Lintas Sumbar
  • Home
  • Peristiwa
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Nasional
  • Eksos
  • Olahraga
    • Bola
    • Otomotif
  • Parlemen
  • Kesehatan
  • Pariwisata
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
No Result
View All Result
Lintas Sumbar
No Result
View All Result

Profil Hermansyah, Presiden Pedagang Kaki Lima Indonesia Asal Pariaman

Sabtu, 20 November 2021 | 07:15
Haji Hermansyah.

Haji Hermansyah.

Share on FacebookShare on Twitter

Lintassumbar.co.id – Nama Presiden Persatuan Pedagang Kaki Lima Indonesia (PPKLI), Hermansyah, atau yang lebih dikenal Haji KR, pertama kali mencuat saat ia menyuarakan dukungan untuk pembangunan gedung KPK tahun 2012 silam. Kala itu PPKLI melakukan aksi penggalangan dana untuk membantu pembangunan gedung lembaga anti rasuah tersebut.

Hermansyah dengan lantang mengkritik sikap DPR yang menolak menganggarkan biaya untuk membangun gedung KPK. Upaya tersebut membuahkan hasil dimana DPR akhirnya menyetujui anggaran pembangunan tersebut.

BacaJuga

DPRD Padang Rapat Paripurna Penyampaian Pendapat Akhir Fraksi-fraksi terhadap Ranperda Pajak dan Retribusi

𝐊𝐨𝐧𝐭𝐢𝐧𝐠𝐞𝐧 𝐓𝐏 𝐏𝐊𝐊 𝐈𝐤𝐮𝐭𝐢 𝐖𝐢𝐫𝐚𝐤𝐚𝐫𝐲𝐚 𝐉𝐚𝐦𝐛𝐨𝐫𝐞 𝐊𝐚𝐝𝐞𝐫 𝐏𝐊𝐊 𝐓𝐢𝐧𝐠𝐤𝐚𝐭 𝐏𝐫𝐨𝐯𝐢𝐧𝐬𝐢 𝐒𝐮𝐦𝐚𝐭𝐞𝐫𝐚 𝐁𝐚𝐫𝐚𝐭

Di kalangan pedagang kaki lima di kawasan Jakarta dan Jawa Barat, nama Hermansyah tidak asing lagi. Ia kritis dan lantang menyuarakan kepentingan pedagang kaki lima dan rakyat kecil. Selain itu ia juga dikenal dermawan dan suka membantu orang kecil.

Hermansyah merupakan seorang pengusaha sukses asal Pariaman, Sumatera Barat. Ia memiliki pabrik pengolahan barang bekas di Depok, Jawa Barat.

Kepada lintassumbar.co.id Hermansyah bercerita awal mula ia merantau ke Jakarta tahun 1974. Ketika usianya masih 16 tahun.

Sesampainya di Jakarta, Herman bekerja dengan keluarganya usaha konveksi di kawasan Tanjung Priok. Selama bekerja di sana, ia merasa cukup nyaman. Namun kondisi itu justru membuat ia tidak betah. Ia ingin tantangan dan bekerja mandiri. Cuma tiga bulan bekerja di sana, Herman memutuskan berhenti dan pergi ke Bandung.

Di Bandung Ia bekerja sebagai penjahit. Namun hal itu juga tidak berlangsung lama. Dua bulan di Bandung dirasa cukup mengasah kemampuan menjahitnya. Jiwa muda Herman makin haus tantangan. Ia memutuskan kembali ke Jakarta dan bekerja di sebuah toko jahit.

Ia bekerja sangat keras. Tak jarang ia bekerja hingga 18 jam sehari, mulai pukul 11 siang hingga pukul 4 subuh. Hingga akhirnya 8 bulan bekerja di sana ia bisa mengumpulkan uang untuk modal buka konveksi sendiri.

Usahanya berjalan sukses. Ia banyak menerima orderan. Sehingga di usianya yang masih muda, 17 tahun, ia sudah punya anak buah hingga 16 orang.

Hermansyah bersama ustadz Arifin Ilham dan Abdul Somad.

Seiring berjalannya waktu, Herman juga merambah jenis usaha lain. Berbagai usaha pernah ia tekuni, mulai dari membuka restoran Padang, usaha penyalur tenaga kerja, hingga menjual abu gosok.

