Lintas Sumbar
  • Home
  • Peristiwa
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Nasional
  • Eksos
  • Olahraga
    • Bola
    • Otomotif
  • Parlemen
  • Kesehatan
  • Pariwisata
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
No Result
View All Result
Lintas Sumbar
No Result
View All Result

Cegah Dampak Iklim, BPKH Luncurkan Wakaf Hutan untuk Jemaah Haji

Jumat, 14 November 2025 | 13:07
Oplus_0

Oplus_0

Share on FacebookShare on Twitter

Padang – Penanaman pohon digelar di halaman Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat pada Jumat (14/11/2025) pagi. Di bawah langit Padang yang cerah, Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) memulai langkah baru: wakaf pohon dan wakaf hutan sebagai cara menekan emisi karbon dari pelaksanaan ibadah haji.

Program ini disampaikan langsung oleh Herry Alexander, Anggota Badan Pelaksana BPKH, yang mengungkapkan hasil kajian Majelis Lingkungan Hidup Muhammadiyah. Kajian tersebut menemukan bahwa setiap jemaah haji menyumbang emisi setara 74 pohon, mulai dari perjalanan udara, bus, hingga aktivitas selama di Tanah Suci.

BacaJuga

Mentan Amran Meradang, Rp.455 Miliar Sudah Cair Sejak Januari, Realisasi di Sumbar Masih Lambat

Pemko Pariaman dan DKI Jakarta Kerjasama Bidang Ketahanan Pangan

“Kita ingin ada kontribusi nyata dari jemaah melalui wakaf pohon, agar penyelenggaraan haji di masa depan tidak terinterupsi akibat perubahan iklim,” ujar Herry.

Herry mengatakan perubahan iklim semakin terasa dampaknya. Ia menyinggung penyelenggaraan haji 2023, ketika sekitar 860 jemaah meninggal, sebagian karena heat stroke di tengah cuaca ekstrem.

“Kondisi ini tidak bisa kita biarkan terus terjadi,” ucapnya. “Iklim berubah, dan penyelenggaraan haji harus siap dengan mitigasinya.”

Setelah penanaman perdana di Sumbar, program akan diperluas secara bertahap.

“Selanjutnya, kita akan masuk ke ekopesantren di Jawa. Ada sekitar 1.000 pesantren yang siap terlibat. Setelah itu wakaf hutan di Bogor, dan terakhir kita sedang siapkan lokasi di Kulon Progo atau Gunung Kidul,” kata Herry.

Menurutnya, langkah perluasan ini penting untuk memastikan program tidak berhenti sebagai kegiatan simbolis.

Untuk tahap awal, BPKH menyiapkan Rp 400 juta dari Dana Abadi Umat, bukan dari setoran jemaah haji. Dana ini berfungsi sebagai seed money sebelum diperluas melalui skema keuangan syariah seperti Cash Wakaf Link Deposito dan Wakaf Link Sukuk.

“Kita ingin menggerakkan wakaf secara produktif dan berkelanjutan,” jelas Herry.

Targetkan Jemaah Haji dan Umrah

BPKH menargetkan:
• 221.000 jemaah haji per tahun
• 2,5 juta jemaah umrah setiap tahun

“Bayangkan jika 2,5 juta jemaah umrah menyumbang Rp 3 juta untuk wakaf pohon. Ini bisa membesarkan ekosistem wakaf kita secara luar biasa,” kata Herry.

Peluncuran program ini dilakukan saat dunia tengah membahas isu iklim dalam COP UNFCCC di Brasil. Herry melihat momen ini sebagai bentuk kontribusi nyata Indonesia terhadap agenda global.

“Saat negara lain masih bernegosiasi, jemaah haji Indonesia sudah melakukan aksi konkret. Act locally, think globally.” jelasnya.

Dengan program ini, BPKH berharap penyelenggaraan haji tetap berkelanjutan dan tidak kembali terhenti akibat krisis seperti pandemi atau bencana iklim di masa depan.(Jamal)

ShareTweetSend

Berita Terkait

Mentan Amran Meradang, Rp.455 Miliar Sudah Cair Sejak Januari, Realisasi di Sumbar Masih Lambat

Rabu, 15 April 2026 | 06:44

...

Pemko Pariaman dan DKI Jakarta Kerjasama Bidang Ketahanan Pangan

Rabu, 15 April 2026 | 06:33

...

Yota Balad Sampaikan Proposal Pengembangan Sektor Pertanian ke Menteri Pertamian

Rabu, 15 April 2026 | 05:55

...

156 Calon Paskibraka Pariaman Ikuti Seleksi Paskibraka

Rabu, 15 April 2026 | 05:53

...

DPRD Padang Usulkan Pencabutan Perda Keuangan Kepala Daerah 2003

Kamis, 16 April 2026 | 13:02

...

Polda Sumbar Bongkar Pengoplosan LPG Subsidi di Padang

Jumat, 10 April 2026 | 06:21

...

Padangpariaman Raih Penghargaan Bidang Kesehatan

Rabu, 8 April 2026 | 06:32

...

Oplus_0

Perkuat Sinergi, JKA Temui Perantau Piaman di Jakarta

Rabu, 8 April 2026 | 06:29

...

BERITA TERKINI

Mentan Amran Meradang, Rp.455 Miliar Sudah Cair Sejak Januari, Realisasi di Sumbar Masih Lambat

Rabu, 15 April 2026 | 06:44

Pemko Pariaman dan DKI Jakarta Kerjasama Bidang Ketahanan Pangan

Rabu, 15 April 2026 | 06:33

Yota Balad Sampaikan Proposal Pengembangan Sektor Pertanian ke Menteri Pertamian

Rabu, 15 April 2026 | 05:55

156 Calon Paskibraka Pariaman Ikuti Seleksi Paskibraka

Rabu, 15 April 2026 | 05:53

DPRD Padang Usulkan Pencabutan Perda Keuangan Kepala Daerah 2003

Kamis, 16 April 2026 | 13:02

Polda Sumbar Bongkar Pengoplosan LPG Subsidi di Padang

Jumat, 10 April 2026 | 06:21

Padangpariaman Raih Penghargaan Bidang Kesehatan

Rabu, 8 April 2026 | 06:32
Oplus_0

Perkuat Sinergi, JKA Temui Perantau Piaman di Jakarta

Rabu, 8 April 2026 | 06:29

Suasana Haru Sertijab Sekda Padangpariaman

Rabu, 8 April 2026 | 06:25

22 WBP Terima Ijazah Paket

Rabu, 8 April 2026 | 06:22

8 Guru Besar Baru Dikukuhkan di UNP, Dorong Inovasi dan Riset

Selasa, 7 April 2026 | 21:16
Rudi jabat tangan dengan Walikota Pariaman Yota Balad usai dilantik.

Sekda Padangpariaman Rudi Rilis Dilantik Jadi “Bendahara” Pemko Pariaman

Selasa, 7 April 2026 | 06:34
  • Redaksi
  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
www.lintassumbar.co.id

© 2023 - Developed by Sumbarweb.

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Nasional
  • Eksos
  • Olahraga
    • Bola
    • Otomotif
  • Parlemen
  • Kesehatan
  • Pariwisata
  • Lainnya
    • Foto
    • Video

© 2023 - Developed by Sumbarweb.