Lintas Sumbar
  • Home
  • Peristiwa
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Nasional
  • Eksos
  • Olahraga
    • Bola
    • Otomotif
  • Parlemen
  • Kesehatan
  • Pariwisata
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
No Result
View All Result
Lintas Sumbar
No Result
View All Result

Binda Sumbar Sebut 55 Kasus Potensi Kerawanan Pilkada

Sabtu, 2 November 2024 | 20:18
Share on FacebookShare on Twitter

Padang – Badan Intelijen Negara Daerah (BINDA) Korwil Sumbar, Letkol Andriyani menegaskan sejauh ini BINDA telah memetakan potensi kerawanan dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak Nasional Tahun 2024 di Sumbar. Hingga saat ini, BINDA Sumbar menerima laporan 55 kasus potensi kerawanan pilkada di Sumbar.

“Dari 55 laporan kasus potensi kerawanan pilkada di Sumbar, 23 kasus sudah diregistrasi, 22 belum diregistrasi dan 10 kasus bukan masuk kategori pelanggaran. Dari 55 laporan itu, terbanyak pelanggaran netralitas ASN, bahkan 7 kasus di antaranya sudah dalam proses,” ungkap Letkol Andriyani dalam paparannya saat menjadi narasumber Rapat Koordinasi (Rakor) Tata Kelola Logistik Pilkada Serentak Nasional Tahun 2024, yang digelar KPU Sumbar, Kamis, 31 Oktober 2024 di Truntum Hotel Padang.

BacaJuga

Keluarga Guru PPPK yang Tewas di Mes Polisi Pessel Minta Gelar Perkara Khusus

Pemko Padang Nilai Sekolah Sehat 2026, 15 Sekolah Masuk Tahap Ekspose

Ditambahkan letkol Andriyani, pelanggaran netralitas ASN ini juga telah disampaikan BINDA Sumbar ke KPU dan Bawaslu agar dapat ditindaklanjuti, karena berpotensi terjadinya Gangguan dalam di Pilkada.

“Pelanggaran netralitas ASN ini, hampir terjadi di semua kabupaten dan kota di Sumbar. Selain itu juga terdapat pelanggaran pemasangan Alat Peraga Kampanye (APK) yang dipasang tidak pada tempat yang ditentukan,” jelas Letkol Andriyani yang tampil menjadi narasumber bersama Kapten Sukardi dari Korem 032 Wirabraja.

Hal lain yang juga bakal memicu konflik sosial di masyarakat, lanjut Letkol Andriyani, adanya seruan mencoblos kotak kosong di Dharmasraya. Karena, dari 19 kabupaten dan kota di Sumbar, hanya Pilkada di Kabupaten Dharmasraya yang hanya satu pasangan calon. Dan seruan itu akan mengganggu kondusifitas pelaksanaan Pilkada di Sumbar.

“Faktor lain yang berpotensi mengganggu kesuksesan pilkada yaitu masih adanya area blank spot, seperti di Kabupaten Solok Selatan dan Kabupaten Mentawai. Walau saat inibl sudah dibantu pihak Telkom, Telkomsel dan Iconet,” ujar lulusan Universitas Andalas ini.

Mengingat saat itu tengah berlangsung Tahapan Masa Kampanye, kata Letkol Andriyani, namun pelibatan anak-anak dalam kampanye masih banyak terjadi.

“Satu hal yang tak kalah pentingnya, masih banyak terdapat jalan rusah dan kecil, sehingga berpotensi mengganggu pendistribusian logistik pilkada,” pungkasnya.

Sebelumnya, Ketua KPU Sumbar, Surya Efitrimen dalam sambutannya saat membuka rakor mengatakan pelaksanaan pemungutan suara Pilkada Serentak 2024, hanya tinggal 27 hari lagi, tepatnya pada 27 November 2024. Sejalan dengan itu, juga terjadi peningkatan intensitas tugas KPU semua tingkatan selaku penyelenggara pilkada.

