Padang – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Padang bersiap menggelar Musyawarah Kota (Muskot) untuk memilih Ketua Umum periode 2025-2029.
Persiapan Muskot diawali dengan Rapat Kerja (Raker) KONI Padang yang digelar di Gedung Putih, Rumah Dinas Wali Kota Padang, Jumat (12/9/2025). Raker yang mengangkat tema “Bersinergi Menuju Padang Juara” itu membahas pembentukan Tim Penjaringan dan Penyaringan (TPP), Organizing Committee (OC), dan Steering Committee (SC) sebagai bagian dari persiapan menuju Muskot.
Raker dihadiri perwakilan dari 62 Pengurus Cabang Olahraga (Pengcab) di bawah naungan KONI Kota Padang.
Plt Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Padang, Syahrial Kamat, yang membuka kegiatan, menekankan agar Muskot nanti berjalan sesuai Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART).
“Jaga kekondusifan, baik setelah Raker ini maupun setelah Muskot nanti. Mari mendukung apa yang sudah disepakati. Ini bentuk jiwa patriot olahraga,” ujarnya.
Syahrial menegaskan Pemko Padang di bawah kepemimpinan Wali Kota Fadly Amran selalu mendukung agenda positif KONI. Menurutnya, semangat Progul Padang Juara harus diwujudkan lewat prestasi olahraga.
“KONI sebagai tempat berkumpulnya Cabor akan selalu dijaga untuk dapat unggul di semua bidang. Perlu diingat, pembanding Kota Padang bukan kabupaten/kota lain di Sumbar, tapi kota-kota besar di Indonesia,” tegasnya.
Ia juga menekankan pentingnya memilih figur kompeten yang mampu meluangkan waktu dan tenaga demi pengembangan olahraga Kota Padang.
Ketua KONI Padang periode 2021-2025, Yusra Syarif, yang masa jabatannya segera berakhir, menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemko dan jajaran pengurus selama kepemimpinannya.
Ia berharap ketua umum yang terpilih nantinya bisa menjalankan organisasi dengan baik, termasuk kesiapan Padang menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumbar.
“Siapapun yang nanti terpilih kami harapkan dapat menggelar Porprov dengan Padang sebagai tuan rumah. Ini sesuai arahan Pak Wali Kota, apabila daerah lain tidak sanggup, Kota Padang harus bisa,” kata Yusra.(***)













