Lintas Sumbar
  • Home
  • Peristiwa
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Nasional
  • Eksos
  • Olahraga
    • Bola
    • Otomotif
  • Parlemen
  • Kesehatan
  • Pariwisata
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
No Result
View All Result
Lintas Sumbar
No Result
View All Result

Tanah Ulayat Dirampas Mafia Tanah, 6 Pemuda Malalo Ditahan Polres Padang Panjang

Senin, 1 Maret 2021 | 16:42
Share on FacebookShare on Twitter

“Malalo nagari gadang, hari Salasa pakan balainyo,

Kok harato diambiak urang, nyao jo badan taruhannyo”

BacaJuga

Pemko Bandar Lampung Serahkan Bantuan Rp200 Juta untuk Korban Banjir di Padang

KORPRI Peduli Bencana Sumatera: “Menggerakkan Solidaritas ASN untuk Pemulihan Aceh–Sumut–Sumbar”

Itulah sebait pepatah yang tertuang dalam Tambo Alam Malalo Tigo Jurai, dan inilah yang menjadi semangat bagi pemuda asal Malalo untuk mempertahankan tanah ulayat mereka yang dirampas oleh mafia tanah.

Tokoh masyarakat Malalo, Nojirfa H kepada media menguraikan, kejadiannya berawal tanggal 12 Oktober 2020 dimana sekelompok orang melalukan pemagaran kawat berduri dan pemasangan plang proyek di tanah ulayat masyarakat Malalo, tak ayal beritapun heboh di dua kewalian nagari Malalo Tigo Jurai.

“Bahwa ada orang yang sedang memasang pagar dan plang proyek di wilayah ulayat Malalo, setelah dicroscek apakah kegiatan itu sudah sepengetahuan Ninik Mamak atau Pemerintahan Nagari, ternyata tidak,” ujarnya.

“Kegiatan itu adalah kelakuan sekelompok orang suruhan dan bayaran mafia tanah dari nagari sebelah yang mengklaim dan mensertifikatkkan tanah ulayat masyarakat Malalo secara sepihak, padahal tanah tersebut sedang dalam perkara perdata di PN Padang Panjang,” lanjutnya.

Ditambahkan, Wali Nagari Padang Laweh Malalo telah berusaha melaporkan kejadian itu kepada Kapolsek Batipuh Selatan agar bisa menghentikan kegiatan itu karena menimbulkan keresahan masyarakat. Namun jawaban Kapolsek malah mengatakan kegiatan itu legal bukan malah menghentikan.

“Karena kegiatan pemagaran dan pemasangan plang proyek itu tidak juga berhenti maka kemarahan masarakat Malalo terutama para pemuda tidak terbendung lagi, mereka mendatangi tempat keadian dan mengusir para pekerja,” jelas Nojirfa.

Malang tak dapat ditolak entah siapa yang melakukan 11 motor pekerja yang ditinggal pergi terbakar, padahal pada saat kejadian ada aparat keamanan yang menyaksikan.

“Tanggal 14 Oktober 2020 dilakukan mediasi di Kantor Polres Padang Panjang, dengan kesepakatan agar semua pihak menahan diri,” tambah Masnaidi dari Pemerintahan Nagari Malalo.

Lalu tanggal 02 Desember 2020, lanjut Masnaidi, Petugas Polres Padangpanjang menangkap seorang pemuda Malalo bernama Nanda yang bekerja sebagai pengojek. Petugas pura-pura menumpang ojeknya dari Malalo dan sesampai di wilayah Tanjung Barulak, Nanda sudah ditunggu oleh petugas lainnya dan langsung ditangkap. Saat penangkapan sepeda motor Nanda dibiarkan di jalan dan Nanda dibawa memakai mobil ke Polres Padangpanjang.

Kemudian tanggal 06 Desember 2020 Polisi berkekuatan dua mobil Dalmas dengan senjata laras panjang, satu mobil patroli dan satu mobil minibus datang ke Malalo dan menangkap semua pemuda yang berada di pinggir jalan tanpa pandang bulu. Saat itu, 11 orang pemuda ditangkap termasuk tiga orang yang masih di bawah umur (siswa SMP).

Warga Malalo sangat terkejut dan ketakutan. Kemudian 12 orang warga Malalo dibawa ke Polres Padang Panjang dan diinterogasi hingga tengah malam. Beberapa orangtua dari Malalo datang ke Polres untuk mengantarkan pakaian untuk anak-anak mereka yang ketika ditangkap saat akan pergi mandi ke danau.

