Surabaya – Semen Padang FC menelan kekalahan tipis saat bertandang ke markas Persebaya Surabaya dalam lanjutan BRI Liga 1 2025/2026 pekan keenam. Bermain spartan sejak awal, Kabau Sirah harus kecolongan di menit ke 78 melalui Bruno Moreira dan harus puas pulang tanpa poin.
Pelatih Semen Padang FC, Eduardo Almeida, mengakui timnya sudah tampil maksimal meski hasil akhirnya tidak sesuai harapan.
“Ini adalah pertandingan yang sulit, tapi juga sangat bagus dari kedua tim. Kami memiliki banyak momen positif, namun hasilnya belum sesuai yang kami inginkan. Pertama-tama, saya ucapkan selamat kepada lawan,” kata Almeida usai pertandingan.
Meski kecewa, Almeida tetap mengapresiasi perjuangan anak asuhnya.
“Bahkan ketika kami harus bermain dengan 10 orang, kami tidak pernah menyerah. Itu menunjukkan semangat tim ini. Kami sudah mempersiapkan diri dengan baik sepanjang pekan, dan hari ini kami membuktikan bisa bersaing dengan tim manapun,” ujarnya.
Almeida menambahkan, efisiensi Persebaya jadi pembeda dalam laga ini.
“Persebaya hanya punya satu peluang dan berhasil mencetak gol, dan itulah kenapa mereka termasuk tim papan atas – mereka sangat efisien. Tapi pelajaran yang bisa kami ambil adalah bahwa kami juga punya kualitas, dan siap bertarung melawan siapa pun,” imbuhnya.
Pelatih asal Portugal itu kini memilih segera fokus ke laga berikutnya.
“Dengan dukungan suporter di kandang, kami akan memberikan yang maksimal. Kami punya tim yang bagus, pemain yang berkualitas, dan orang-orang hebat di ruang ganti. Kami akan terus berjuang, dan kami tidak akan menyerah,” tegas Almeida.(Jamal)













