Lintas Sumbar
  • Home
  • Peristiwa
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Nasional
  • Eksos
  • Olahraga
    • Bola
    • Otomotif
  • Parlemen
  • Kesehatan
  • Pariwisata
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
No Result
View All Result
Lintas Sumbar
No Result
View All Result

Mantan Wali Kota Padang Sebut SKB 3 Mentri Hilangkan Bhinneka Tunggal Ika

Rabu, 17 Februari 2021 | 14:27
Syamsu Djalal.

Syamsu Djalal.

Share on FacebookShare on Twitter

Lintassumbar.co.id – Mantan Wali Kota Padang Fauzi Bahar menyebut Menteri Pendidikan dan Kebudayaan yang merupakan aktor penting dalam proses SKB tiga menteri tidak paham dengan esensi pendidikan di Indonesia.

Pendidikan menurut Fauzi termasuk dalam mendidik anak-anak bangsa agar memiliki akhlak. Mendidik itu dijelaskan Fauzi tak dapat hanya dengan imbauan. Karena harus ada aturan yang membuat peserta didik memahami esensi dari pendidikan.

BacaJuga

Jemaah Haji Embarkasi Padang Wafat di Madinah, Diduga Serangan Jantung

Padangpariaman Gelar Pagelaran Busana Tempo Dulu

“Mana bisa mendidik itu hanya dengan imbauan. Saya contohnya di pendidikan militer. Ketika latihan dan masuk lumpur, apa itu imbauan? itu perintah,” ungkap Fauzi Selasa (16/2).

Ditegaskan Fauzi, dengan keluarnya Surat Keputusan Bersama (SKB) 3 Menteri terkait larangan aturan pakaian yang identik dengan suatu agama justru mengilangkan ciri keberagaman di Indonesia.

Pasalnya, dengan adanya sebuah daerah yang menerapkan pakaian di sekolah menggunakan jilbab, hal itu merupakan bukti dari keberagaman budaya di Indonesia.

“Pemerintah pusat selalu bicara Bhineka TunggalIka. Beragam-ragam. Tapi SKB ini justru menghilangkan keberagaman itu,” tegasnya.

Fauzi menjelaskan budaya di Indonesia yang identik dengan agama tertentu harus dihidupkan karena sudah dijamin oleh Undang Undang.

Khusus di Sumatra Barat menurut Fauzi sudah menjadi tradisi dalam adat dan budaya kaum perempuan memakai baju kurung dan memakai penutup kepala.

Ia merasa resah karena SKB 3 Menteri justru menghalangi masyarakat berpakaian yang sesuai dengan identitas budaya dan agama yang dianut.

Hal lain yang membuat Fauzi keberatan dengan SKB 3 Menteri adalah adanya sanksi dari Mendikbud terhadap daerah bahkan institusi pendidikan yang keberatan menjalankan SKB.

Menurut Fauzi, SKB 3 Menteri kini membuka ruang peserta didik berpakaian bebas yang tidak sesuai dengan lokal dan ajaran agama.

“Mana ada Pemda, guru dan orang tua yang ingin anaknya celaka. Memakai jilbab itu kan baik untuk melindungi anak-anak kami,” kata Fauzi menambahkan.

Saat masih menjabat sebagai Wali Kota Padang pada 2005 lalu, Fauzi menjadi kepala daerah pertama di Sumbar yang mengeluarkan Perda agar peserta didik terutama yang muslimah di sekolah memakai baju kurung, rok panjang dan memakai jilbab. (Jamal)

ShareTweetSend

Berita Terkait

Jemaah Haji Embarkasi Padang Wafat di Madinah, Diduga Serangan Jantung

Minggu, 3 Mei 2026 | 08:07

...

Padangpariaman Gelar Pagelaran Busana Tempo Dulu

Sabtu, 2 Mei 2026 | 06:04

...

Tim SAR Temukan Pencari Rongsokan Tewas 500 Meter dari Lokasi Awal

Sabtu, 2 Mei 2026 | 05:54

...

Mulyadi Minta OPD Untuk Samakan Persepsi Dengan BPS

Jumat, 1 Mei 2026 | 23:33

...

Huntap Mandiri Korban Bencana Hidrometeorologi di Kota Pariaman Mulai Dibangun

Jumat, 1 Mei 2026 | 23:28

...

Kampung Nelayan Katapiang Disulap Jadi Destinasi Wisata

Kamis, 30 April 2026 | 23:43

...

Yota Balad Lantik 52 Orang Pejabat di Lingkungan Pemko Pariaman

Kamis, 30 April 2026 | 23:40

...

133 JCH Kota Pariaman Menuju Embarkasi Padang

Kamis, 30 April 2026 | 19:05

...

BERITA TERKINI

Jemaah Haji Embarkasi Padang Wafat di Madinah, Diduga Serangan Jantung

Minggu, 3 Mei 2026 | 08:07

Padangpariaman Gelar Pagelaran Busana Tempo Dulu

Sabtu, 2 Mei 2026 | 06:04

Tim SAR Temukan Pencari Rongsokan Tewas 500 Meter dari Lokasi Awal

Sabtu, 2 Mei 2026 | 05:54

Mulyadi Minta OPD Untuk Samakan Persepsi Dengan BPS

Jumat, 1 Mei 2026 | 23:33

Huntap Mandiri Korban Bencana Hidrometeorologi di Kota Pariaman Mulai Dibangun

Jumat, 1 Mei 2026 | 23:28

Kampung Nelayan Katapiang Disulap Jadi Destinasi Wisata

Kamis, 30 April 2026 | 23:43

Yota Balad Lantik 52 Orang Pejabat di Lingkungan Pemko Pariaman

Kamis, 30 April 2026 | 23:40

133 JCH Kota Pariaman Menuju Embarkasi Padang

Kamis, 30 April 2026 | 19:05
Oplus_0

Cekcok Berujung Maut di Kuranji, Pria 50 Tahun Tewas Ditusuk

Kamis, 30 April 2026 | 18:20

Kloter 05 Embarkasi Padang Diberangkatkan ke Madinah

Kamis, 30 April 2026 | 18:18

Poktan Air Santok Indah Menjadi Lokasi Penelitian Archeda Co. Jepang dan Unand

Kamis, 30 April 2026 | 17:57

Bundo Kanduang Saniang Baka Studi Tiru ke Kota Pariaman

Kamis, 30 April 2026 | 17:55
  • Redaksi
  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
www.lintassumbar.co.id

© 2023 - Developed by Sumbarweb.

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Nasional
  • Eksos
  • Olahraga
    • Bola
    • Otomotif
  • Parlemen
  • Kesehatan
  • Pariwisata
  • Lainnya
    • Foto
    • Video

© 2023 - Developed by Sumbarweb.