Lintas Sumbar
  • Home
  • Peristiwa
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Nasional
  • Eksos
  • Olahraga
    • Bola
    • Otomotif
  • Parlemen
  • Kesehatan
  • Pariwisata
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
No Result
View All Result
Lintas Sumbar
No Result
View All Result

Rapid Antigen Tak Wajib, KAI Sumbar Maksimalkan Prokes Hadapai Lonjakan Penumpang

Kamis, 24 Desember 2020 | 13:08
Share on FacebookShare on Twitter

Lintassumbar.co.id – PT KAI Divre II Sumbar tidak mewajibkan penumpang menunjukkan hasil negatif rapid antigen sesuai dengan Surat Edaran (SE) Satgas Penanganan Covid-19 Nomor 3 Tahun 2020 Tentang Protokol Kesehatan Perjalanan Orang Selama Libur Hari Raya Natal dan Menyambut Tahun Baru 2021 dalam masa Pandemi Covid-19.

Kepala Humas PT KAI Divre II Sumbar Ujang Rusen Permana mengatakan kewajiban penumpang memperlihatkan surat negatif rapid antigen yang mulai berlaku 22 desember 2020 hingga 8 januari 2021 itu hanya diperuntukkan bagi kereta api jarak jauh, sementara di Divre II sendiri hanya memiliki kereta api lokal.

BacaJuga

Jemaah Haji Embarkasi Padang Wafat di Madinah, Diduga Serangan Jantung

Padangpariaman Gelar Pagelaran Busana Tempo Dulu

“Rapid test antigen diperuntukan untuk penumpang KA Jarak Jauh. Di Divre II Sumatera Barat tidak ada kereta Jarak Jauh, adanya hanya Kereta Lokal. Jadi tidak diwajibkan membawa hasil rapid test antigen,” ungkap Rusen Kamis, (24/12).

Meski begitu, Rusen memastikan PT KAI Divre II Sumbar tetap mengedepankan protokol kesehatan dalam menghadapi lonjakan volume penumpang yang diprediksi terjadi memasuki libur natal dan tahun baru 2021.

PT KAI Divre II Sumbar memaksimalkan 8 perjalanan PP kereta api lokal Sibinuang relasi Padang-Naras, jumlah tempat duduk yang disediak sebanyak 2.140 tempat duduk atau 70 persen dari kapasitas normal dengan 3.056 tempat duduk.

“Diperkirakan memang akan ada peningkatan volume penumpang dari rata-rata harian. Peningkatan diperkirakan mencapai 30% dari rata-rata harian sebanyak 1.300 penumpang,” imbuhnya.

Nantinya penumpang yang akan memasuki stasiun wajib memakai masker dan terlebih dahulu dicek suhu tubuhnya oleh petugas, kemudian juga disediakan wastafel portable untuk mencuci tangan serta pembatasan kapasitas penumpang maksimal 70 persen.

“Petugas akan aktif memeriksa kepatuhan penumpang dalam melaksanakan protokol kesehatan. Selain itu ada juga posko Nataru untuk membantu pelayanan penumpang di beberapa stasiun,” tutupnya.

Sementara itu wakil walikota Pariaman Mardison Mahyuddin mengatakan kota Pariaman sebagai daerah tujuan wisata siap menyambut kedatangan para wisatawan di Pariaman. Namun ia menghimbau agar pengunjung nantinya mematuhi protokol kesehatan.

“Kepada pengunjung nantinya agar tetap mematuhi protokol kesehatan seperti menggunakan masker dan menjaga jarak,” ujar Mardison.

Seperti diketahui Kota Pariaman merupakan salah satu daerah yang ramai dikunjungi setiap musim liburan. Sebagian besar pengunjung datang dari Padang menggunakan kereta api Sibinuang. (Jamal)

ShareTweetSend

Berita Terkait

Jemaah Haji Embarkasi Padang Wafat di Madinah, Diduga Serangan Jantung

Minggu, 3 Mei 2026 | 08:07

...

Padangpariaman Gelar Pagelaran Busana Tempo Dulu

Sabtu, 2 Mei 2026 | 06:04

...

Tim SAR Temukan Pencari Rongsokan Tewas 500 Meter dari Lokasi Awal

Sabtu, 2 Mei 2026 | 05:54

...

Mulyadi Minta OPD Untuk Samakan Persepsi Dengan BPS

Jumat, 1 Mei 2026 | 23:33

...

Huntap Mandiri Korban Bencana Hidrometeorologi di Kota Pariaman Mulai Dibangun

Jumat, 1 Mei 2026 | 23:28

...

Kampung Nelayan Katapiang Disulap Jadi Destinasi Wisata

Kamis, 30 April 2026 | 23:43

...

Yota Balad Lantik 52 Orang Pejabat di Lingkungan Pemko Pariaman

Kamis, 30 April 2026 | 23:40

...

133 JCH Kota Pariaman Menuju Embarkasi Padang

Kamis, 30 April 2026 | 19:05

...

BERITA TERKINI

Jemaah Haji Embarkasi Padang Wafat di Madinah, Diduga Serangan Jantung

Minggu, 3 Mei 2026 | 08:07

Padangpariaman Gelar Pagelaran Busana Tempo Dulu

Sabtu, 2 Mei 2026 | 06:04

Tim SAR Temukan Pencari Rongsokan Tewas 500 Meter dari Lokasi Awal

Sabtu, 2 Mei 2026 | 05:54

Mulyadi Minta OPD Untuk Samakan Persepsi Dengan BPS

Jumat, 1 Mei 2026 | 23:33

Huntap Mandiri Korban Bencana Hidrometeorologi di Kota Pariaman Mulai Dibangun

Jumat, 1 Mei 2026 | 23:28

Kampung Nelayan Katapiang Disulap Jadi Destinasi Wisata

Kamis, 30 April 2026 | 23:43

Yota Balad Lantik 52 Orang Pejabat di Lingkungan Pemko Pariaman

Kamis, 30 April 2026 | 23:40

133 JCH Kota Pariaman Menuju Embarkasi Padang

Kamis, 30 April 2026 | 19:05
Oplus_0

Cekcok Berujung Maut di Kuranji, Pria 50 Tahun Tewas Ditusuk

Kamis, 30 April 2026 | 18:20

Kloter 05 Embarkasi Padang Diberangkatkan ke Madinah

Kamis, 30 April 2026 | 18:18

Poktan Air Santok Indah Menjadi Lokasi Penelitian Archeda Co. Jepang dan Unand

Kamis, 30 April 2026 | 17:57

Bundo Kanduang Saniang Baka Studi Tiru ke Kota Pariaman

Kamis, 30 April 2026 | 17:55
  • Redaksi
  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
www.lintassumbar.co.id

© 2023 - Developed by Sumbarweb.

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Nasional
  • Eksos
  • Olahraga
    • Bola
    • Otomotif
  • Parlemen
  • Kesehatan
  • Pariwisata
  • Lainnya
    • Foto
    • Video

© 2023 - Developed by Sumbarweb.