Kini ia memiliki sebuah pabrik pengolahan barang bekas di kawasan Depok. Uniknya mesin untuk mengolah barang bekas tersebut ia ciptakan sendiri.

Hermansyah bercerita, usahanya menciptakan mesin itu tidak mudah. Ia berkali-kali gagal menciptakan alat tersebut sebelum akhirnya berhasil.

Keberhasilan Hermansyah menciptakan alat canggih pengolah sampah tersebut sangat mencengangkan. Betapa tidak, ia cuma tamatan SD, namun mampu menciptakan sebuah mesin yang sangat rumit dan canggih.

“Perjuangan saya menciptakan alat tersebut sangat berat, berkali-kali ujicoba selalu gagal, tapi saya tak pernah putus asa, dan akhirnya saya berhasil menciptakan alat itu,” ujar Hermansyah kepada lintassumbar.co.id di rumahnya di Perumahan Pesona Kayangan Juanda, Depok.

Kini alat tersebut betul-betul menjadi mesin uang bagi Hermansyah. Hampir seluruh barang bekas di kawasan Depok diolah di pabriknya. Hasil pengolahannya dijual ke berbagai perusahaan di Indonesia, bahkan diekspor hingga ke luar negeri.

Meski kini sudah sukses dan hidup nyaman di rantau, namun hal itu tidak membuat Herman lupa dengan kampung halamannya, Pariaman.

Ia secara rutin menyalurkan zakat ke kampung halamannya, terutama di Desa Batang Tajongkek, Kota Pariaman. Tidak hanya itu, ia juga aktif mendukung dan membantu pembangunan di Kota Pariaman. Baginya hal itu sebagai wujud rasa syukur atas semua nikmat Tuhan yang ia peroleh.

“Selain sebagai bentuk rasa syukur, itu saya lakukan juga sebagai rasa cinta kepada kampung halaman saya,” ujar orang dekat Ustadz Abdul Somad ini.

Hermansyah (baju hijau) saat meninjau pengerjaan pembangunan jalan lingkar selatan, di Desa Batang Tajongkek bersama Walikota Pariaman.

Kepedulian Hermansyah kepada Kota Pariaman diapresiasi oleh Walikota Pariaman, Genius Umar. Menurutnya Hermansyah sosok yang sangat bijaksana dan memiliki kepedulian yang tinggi kepada kampung halaman.

“Pak haji Hermansyah sudah banyak membantu pembangunan Kota Pariaman, kita butuh orang orang seperti ini,” ujar Genius Umar. (Idham Fadhil)

 

Tags: Desa Batang TajongkekHaji KRHermansyahPariamanPerantau sukses
ShareTweetSend

Berita Terkait

DPRD Padang Rapat Paripurna Penyampaian Pendapat Akhir Fraksi-fraksi terhadap Ranperda Pajak dan Retribusi

Selasa, 1 September 2026 | 06:16

...

𝐊𝐨𝐧𝐭𝐢𝐧𝐠𝐞𝐧 𝐓𝐏 𝐏𝐊𝐊 𝐈𝐤𝐮𝐭𝐢 𝐖𝐢𝐫𝐚𝐤𝐚𝐫𝐲𝐚 𝐉𝐚𝐦𝐛𝐨𝐫𝐞 𝐊𝐚𝐝𝐞𝐫 𝐏𝐊𝐊 𝐓𝐢𝐧𝐠𝐤𝐚𝐭 𝐏𝐫𝐨𝐯𝐢𝐧𝐬𝐢 𝐒𝐮𝐦𝐚𝐭𝐞𝐫𝐚 𝐁𝐚𝐫𝐚𝐭

Senin, 31 Agustus 2026 | 20:37

...

𝐘𝐨𝐭𝐚 𝐁𝐚𝐥𝐚𝐝 𝐏𝐞𝐦𝐛𝐢𝐜𝐚𝐫𝐚 𝐒𝐞𝐦𝐢𝐧𝐚𝐫 𝐀𝐏𝐖𝐈 𝐈𝐧𝐝𝐨𝐧𝐞𝐬𝐢𝐚-𝐌𝐚𝐥𝐚𝐲𝐬𝐢𝐚

Senin, 31 Agustus 2026 | 20:30

...

