Padangpariaman – Meningkatkan pemahaman dan kompetensi zakat di masyarakat, Kantor Kementrian Agama Padang Pariaman bersinergi dengan BAZNAS Padang Pariaman akan membentuk literasi zakat melalui penyuluh agama KUA guna upaya optimalisasi pengumpulan, pendistribusian, dan pendayagunaan zakat secara profesional, transparan, dan sesuai syariah.
Dalam dialog diskusi, Kepala Kemenag Padang Pariaman Syafrizal menekankan pentingnya peran penyuluh agama sebagai ujung tombak edukasi zakat di masyarakat.
“Penyuluh agama tidak hanya bertugas memberikan pemahaman keagamaan, tetapi juga menjadi agen perubahan dalam menggerakkan kesadaran zakat serta memastikan pengelolaannya tepat sasaran,” ujarnya.
Senada yang diungkapkan oleh Ketua BAZNAS Padang Pariaman Defriadi, menyatakan bahwa Potensi Zakat Infak Sedekah di lingkungan Padang Pariaman sangat besar.
“InsyaAllah jika berjalanya sinergitas penyuluh agama untuk edukasi zakat di masyarakat maka akan terbuka pintu kesejahteraan yang berkeadilan dan berdampak luas, kita ketahui tingkat kedermawanan masyarakat Padang Pariaman di dalam sudut pandang kearifan lokal dan filantropi Zakat Infak Sedekah sangat tinggi,” harapannya. (*)













