Lintas Sumbar
  • Home
  • Peristiwa
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Nasional
  • Eksos
  • Olahraga
    • Bola
    • Otomotif
  • Parlemen
  • Kesehatan
  • Pariwisata
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
No Result
View All Result
Lintas Sumbar
No Result
View All Result

Diduga Janin Manusia, Hasil Visum Pastikan Temuan di Padang adalah Janin Hewan

Kamis, 8 Januari 2026 | 16:07
Share on FacebookShare on Twitter

Padang – Temuan yang sempat menghebohkan warga Kota Padang karena diduga sebagai janin manusia akhirnya terungkap. Berdasarkan hasil pemeriksaan medis forensik, temuan tersebut dipastikan merupakan bagian dari janin hewan.

Kepastian itu tertuang dalam dokumen Visum et Repertum yang dikeluarkan Rumah Sakit Bhayangkara TK III Padang tertanggal 7 Januari 2026. Pemeriksaan dilakukan atas permintaan kepolisian oleh dokter spesialis forensik dan medikolegal RS Bhayangkara Padang.

BacaJuga

Pemko Pariaman Gelar Forum Konsultasi Publik Ranwal RKPD Kota Pariaman 2027

UMKM Pariaman Korban Banjir Terima Bantuan dari BI-Kemen UMKM RI

Dalam visum disebutkan, pemeriksaan dilakukan terhadap dua bungkusan yang ditemukan di sebuah rumah kos di Jalan Bandes Parak Jigarang, Kelurahan Anduring, Kecamatan Kuranji, Kota Padang. Kedua temuan tersebut dibungkus dalam kotak sterofoam berwarna putih dan diperiksa di ruang autopsi RS Bhayangkara.

Hasil pemeriksaan luar menunjukkan tidak adanya identitas, pakaian, maupun tanda-tanda kaku dan lebam mayat. Pada sterofoam pertama, dokter menemukan segumpal jaringan berwarna merah muda yang diduga merupakan plasenta hewan serta bagian kepala janin hewan berukuran kecil. Sementara pada sterofoam kedua, ditemukan jaringan serupa yang masih tersambung dengan jenazah janin hewan dengan panjang tubuh sekitar 4,5 sentimeter.

Berdasarkan keseluruhan temuan tersebut, dokter forensik menyimpulkan bahwa benda yang awalnya diduga sebagai janin manusia itu ternyata merupakan dua gumpalan jaringan plasenta hewan, satu kepala janin hewan, serta satu jenazah janin hewan yang diduga berasal dari kucing atau anjing.

Visum et repertum tersebut dibuat dan ditandatangani secara resmi sesuai dengan ketentuan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) dan menjadi dasar bagi kepolisian dalam menindaklanjuti penanganan kasus temuan tersebut.(*)

ShareTweetSend

Berita Terkait

Oplus_0

Pemko Pariaman Gelar Forum Konsultasi Publik Ranwal RKPD Kota Pariaman 2027

Sabtu, 28 Februari 2026 | 21:33

...

Oplus_0

UMKM Pariaman Korban Banjir Terima Bantuan dari BI-Kemen UMKM RI

Sabtu, 28 Februari 2026 | 21:28

...

Oplus_0

50 Pengusaha UMKM Kota Pariaman Ikuti Pelatihan Aneka Pembuatan Cake

Sabtu, 28 Februari 2026 | 21:24

...

Oplus_0

Ribuan Benih Ikan Lele Ditebar di Desa Ampalu

Sabtu, 28 Februari 2026 | 21:21

...

TSR Provinsi Sumbar Kunjungi Masjid Nurul Islam Jalan Kereta Api

Sabtu, 28 Februari 2026 | 16:45

...

Wawako Padang Usul MBG Diganti Uang Tunai Selama Ramadan, Dorong Perputaran UMKM

Sabtu, 28 Februari 2026 | 13:32

...

Ilmarizal Mundur dari Wakil Ketua Umum I KONI Kota Padang

Sabtu, 28 Februari 2026 | 13:29

...

Festival Qasidah Rebana Klasik Antar SD/MI Diharapkan Jadi Iven Tahunan

Jumat, 27 Februari 2026 | 21:18

...

  • Redaksi
  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
www.lintassumbar.co.id

© 2023 - Developed by Sumbarweb.

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Nasional
  • Eksos
  • Olahraga
    • Bola
    • Otomotif
  • Parlemen
  • Kesehatan
  • Pariwisata
  • Lainnya
    • Foto
    • Video

© 2023 - Developed by Sumbarweb.