Lintas Sumbar
  • Home
  • Peristiwa
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Nasional
  • Eksos
  • Olahraga
    • Bola
    • Otomotif
  • Parlemen
  • Kesehatan
  • Pariwisata
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
No Result
View All Result
Lintas Sumbar
No Result
View All Result

Ketua TP PKK Padangpariaman Minta Keterlibatan Para Kader PKK Cegahan Penyakit TBC

Rabu, 26 Maret 2025 | 07:00
Share on FacebookShare on Twitter

Padangapriaman – meningkatnya kasus penyebaran, terduga kasus Tuberculosis (TBC) di Kabupaten Padang Pariaman selama 5 tahun terakhir (2020-2024) menggelitik hati Ibu Ketua TP PKK Padang Pariaman Ny. Hj. Nita Christanti Azis untuk menyikapinya.

Menurutnya, berbagai upaya yang dapat kita lakukan dalam pencegahan Penyakit TB ini diantaranya, deteksi dini dan pengobatan, mengurangi penyebaran bakteri dan menjaga Kesehatan melalui Gaya Hidup Sehat.

BacaJuga

UTBK-SNBT 2026 di UNP Dimulai, 18 Ribu Lebih Peserta Ikut Ujian

Suporter Ultimatum Manajemen Semen Padang FC Berbenah

Hal itu di ungkap Ny. Nita Azis, saat menghadiri acara rapat koordinasi pencegahan dan pengendalian penyakit menular Tuberculosis (TBC) di Aula Bapelitbang di Parit Malintang, Selasa (25/3/25).

Ia menambahkan, program ini sangat penting, nanti kita akan juga gencarkan mensosialisasikan kepada para kader PKK ditengah tengah masyarakat akan pentingnya pencegahan dan penularan penyakit TBC ini.

“Melalui kesempatan ini, kami meminta para kader PKK mulai dari Nagari, dan kecamatan dan tingkat Kabupaten untuk terus mensosialisasikan akan pentingnya pencegahan dan pengendalian penyakit TBC ini,” imbuhnya.

Acara Rakor yang digelar oleh Dinas Kesehatan Padang Pariaman, bersama stakeholder terkait dibuka langsung oleh Kepala Bapelitbang da Padang Pariaman Azwarman mewakili Bupati.

Azwarman menyebutkan, Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat komitmen seluruh pihak terkait dalam penanggulangan TBC, melakukan sosialisasi Rencana Aksi Daerah (RAD) dalam Penanggulangan TBC dan Implementasi SK Tim Percepatan Penanggulangan TBC (TP2TB), selanjutnya menetapkan langkah-langkah kegiatan selanjutnya untuk mencapai indikator yang telah ditetapkan.

Azwarman menyampaikan, beberapa harapan Bupati dalam upaya pencegahan dan pengendalian penyakit TBC di Padang Pariaman, antara lain, Mengintegrasikan dan menyelaraskan upaya penanggulangan dan pengendalian Tuberkulosis di Kabupaten Padang Pariaman yang dilaksanakan oleh lintas sektor atau pemangku kepentingan, baik dari sektor pemerintah, masyarakat, maupun swasta.

Selanjutnya, memperkuat manajemen program penanggulangan Tuberkulosis yang responsif mulai dari pusat, provinsi, kabupaten, kota dan fasilitas pelayanan kesehatan.

Terus menyediakan, acuan bagi para pemangku kepentingan dalam merencanakan, menganggarkan, melaksanakan, memantau, dan mengevaluasi upaya penanggulangan dan pengendalian Tuberkulosis di Kabupaten Padang Pariaman.

Dan meningkatkan, investasi sumber daya untuk memperkuat layanan Tuberkulosis guna meningkatkan keberhasilan pengobatan Tuberkulosis sensitif dan resistan obat serta meningkatkan skrining pada kelompok-kelompok berisiko tinggi, Tuberkulosis dan memperluas jangkauan layanan kepada masyarakat, dengan Tuberkulosis yang selama ini tidak terdeteksi.

Untuk meningkatkan kualitas pelayanan, Tuberkulosis yang berpusat kepada kebutuhan masyarakat serta meningkatkan kebutuhan dan kepedulian masyarakat, terhadap pentingnya penanggulangan Tuberkulosis.

Sebagai informasi, gambaran situasi terkini program Tuberkulosis di Kabupaten Padang Pariaman selama 5 tahun terakhir (2020-2024) Jumlah Terduga TBC yang ditemukan sesuai Standar Pelayanan Minimal (SPM) meningkat dalam 4 tahun terakhir yaitu tahun 2020 sebanyak 5.394 terduga (87%), tahun 2021 sebanyak 6940 terduga (92%), tahun 2022 sebanyak 11.634 terduga (153%), tahun 2023 sebanyak 13.420 terduga (177%), sedangkan pada tahun 2024 sebanyak 15.035, namun karena target bertambah persentase capaian mengalami sedikit penurunan yaitu (163%).

Selanjutnya, jumlah kasus TBC yang ditemukan dan diobati di Kabupaten Padang Pariaman menunjukkan adanya gap yang cukup besar dari terduga TBC ditemukan yang meningkat dan sudah melebihi target 100%, yang mana capaian kasus TBC yang ditemukan dan diobati di kabupaten Padang Pariaman masih belum mencapai target nasional 90% seperti uraian berikut :

Tahun 2020 sebanyak 573 dari target 1561 (37%), Tahun 2021 sebanyak 775 dari target 1561 (50%), Tahun 2022 sebanayk 876 dari target 1559 (56%), Tahun 2023 sebanyak 917 dari target 1711 (54%), Tahun 2024 sebanyak 1073 dari target 1903 (56%).

Persentase angka Keberhasilan, pengobatan TBC (Succes Rate) masih belum mencapai target, nasional 90% selama 5 tahun terakhir yaitu sebesar 85%. (*)

ShareTweetSend

Berita Terkait

UTBK-SNBT 2026 di UNP Dimulai, 18 Ribu Lebih Peserta Ikut Ujian

Selasa, 21 April 2026 | 17:16

...

Suporter Ultimatum Manajemen Semen Padang FC Berbenah

Selasa, 21 April 2026 | 17:15

...

JKA: Ketegasan Pimpinan Kunci Sukses Organisasi Pemerintah

Senin, 20 April 2026 | 18:54

...

Oplus_0

Padangpariaman Siap Tata kembali Kawasan Wisata Green Talao Park

Senin, 20 April 2026 | 18:45

...

Padangpariaman Percepat Pemulihan Lahan Pasca Bencana

Senin, 20 April 2026 | 18:39

...

12 Calon Mahasiswa Asal Pariaman Ikuti Seleksi PUB PASIM

Senin, 20 April 2026 | 18:33

...

Harlah ke-66 PMII, Wako Pariaman Minta kader PMII Jadi Garda Terdepan Jaga Moralitas Mahasiswa

Senin, 20 April 2026 | 18:30

...

55 Peserta Ikuti Bimbel Sekolah Kedinasan Gratis dari Pemko Pariaman

Senin, 20 April 2026 | 18:28

...

  • Redaksi
  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
www.lintassumbar.co.id

© 2023 - Developed by Sumbarweb.

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Nasional
  • Eksos
  • Olahraga
    • Bola
    • Otomotif
  • Parlemen
  • Kesehatan
  • Pariwisata
  • Lainnya
    • Foto
    • Video

© 2023 - Developed by Sumbarweb.