Lintas Sumbar
  • Home
  • Peristiwa
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Nasional
  • Eksos
  • Olahraga
    • Bola
    • Otomotif
  • Parlemen
  • Kesehatan
  • Pariwisata
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
No Result
View All Result
Lintas Sumbar
No Result
View All Result

Darmali Himbau Masyarakat Transaksi Valuta Asing di KUPVA Berizin

Kamis, 4 Juni 2026 | 19:50
Share on FacebookShare on Twitter

Padang – Penukaran valuta asing (valas) di Sumbar, saat ini masih banyak berlangsung di Perusahaan atau KUPVA (Kegiatan Usaha Penukaran Valuta Asing) ilegal atau tidak berizin. Hal ini terjadi, karena masih minimnya pengawasan terhadap perusahan Money Changer di Sumbar. Kondisi ini ikut didukung dengan masih minimnya pengetahuan dan kesadaran masyarakat dalam melakukan transaksi penukaran mata uang asing.

Kondisi tersebut tengunya merupakan perbuatan pelanggaran hukum yang dapat dijerat sanksi Pidana, bahkan hukumannya sampai lima tahun penjara. Hal ini mengemuka dalam Rapat Kerja Daerah (RAKERDA) Luarbiasa Avilasi Penukaran Valuta Asing (APVA) Sumbar, Rabu (4/5). Raker yang diikuti oleh seluruh pengurus dan anggota APVA Sumbar ini juga membahas isu-isu terkini, khususnya dalam mendukung upaya pemerintah dalam menekan tindakan pidana pencucian uang (TPPU) yang masih marak terjadi.

BacaJuga

Ketua DPRD Pariaman Perkuat Sinergi dengan PWI untuk Kemajuan Daerah

𝐃𝐞𝐥𝐚𝐩𝐚𝐧 𝐏𝐚𝐫𝐩𝐨𝐥 𝐓𝐞𝐫𝐢𝐦𝐚 𝐁𝐚𝐧𝐭𝐮𝐚𝐧 𝐊𝐞𝐮𝐚𝐧𝐠𝐚𝐧 𝐃𝐚𝐫𝐢 𝐏𝐞𝐦𝐤𝐨 𝐏𝐚𝐫𝐢𝐚𝐦𝐚𝐧

“Kita tentunya sangat mendukung gerakan perang terhadap TPPU, karena itu kita mengimbau masyarakat yang ingin menukarkan mata uang asing mereka, untuk melakukannya pada perusahaan yang berijin yang dikeluarkan omeh Bank Indonesia,” Terang Ketua APVA Sumbar Darmali.

Lebih jauh Darmali menjabarkan, penertiban mesti ditegakkan oleh Bank Indonesia (BI) dan aparat penegak hukum karena KUPVA ilegal berpotensi menjadi sarana tindak pidana seperti pencucian uang dan pendanaan terorisme.

Aturan Hukum dan Kewenangan
Kegiatan penukaran valas diatur secara ketat dalam Peraturan Bank Indonesia (PBI) No.18/20/PBI/2016. Berdasarkan regulasi tersebut, KUPVA Bukan Bank (KUPVA BB) diwajibkan berbadan hukum berbentuk Perseroan Terbatas (PT) dan wajib mengantongi izin dari Bank Indonesia. Pelaku usaha yang tidak berizin dilarang keras melakukan kegiatan transaksi jual beli valas jenis apa pun

“Sesuai dengan regulasi yang ada, Pelaku usaha yang menjalankan KUPVA tanpa izin resmi dari BI berisiko menghadapi penutupan usaha paksa hingga proses hukum pidana bekerja sama dengan Polri, PPATK, dan BNN. Selain itu, Transaksi di luar pengawasan otoritas sangat rawan terhadap tindak kecurangan seperti pemalsuan uang, pemotongan nilai tukar yang merugikan, dan ketiadaan perlindungan konsumen,” tegas Darmali.

RAKERDA Luarbiasa APVA Sumbar tersebut juga dilakukan pendataan kembali perusahan Money Changer yang tergabung dalam APVA Sumbar. Saat ini terdapat 19 KUPVA Resmi memiliki ijin Bank Indonesia yang tersebar di Sejumlah wilayah di Sumatera Barat dan sekitar 75% berlokasi di Kota Padang
Kesempatan Raker Luarbiasa tersebut juga disimpulkan hasil pertemuan dengan pihak bank indonesia Sumbar, bahwa khusus KUPVA yang resmi dan berijin, setiap kegiatan operasional mereka dilindungi sesuai dengan Regulasi yang ada.
“Pelu kami tegaskan bahwa khusu anggota APVA Sumbar semua memiliki ijin Resmi dari Bank Indonesia, untuk itu jika dalam kegiatan operasionalnya, khusus KUPVA Resmi, jika ada aparat hukum meminta keterangan sekaitan dengan operasionalnya, terlebih dahulu berkordinasi dengan Bank Indonesia dan APVA Sumbar,” tutup Darmali.(*)

ShareTweetSend

Berita Terkait

Ketua DPRD Pariaman Perkuat Sinergi dengan PWI untuk Kemajuan Daerah

Kamis, 9 Juli 2026 | 17:52

...

