Lintas Sumbar
  • Home
  • Peristiwa
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Nasional
  • Eksos
  • Olahraga
    • Bola
    • Otomotif
  • Parlemen
  • Kesehatan
  • Pariwisata
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
No Result
View All Result
Lintas Sumbar
No Result
View All Result

Sekolah di Pariaman Mulai Pekan Depan, Begini Teknisnya

Senin, 6 Juli 2020 | 20:21
Ilustrasi.

Ilustrasi.

Share on FacebookShare on Twitter

Lintassumbar.id – Mulai Senin pekan depan, 13/7, seluruh sekolah di Kota Pariaman mulai pembelajaran tatap muka. Hal ini diputuskan setelah Gubernur Sumatera Barat menggelar Vidcon (Video Conference) dengan para Walikota/Bupati, Kepala Dinas Pendidikan se-Sumatera Barat tentang kebijakan proses belajar mengajar tahun ajaran 2020/2021, Senin (6/7/2020).

Untuk Kota Pariaman, Vidcon ini diikuti oleh Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora), Kadis Kominfo, Kalaksa BPBD, Kadis Kesehatan dan Kadis Pol PP dan Damkar, di ruang rapat walikota, Balaikota Pariaman.

BacaJuga

Padangpariaman Gelar Pagelaran Busana Tempo Dulu

Tim SAR Temukan Pencari Rongsokan Tewas 500 Meter dari Lokasi Awal

Dalam Vidcon ini, Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno mengatakan daerah yang boleh menggelar belajar tatap muka hanya daerah yang berada di zona hijau saja, dimana ada 6 daerah yang masuk zona hijau di sumbar, yaitu Kota Pariaman, Kabupaten Pasaman Barat, Kota Sawahlunto, Kabupaten Pesisir Selatan, Kabupaten Tanah Datar dan Kota Payakumbuh.

“Kita menyerahkan kebijakan untuk menggelar pembelajaran tatap muka ini kepada para bupati dan walikota, dengan mengikuti peraturan yang ditentukan oleh pusat, dimana hanya daerah yang zona hijau saja yang boleh menggelar pembelajaran tatap muka, dan untuk SMA/SMK mengikuti apa yang ditetapkan oleh daerah yang bersangkutan,” tuturnya.

Hasilnya 4 daerah memutuskan akan memulai pembelajaran tatap muka tahun ajaran baru 2020/2021 pada 13 Juli 2020, Senin mendatang.

“Empat daerah yang akan menggelar pembelajaran tatap muka, adalah Kota Pariaman, Kabupaten Pasaman Barat, Kota Sawahlunto dan Kabupaten Pesisir Selatan, dan dua daerah lagi, masih menggunakan metode Daring,” ungkap Irwan Prayitno.

Sementara itu Kadis Dikpora Kota Pariaman, Kanderi mengatakan, untuk Kota Pariaman, pembelajaran tatap muka dilaksanakan mulai 13 Juli mendatang dengan system satu minggu tatap muka, satu minggu daring dari rumah, mulai dari tingkat SD, SMP sampai SMA/SMK yang ada di Kota Pariaman.

“Untuk jumlah murid dalam satu kelas, untuk SD maksimal 14 siswa/kelas, dan untuk SMP dan SMA/SMK maksimal 16 siswa/kelas, dengan di mix untuk belajar tatap muka satu minggu dan daring juga seminggu, dimana pada siswa yang shift belajar tatap muka, siswa lain akan belajar daring, atau belajar jarak jauh dan begitu sebaliknya,” tukasnya.

Lebih lanjut Kanderi mengatakan pihaknya tetap akan menerapkan protokol kesehatan, dimana setiap siswa yang akan memasuki sekolah, suhu siswa akan diukur melalui Thermo Gun yang ada di setiap sekolah, dan siswa diwajibkan memakai masker, dan mencuci tangan pakai sabun serta menyemprotkan cairan disenfektan pada sepatu siswa.

