Padang – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumatera Barat menggelar rapat Bidang Pembinaan Prestasi (Binpres) guna mematangkan persiapan tes atlet binaan menuju Pemusatan Latihan Daerah (Pelatda). Rapat tersebut berlangsung di Kantor KONI Sumbar, Sabtu (3/1/2026).
Rapat dipimpin Wakil Ketua Umum II KONI Sumbar, Septri, dan dihadiri jajaran Binpres serta tim pelaksana tes atlet. Dari hasil rapat tersebut, ditetapkan sebanyak 138 atlet dari berbagai cabang olahraga akan mengikuti rangkaian tes yang dijadwalkan pada 14 hingga 15 Januari 2026.
Septri menjelaskan, rangkaian tes akan diawali dengan pemeriksaan kesehatan pada pagi hari, dilanjutkan psikotest pada siang hari, Rabu (14/1/2026). Selanjutnya, pada Kamis (15/1/2026), para atlet akan menjalani tes fisik yang dilaksanakan pada pagi hari.
Menurut Septri, tes atlet menjadi tahapan penting dalam sistem pembinaan prestasi menuju Pelatda. Ia menegaskan, proses seleksi ini bertujuan memastikan atlet yang masuk Pelatda memiliki kesiapan menyeluruh.
“Tes ini menjadi fondasi awal pembinaan prestasi. Kami ingin memastikan atlet yang masuk Pelatda benar-benar siap secara kesehatan, mental, dan fisik, sehingga program latihan dapat berjalan efektif dan terukur,” ujar Septri.
Pelaksanaan tes akan melibatkan tim terpadu yang terdiri dari KONI Sumbar, Universitas Negeri Padang (UNP), serta tenaga kesehatan profesional. Khusus untuk tes fisik, panitia akan memanfaatkan fasilitas Laboratorium Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) UNP.
Ketua Tim Tes Atlet, Risky Syahputra, menyampaikan seluruh tahapan tes dirancang secara objektif dan berbasis ilmiah. Ia menyebutkan, data yang dihasilkan dari tes tersebut akan menjadi acuan utama dalam penetapan serta pembinaan atlet menuju Pelatda.
“Seluruh rangkaian tes dilaksanakan dengan standar yang jelas dan terukur, melibatkan tenaga profesional dari KONI, UNP, dan tim medis,” kata Risky.
Sementara itu, Ketua Umum KONI Sumatera Barat, Hamdanus, menyatakan dukungan penuh terhadap langkah yang dilakukan Bidang Pembinaan Prestasi. Menurutnya, pembinaan atlet harus dilakukan secara sistematis dan berkelanjutan agar hasilnya maksimal.
“Dengan dukungan data yang akurat dari hasil tes, program latihan akan lebih terarah, terkontrol, dan peluang meraih prestasi di tingkat nasional akan semakin besar,” ujar Hamdanus.
Rapat Binpres ini menegaskan komitmen KONI Sumatera Barat untuk menjalankan pembinaan prestasi secara profesional, transparan, dan berorientasi pada peningkatan prestasi olahraga di tingkat nasional. (*)













