Padang – Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Padang turun langsung membersihkan masjid dan rumah warga di Kecamatan Pauh yang terendam banjir akibat hujan deras yang mengguyur kota itu dalam beberapa hari terakhir.
Petugas Damkar Padang mengerahkan mobil pemadam dan menyemprotkan air bertekanan tinggi untuk menghilangkan lumpur yang masuk ke masjid serta rumah warga. Proses pembersihan berlangsung sejak kemarin dan kembali dilakukan hari ini.
Camat Pauh, Titin Masfetrin, menyampaikan apresiasinya kepada petugas yang bergerak cepat membantu warga.
“Terima kasih kepada Damkar Kota Padang yang hari ini dan kemarin telah membantu membersihkan masjid dan rumah warga dari lumpur yang menggenang,” kata Titin, Rabu (26/11/2025).
Cuaca ekstrem yang melanda Sumatera Barat memicu banjir di sejumlah wilayah Kota Padang. Berdasarkan data BPBD Kota Padang hingga Selasa (25/11/2025), sembilan kecamatan terdampak banjir dengan total 27.433 warga yang merasakan dampaknya.
Kecamatan Koto Tangah menjadi wilayah dengan dampak terbesar, dengan 20.983 warga yang terdampak banjir. Kondisi ini memaksa Pemerintah Kota Padang dan berbagai unsur kebencanaan bekerja ekstra untuk mempercepat penanganan di lapangan.
Bantuan dari berbagai pihak juga mulai berdatangan. Bank BNI menyerahkan bantuan untuk Dapur Umum di Kelurahan Dadok Tunggul Hitam. Bantuan tersebut mencakup 160 kg beras, 27 kardus mi instan, 68 pack telur (per pack berisi 10 butir), serta 50 bungkus nasi.
Dengan potensi cuaca ekstrem yang diprediksi masih terjadi dalam beberapa hari ke depan, Pemko Padang mengimbau warga tetap waspada. Pemerintah meminta masyarakat segera berkoordinasi dengan pihak terkait jika muncul potensi bencana.(*)