“Bagi siswa yang suhu tubuhnya diatas 38 derajat celcius, maka disuruh pulang dan berobat dan di setiap kelas juga dianjurkan untuk menyediakan Hand Sanitizer, serta jam pelajaran hanya dari Jam 07.30 sampai 10.15, tanpa istirahat, dimana setelah selesai belajar siswa dianjurkan untuk langsung pulang ke rumah masing-masing,” tuturnya menjelaskan.

“Kita juga membentuk Tim Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 di tiap sekolah, untuk mengawasi protokol kesehatan ini apakah benar-benar sudah diterapkan oleh sekolah,” tutupnya mengakhiri. (J)

Share79TweetSend

Berita Terkait

Padangpariaman Gelar Pagelaran Busana Tempo Dulu

Sabtu, 2 Mei 2026 | 06:04

...

Tim SAR Temukan Pencari Rongsokan Tewas 500 Meter dari Lokasi Awal

Sabtu, 2 Mei 2026 | 05:54

...

Mulyadi Minta OPD Untuk Samakan Persepsi Dengan BPS

Jumat, 1 Mei 2026 | 23:33

...

Huntap Mandiri Korban Bencana Hidrometeorologi di Kota Pariaman Mulai Dibangun

Jumat, 1 Mei 2026 | 23:28

...

Kampung Nelayan Katapiang Disulap Jadi Destinasi Wisata

Kamis, 30 April 2026 | 23:43

...

Yota Balad Lantik 52 Orang Pejabat di Lingkungan Pemko Pariaman

Kamis, 30 April 2026 | 23:40

...

133 JCH Kota Pariaman Menuju Embarkasi Padang

Kamis, 30 April 2026 | 19:05

...

Oplus_0

Cekcok Berujung Maut di Kuranji, Pria 50 Tahun Tewas Ditusuk

Kamis, 30 April 2026 | 18:20

...

BERITA TERKINI

Padangpariaman Gelar Pagelaran Busana Tempo Dulu

Sabtu, 2 Mei 2026 | 06:04

Tim SAR Temukan Pencari Rongsokan Tewas 500 Meter dari Lokasi Awal

Sabtu, 2 Mei 2026 | 05:54

Mulyadi Minta OPD Untuk Samakan Persepsi Dengan BPS

Jumat, 1 Mei 2026 | 23:33

Huntap Mandiri Korban Bencana Hidrometeorologi di Kota Pariaman Mulai Dibangun

Jumat, 1 Mei 2026 | 23:28

Kampung Nelayan Katapiang Disulap Jadi Destinasi Wisata

Kamis, 30 April 2026 | 23:43

Yota Balad Lantik 52 Orang Pejabat di Lingkungan Pemko Pariaman

Kamis, 30 April 2026 | 23:40

133 JCH Kota Pariaman Menuju Embarkasi Padang

Kamis, 30 April 2026 | 19:05
Oplus_0

Cekcok Berujung Maut di Kuranji, Pria 50 Tahun Tewas Ditusuk

Kamis, 30 April 2026 | 18:20

Kloter 05 Embarkasi Padang Diberangkatkan ke Madinah

Kamis, 30 April 2026 | 18:18

Poktan Air Santok Indah Menjadi Lokasi Penelitian Archeda Co. Jepang dan Unand

Kamis, 30 April 2026 | 17:57

Bundo Kanduang Saniang Baka Studi Tiru ke Kota Pariaman

Kamis, 30 April 2026 | 17:55

251 Calon Jamaah Haji Padangpariaman Menuju Tanah Suci

Kamis, 30 April 2026 | 17:52
  • Redaksi
  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
www.lintassumbar.co.id

© 2023 - Developed by Sumbarweb.

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Nasional
  • Eksos
  • Olahraga
    • Bola
    • Otomotif
  • Parlemen
  • Kesehatan
  • Pariwisata
  • Lainnya
    • Foto
    • Video

© 2023 - Developed by Sumbarweb.