Tanggal 07 Desember 2020 6 orang termasuk 3 anak di bawah umur dilepaskan karena dianggap Polisi tidak terlibat, sedangkan yang 6 orang lagi tetap ditahan polisi.

“Dari pengakuan ke 6 pemuda ini tidak satupun mereka yang melakukan pembakaran itu, kalau hadir iya karena ini adalah panggilan hati anak agari, namun sampai hari ini sudah lebih 2 bulan mereka masih ditahan di Polres Padang Panjang dan belum juga dilimpahkan tahap 2 ke Kejaksaan,” ungkap R. dt. Sarikan, ninik mamak nagari setempat. (relis)

ShareTweetSend

Berita Terkait

Pemko Bandar Lampung Serahkan Bantuan Rp200 Juta untuk Korban Banjir di Padang

Selasa, 9 Desember 2025 | 20:41

...

Riky Falantino

KORPRI Peduli Bencana Sumatera: “Menggerakkan Solidaritas ASN untuk Pemulihan Aceh–Sumut–Sumbar”

Selasa, 9 Desember 2025 | 20:38

...

Rengkah di Bukit Cendawan Picu Kekhawatiran Longsor, Warga Batu Busuk Diimbau Waspada

Senin, 8 Desember 2025 | 22:11

...

Pemkab Dharmasraya Dirikan Posko Peduli Bencana di Padang

Senin, 8 Desember 2025 | 22:09

...

Kementan RI Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang di Padang

Senin, 8 Desember 2025 | 22:07

...

ASN Ikut Bantu Bersihkan SMAN 12 Padang Usai Diterjang Banjir

Senin, 8 Desember 2025 | 21:18

...

Firman Arif Serahkan 200 Paket Bantuan Banjir kepada Warga Terdampak

Senin, 8 Desember 2025 | 20:33

...

Kerugian Infrastruktur Akibat Banjir Padang Capai Rp.264 M, 7 Jembatan Rusak Berat

Senin, 8 Desember 2025 | 20:07

...

BERITA TERKINI

Pemko Bandar Lampung Serahkan Bantuan Rp200 Juta untuk Korban Banjir di Padang

Selasa, 9 Desember 2025 | 20:41
Riky Falantino

KORPRI Peduli Bencana Sumatera: “Menggerakkan Solidaritas ASN untuk Pemulihan Aceh–Sumut–Sumbar”

Selasa, 9 Desember 2025 | 20:38

Rengkah di Bukit Cendawan Picu Kekhawatiran Longsor, Warga Batu Busuk Diimbau Waspada

Senin, 8 Desember 2025 | 22:11

Pemkab Dharmasraya Dirikan Posko Peduli Bencana di Padang

Senin, 8 Desember 2025 | 22:09

Kementan RI Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang di Padang

Senin, 8 Desember 2025 | 22:07

ASN Ikut Bantu Bersihkan SMAN 12 Padang Usai Diterjang Banjir

Senin, 8 Desember 2025 | 21:18

Firman Arif Serahkan 200 Paket Bantuan Banjir kepada Warga Terdampak

Senin, 8 Desember 2025 | 20:33

Kerugian Infrastruktur Akibat Banjir Padang Capai Rp.264 M, 7 Jembatan Rusak Berat

Senin, 8 Desember 2025 | 20:07

Rahmat Saleh Soroti Kebijakan Menteri Kehutanan

Minggu, 7 Desember 2025 | 06:16
Oplus_0

Zigo Rolanda Tinjau Progres Perbaikan Intake Guo 10 Hari Pascabencana

Minggu, 7 Desember 2025 | 05:46

Ratusan Siswa SDN 07 Gurun Laweh Kehilangan Seragam Akibat Banjir

Minggu, 7 Desember 2025 | 05:44

Taspen Serahkan 108 Paket Sembako untuk Korban Bencana

Sabtu, 6 Desember 2025 | 10:17
  • Redaksi
  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
www.lintassumbar.co.id

© 2023 - Developed by Sumbarweb.

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Nasional
  • Eksos
  • Olahraga
    • Bola
    • Otomotif
  • Parlemen
  • Kesehatan
  • Pariwisata
  • Lainnya
    • Foto
    • Video

© 2023 - Developed by Sumbarweb.