Padang – Sejumlah organisasi disabilitas di Kota Padang sepakat memperkuat sinergi melalui penandatanganan Nota Kesepakatan Bersama yang digelar di Sekretariat Rumah Inklusi Padang, Jalan Aster No. 19, Senin (8/9/2025).
Kesepakatan itu lahir dari pertemuan yang difasilitasi Rumah Inklusi Padang bersama pengurus organisasi disabilitas se-Kota Padang. Agenda ini juga menjadi ajang konsolidasi menjelang peringatan Hari Disabilitas Internasional (HDI) 2025.
Adapun organisasi yang hadir antara lain Gerakan untuk Kesejahteraan Tunarungu Indonesia (Gerkatin) Kota Padang, Gerkatin Sumatra Barat, Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Kota Padang, Himpunan Wanita Disabilitas Indonesia (HWDI) Kota Padang, serta Persatuan Tunanetra Indonesia (Pertuni) Kota Padang.
Dalam forum tersebut, para pengurus organisasi berdiskusi mengenai langkah strategis untuk menjadikan Padang sebagai kota ramah disabilitas. Komitmen itu kemudian ditegaskan lewat penandatanganan Nota Kesepakatan Bersama.
Ketua Rumah Inklusi Padang, Danil Kurniawan, menyebut kerja sama ini sebagai momentum penting untuk menyatukan suara dan langkah perjuangan.
“Kita ingin Kota Padang menjadi kota yang ramah bagi semua, tanpa terkecuali. Melalui kerja sama ini, kita bisa bergerak lebih kuat dan lebih terarah,” ujar Danil.
Ia menambahkan, sinergi antar lembaga diharapkan dapat memperkuat solidaritas sekaligus memastikan hak-hak penyandang disabilitas lebih terlindungi. “Kita ingin tercipta lingkungan sosial yang adil, setara, dan inklusif,” katanya.
Langkah ini diharapkan menjadi pijakan awal dalam membangun Kota Padang sebagai kota ramah disabilitas, dengan melibatkan peran aktif pemerintah, masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan.(***)