𝐃𝐞𝐥𝐚𝐩𝐚𝐧 𝐏𝐚𝐫𝐩𝐨𝐥 𝐓𝐞𝐫𝐢𝐦𝐚 𝐁𝐚𝐧𝐭𝐮𝐚𝐧 𝐊𝐞𝐮𝐚𝐧𝐠𝐚𝐧 𝐃𝐚𝐫𝐢 𝐏𝐞𝐦𝐤𝐨 𝐏𝐚𝐫𝐢𝐚𝐦𝐚𝐧

Rabu, 8 Juli 2026 | 14:30

...

𝐌𝐓𝐐 𝐓𝐢𝐧𝐠𝐤𝐚𝐭 𝐊𝐞𝐜𝐚𝐦𝐚𝐭𝐚𝐧 𝐏𝐚𝐫𝐢𝐚𝐦𝐚𝐧 𝐓𝐞𝐧𝐠𝐚𝐡 𝐃𝐢𝐦𝐮𝐥𝐚𝐢

Rabu, 8 Juli 2026 | 14:28

...

20 Orang Pengrajin Dilatih Membuat Batik Cap

Rabu, 8 Juli 2026 | 14:19

...

Batik Sampan Telah Memiliki Sertifikat Merek

Rabu, 8 Juli 2026 | 14:17

...

Bupati Padangpariaman Terima Kunjungan Danrem 032/Wirabraja

Rabu, 8 Juli 2026 | 13:46

...

Padangpariaman Terima Bantuan Excavator di Rakornas KKP

Rabu, 8 Juli 2026 | 13:44

...

Padangpariaman Gelar Iven Lari Tanpa Alas Kaki di Pantai

Rabu, 8 Juli 2026 | 13:42

...

BERITA TERKINI

Ketua DPRD Pariaman Perkuat Sinergi dengan PWI untuk Kemajuan Daerah

Kamis, 9 Juli 2026 | 17:52

𝐃𝐞𝐥𝐚𝐩𝐚𝐧 𝐏𝐚𝐫𝐩𝐨𝐥 𝐓𝐞𝐫𝐢𝐦𝐚 𝐁𝐚𝐧𝐭𝐮𝐚𝐧 𝐊𝐞𝐮𝐚𝐧𝐠𝐚𝐧 𝐃𝐚𝐫𝐢 𝐏𝐞𝐦𝐤𝐨 𝐏𝐚𝐫𝐢𝐚𝐦𝐚𝐧

Rabu, 8 Juli 2026 | 14:30

𝐌𝐓𝐐 𝐓𝐢𝐧𝐠𝐤𝐚𝐭 𝐊𝐞𝐜𝐚𝐦𝐚𝐭𝐚𝐧 𝐏𝐚𝐫𝐢𝐚𝐦𝐚𝐧 𝐓𝐞𝐧𝐠𝐚𝐡 𝐃𝐢𝐦𝐮𝐥𝐚𝐢

Rabu, 8 Juli 2026 | 14:28

20 Orang Pengrajin Dilatih Membuat Batik Cap

Rabu, 8 Juli 2026 | 14:19

Batik Sampan Telah Memiliki Sertifikat Merek

Rabu, 8 Juli 2026 | 14:17

Bupati Padangpariaman Terima Kunjungan Danrem 032/Wirabraja

Rabu, 8 Juli 2026 | 13:46

Padangpariaman Terima Bantuan Excavator di Rakornas KKP

Rabu, 8 Juli 2026 | 13:44

Padangpariaman Gelar Iven Lari Tanpa Alas Kaki di Pantai

Rabu, 8 Juli 2026 | 13:42

Ibnu, Siswa SLB Padangpariaman Kini Bisa Mendengar

Rabu, 8 Juli 2026 | 13:39

Pemkab Padangpariaman Respon Keluhan Masyarakat Terkait Pengadaan Uang Seragam di SMP 1 Batang Anai

Rabu, 8 Juli 2026 | 13:36

Gebu Minang Bawa Misi Promosi UMKM dan Budaya Minangkabau ke Panggung Internasional di Miri – Sarawak

Rabu, 8 Juli 2026 | 13:32

Bupati Padangpariaman Ajak Para Orang Tua Jaga Keutuhan Rumah Tangga

Rabu, 8 Juli 2026 | 10:15
  • Redaksi
  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
www.lintassumbar.co.id

© 2023 - Developed by Sumbarweb.

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Nasional
  • Eksos
  • Olahraga
    • Bola
    • Otomotif
  • Parlemen
  • Kesehatan
  • Pariwisata
  • Lainnya
    • Foto
    • Video

© 2023 - Developed by Sumbarweb.