Pemko Pariaman Kembali Gelar Pesantren ASN di Empat Lokasi Berbeda

Senin, 31 Agustus 2026 | 20:28

...

Pimpinan Baznas Pariaman Dilantik

Senin, 31 Agustus 2026 | 17:15

...

135 Peserta Ikuti Kegiatan MTQ Musholla Muhajirin Koto Kaciak Desa Pauh Timur

Senin, 31 Agustus 2026 | 15:17

...

Kota Pariaman Terima 609 Program BSPS dari Kementerian PKP

Senin, 31 Agustus 2026 | 15:13

...

Walikota dan Danrem Pererat Silaturahmi melalui Tenis

Senin, 31 Agustus 2026 | 15:03

...

BERITA TERKINI

DPRD Padang Rapat Paripurna Penyampaian Pendapat Akhir Fraksi-fraksi terhadap Ranperda Pajak dan Retribusi

Selasa, 1 September 2026 | 06:16

𝐊𝐨𝐧𝐭𝐢𝐧𝐠𝐞𝐧 𝐓𝐏 𝐏𝐊𝐊 𝐈𝐤𝐮𝐭𝐢 𝐖𝐢𝐫𝐚𝐤𝐚𝐫𝐲𝐚 𝐉𝐚𝐦𝐛𝐨𝐫𝐞 𝐊𝐚𝐝𝐞𝐫 𝐏𝐊𝐊 𝐓𝐢𝐧𝐠𝐤𝐚𝐭 𝐏𝐫𝐨𝐯𝐢𝐧𝐬𝐢 𝐒𝐮𝐦𝐚𝐭𝐞𝐫𝐚 𝐁𝐚𝐫𝐚𝐭

Senin, 31 Agustus 2026 | 20:37

𝐘𝐨𝐭𝐚 𝐁𝐚𝐥𝐚𝐝 𝐏𝐞𝐦𝐛𝐢𝐜𝐚𝐫𝐚 𝐒𝐞𝐦𝐢𝐧𝐚𝐫 𝐀𝐏𝐖𝐈 𝐈𝐧𝐝𝐨𝐧𝐞𝐬𝐢𝐚-𝐌𝐚𝐥𝐚𝐲𝐬𝐢𝐚

Senin, 31 Agustus 2026 | 20:30

Pemko Pariaman Kembali Gelar Pesantren ASN di Empat Lokasi Berbeda

Senin, 31 Agustus 2026 | 20:28

Pimpinan Baznas Pariaman Dilantik

Senin, 31 Agustus 2026 | 17:15

135 Peserta Ikuti Kegiatan MTQ Musholla Muhajirin Koto Kaciak Desa Pauh Timur

Senin, 31 Agustus 2026 | 15:17

Kota Pariaman Terima 609 Program BSPS dari Kementerian PKP

Senin, 31 Agustus 2026 | 15:13

Walikota dan Danrem Pererat Silaturahmi melalui Tenis

Senin, 31 Agustus 2026 | 15:03

Ratusan Pelari Ramaikan Nan Caredek Marathon 10K Chapter 2 di Desa Balai Naras

Senin, 31 Agustus 2026 | 15:00

SCF 2026 Ditutup, BI Catat Transaksi UMKM Tembus Rp2 Miliar

Senin, 31 Agustus 2026 | 12:57

Musala An Nur di Padang Diresmikan, Dibangun Kembali Usai Hanyut Diterjang Banjir Bandang

Senin, 31 Agustus 2026 | 12:56

Turnamen U-13 Piala Wali Kota Padang 2026 Diikuti 24 Tim, Jadi Ajang Cari Bibit Muda

Senin, 31 Agustus 2026 | 12:54
  • Redaksi
  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
www.lintassumbar.co.id

© 2023 - Developed by Sumbarweb.

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Nasional
  • Eksos
  • Olahraga
    • Bola
    • Otomotif
  • Parlemen
  • Kesehatan
  • Pariwisata
  • Lainnya
    • Foto
    • Video

© 2023 - Developed by Sumbarweb.