Kemerdekaan yang untuk pertama kalinya digelar tersebut.

“Alhamdulillah, kita gembira melihat antusiasme masyarakat pada Gebyar Pajak Kemerdekaan pertama ini. Sambutan masyarakat luar biasa,” kata Al Amin.

Dalam kegiatan ini, Bapenda Sumbar menyiapkan berbagai hadiah bagi masyarakat, mulai dari paket umrah, sepeda motor listrik, emas hingga hadiah lainnya.

Namun, Al Amin menegaskan hadiah bukan menjadi tujuan utama. Menurutnya, Gebyar Pajak diharapkan menjadi bentuk apresiasi sekaligus mendorong masyarakat semakin sadar dan disiplin memenuhi kewajiban perpajakan.

“Harapan kita dengan adanya Gebyar Pajak ini, masyarakat semakin sadar untuk membayar pajak tepat waktu. Kita memberikan penghargaan kepada masyarakat yang telah memenuhi kewajibannya,” ujarnya.

Ia mengatakan Gebyar Pajak akan terus dikembangkan. Kegiatan serupa direncanakan kembali digelar pada Oktober mendatang.

Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir juga menyambut positif tingginya antusiasme masyarakat. Ia menilai kegiatan tersebut menjadi inovasi pemerintah untuk memotivasi dan mengedukasi warga agar semakin patuh membayar pajak.

“Ini sebuah inovasi dalam rangka memotivasi masyarakat agar taat dan patuh terhadap kewajiban membayar pajak,” kata Maigus.

Menurut Maigus, kepatuhan masyarakat membayar pajak sangat penting karena penerimaan pajak akan kembali dirasakan melalui berbagai program pemerintah, mulai dari layanan kesehatan, pendidikan hingga pembangunan infrastruktur.

Ia menyebut Pemko Padang memiliki sejumlah program, di antaranya layanan kesehatan melalui BPJS, program Padang Juara hingga beasiswa pendidikan luar negeri.

“Termasuk pembangunan infrastruktur. Apalagi Kota Padang baru saja menghadapi bencana yang membutuhkan dana besar. Justru ini sebuah inovasi untuk mendorong, memotivasi dan mengedukasi masyarakat akan kewajiban membayar pajak,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala UPTD Samsat Padang Defrizal mengatakan antusiasme warga yang hadir dalam Gebyar Pajak bahkan berada di luar perkiraan pihaknya.

“Antusiasme masyarakat sesuai dengan ekspektasi kita, bahkan di luar ekspektasi kita. Ini yang menjadi kegembiraan kita,” kata Defrizal.

Menurutnya, tingginya antusiasme masyarakat menjadi sinyal positif bahwa program yang menggabungkan edukasi, apresiasi dan hiburan tersebut mendapat respons baik dari wajib pajak.

Defrizal menegaskan hadiah bukanlah tujuan utama kegiatan. Hal yang lebih penting, kata dia, adalah meningkatnya kesadaran masyarakat untuk membayar pajak.

“Hadiah bukanlah segala-galanya. Kegembiraan masyarakat dan meningkatnya kesadaran membayar pajak itu yang paling utama,” ujarnya.

Dia memastikan Gebyar Pajak bukan kegiatan yang berhenti pada pelaksanaan perdana ini. Samsat Padang akan kembali menghadirkan kegiatan serupa dengan berbagai kejutan bagi masyarakat.

“Ini bukan kegiatan awal dan terakhir. Ini adalah awal dan akan ada kegiatan-kegiatan selanjutnya yang memberikan kejutan-kejutan kepada masyarakat Kota Padang selaku wajib pajak,” katanya.

Bahkan, Defrizal menyebut pihaknya membuka peluang memberikan hadiah yang lebih besar pada kegiatan mendatang, termasuk kendaraan bermotor hingga mobil, dengan kriteria tertentu bagi wajib pajak.

“Bahkan nanti kalau memungkinkan kita akan memberikan hadiah mobil atau motor kepada masyarakat wajib pajak, tentu dengan kriteria-kriteria yang lebih khusus,” pungkasnya.(Jamal)