“Terkait tata kelola logistik, maka KPU Sumbar dan kabupaten kota serta badan adhoc, berkomitmen pengiriman logistik hingga ke TPS paling lambat H-1 hari pungutan suara, sama dengan pasal Pemilu 14 Februari 2024 lalu,” ujar Surya Efitrimen pada rakor yang dihadiri unsur Forkopimda Sumbar, Kesbangpol dan BPBD provinsi dari semua kabupaten kota, para perwakilan Kodim serta perwakilan KPU 19 kabupaten dan kota di Sumbar. (***)

ShareTweetSend

Berita Terkait

Keluarga Guru PPPK yang Tewas di Mes Polisi Pessel Minta Gelar Perkara Khusus

Jumat, 4 September 2026 | 06:01

...

Pemko Padang Nilai Sekolah Sehat 2026, 15 Sekolah Masuk Tahap Ekspose

Jumat, 4 September 2026 | 05:58

...

Dinas Perkim Padang Bangun 15,13 Km Jalan Lingkungan Sepanjang 2025

Jumat, 4 September 2026 | 05:56

...

Tekan Penularan TBC, Dinkes Padang Gelar Tracing Terintegrasi di 104 Kelurahan

Rabu, 2 September 2026 | 11:00

...

Fadly Amran Minta Pembangunan Fisik 2026 di Padang Dikerjakan Rapi

Rabu, 2 September 2026 | 10:52

...

Sat Pol PP Padangpariaman Bubarkan Orgen Tunggal di Sejumlah Titik

Selasa, 1 September 2026 | 13:36

...

Sekda Padangpariaman Pimpin Apel BPBD Padangpariaman

Selasa, 1 September 2026 | 13:33

...

Kontingen PKK Padangpariaman Ikuti Jambore PKK Tingkat Sumbar

Selasa, 1 September 2026 | 13:30

...

BERITA TERKINI

Keluarga Guru PPPK yang Tewas di Mes Polisi Pessel Minta Gelar Perkara Khusus

Jumat, 4 September 2026 | 06:01

Pemko Padang Nilai Sekolah Sehat 2026, 15 Sekolah Masuk Tahap Ekspose

Jumat, 4 September 2026 | 05:58

Dinas Perkim Padang Bangun 15,13 Km Jalan Lingkungan Sepanjang 2025

Jumat, 4 September 2026 | 05:56

Tekan Penularan TBC, Dinkes Padang Gelar Tracing Terintegrasi di 104 Kelurahan

Rabu, 2 September 2026 | 11:00

Fadly Amran Minta Pembangunan Fisik 2026 di Padang Dikerjakan Rapi

Rabu, 2 September 2026 | 10:52

Sat Pol PP Padangpariaman Bubarkan Orgen Tunggal di Sejumlah Titik

Selasa, 1 September 2026 | 13:36

Sekda Padangpariaman Pimpin Apel BPBD Padangpariaman

Selasa, 1 September 2026 | 13:33

Kontingen PKK Padangpariaman Ikuti Jambore PKK Tingkat Sumbar

Selasa, 1 September 2026 | 13:30

Open Turnamen Futsal Tunas Mekar Cup 2026 Dimulai

Selasa, 1 September 2026 | 13:26

Burung Kacer Rp 5 Juta Raib di Teras Rumah, Remaja di Padang Ditangkap Tim Klewang

Selasa, 1 September 2026 | 13:18

DPRD Padang Gelar Rapat Paripurna Penyampaian Pendapat Akhir Fraksi-fraksi Terhadap KUA dan PPAS TA 2027

Selasa, 1 September 2026 | 13:16

DPRD Padang Rapat Paripurna Tutup Masa Sidang III dan Buka Masa Sidang I 2026

Selasa, 1 September 2026 | 13:13
  • Redaksi
  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
www.lintassumbar.co.id

© 2023 - Developed by Sumbarweb.

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Nasional
  • Eksos
  • Olahraga
    • Bola
    • Otomotif
  • Parlemen
  • Kesehatan
  • Pariwisata
  • Lainnya
    • Foto
    • Video

© 2023 - Developed by Sumbarweb.