Lintas Sumbar
  • Home
  • Peristiwa
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Nasional
  • Eksos
  • Olahraga
    • Bola
    • Otomotif
  • Parlemen
  • Kesehatan
  • Pariwisata
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
No Result
View All Result
Lintas Sumbar
No Result
View All Result

Museum Perang Sintuak Padangpariaman Diresmikan

Kamis, 12 Mei 2022 | 23:13
Share on FacebookShare on Twitter

Lintassumbar.co.id – Museum Perang Sintuak di Nagari Sintuak Kecamatan Sintuak Toboh Gadang, Padangpariaman diresmikan oleh Bupati Padangpariaman, Suhatri Bur, Rabu, 11/5. Museum ini didirikan oleh salah seorang pemuda Sintuak bernama Rio bersama kawan-kawanya.

Suhatri Bur mengapresiasi keberadaan Museum Perang Dintuak karena ikut memelihara dan melestarikan bukti sejarah perjuangan bangsa, khususnya di Kabupaten Padang Pariaman.

BacaJuga

Jemaah Haji Embarkasi Padang Wafat di Madinah, Diduga Serangan Jantung

Padangpariaman Gelar Pagelaran Busana Tempo Dulu

“Sehingga sejarah perjuangan bangsa tidak hanya sebatas cerita, tapi ada bukti autentik dalam bentuk barang dan dokumen yang bisa diketahui oleh generasi selanjutnya,” ujar Suhatri Bur.

Suhatri Bur berterima kasih karena masih ada anak muda yang sangat peduli sejarah dengan mengumpulkan barang-barang yang menjadi bukti dan selanjutnya mendirikan museum.

“Malam ini, visualisasinya diungkapkan melalui pergelaran Randai yang tadi telah kita saksikan bersama. Bulan Oktober nanti, Randai Perang Sintuak ini akan kita tampilkan di Taman Mini Indonesia Indah Jakarta,” ujarnya.

Sementara itu, pengagas Museum Sintuak, Rio, berharap dukungan Pemkab Padang Pariaman membantu dana untuk biaya operasional dan pengadaan etalase museum.

Rio mengatakan didirikannya museum tersebut, karena pada tahun 1947-1949 pernah terjadi kontak senjata antara pejuang Indonesia yang dibantu warga setempat dengan tentara Belanda.

“Koleksinya diantaranya, senapan serta perlengkapan perang, replika baju pejuang Indonesia, helm tentara Belanda, uang lama, dan foto-foto prajurit Belanda,” ungkap Rio.

Dikatakannya, jumlah koleksinya hampir 300 unit, dikumpulkan sejak ia kecil hingga dirinya membangun museum bersama dengan warga Nagari Sintuak lainnya. Koleksi tersebut, tidak saja berasal dari Padang Pariaman. Namun juga didatangkan dari berbagai daerah di Indonesia, salah satunya dari Jakarta.

“Pengunjung juga dapat memanfaatkannya, untuk berfoto di dalam museum itu secara gratis,” ujarnya. (Red)

ShareTweetSend

Berita Terkait

Jemaah Haji Embarkasi Padang Wafat di Madinah, Diduga Serangan Jantung

Minggu, 3 Mei 2026 | 08:07

...

Padangpariaman Gelar Pagelaran Busana Tempo Dulu

Sabtu, 2 Mei 2026 | 06:04

...

Tim SAR Temukan Pencari Rongsokan Tewas 500 Meter dari Lokasi Awal

Sabtu, 2 Mei 2026 | 05:54

...

Mulyadi Minta OPD Untuk Samakan Persepsi Dengan BPS

Jumat, 1 Mei 2026 | 23:33

...

Huntap Mandiri Korban Bencana Hidrometeorologi di Kota Pariaman Mulai Dibangun

Jumat, 1 Mei 2026 | 23:28

...

Kampung Nelayan Katapiang Disulap Jadi Destinasi Wisata

Kamis, 30 April 2026 | 23:43

...

Yota Balad Lantik 52 Orang Pejabat di Lingkungan Pemko Pariaman

Kamis, 30 April 2026 | 23:40

...

133 JCH Kota Pariaman Menuju Embarkasi Padang

Kamis, 30 April 2026 | 19:05

...

BERITA TERKINI

Jemaah Haji Embarkasi Padang Wafat di Madinah, Diduga Serangan Jantung

Minggu, 3 Mei 2026 | 08:07

Padangpariaman Gelar Pagelaran Busana Tempo Dulu

Sabtu, 2 Mei 2026 | 06:04

Tim SAR Temukan Pencari Rongsokan Tewas 500 Meter dari Lokasi Awal

Sabtu, 2 Mei 2026 | 05:54

Mulyadi Minta OPD Untuk Samakan Persepsi Dengan BPS

Jumat, 1 Mei 2026 | 23:33

Huntap Mandiri Korban Bencana Hidrometeorologi di Kota Pariaman Mulai Dibangun

Jumat, 1 Mei 2026 | 23:28

Kampung Nelayan Katapiang Disulap Jadi Destinasi Wisata

Kamis, 30 April 2026 | 23:43

Yota Balad Lantik 52 Orang Pejabat di Lingkungan Pemko Pariaman

Kamis, 30 April 2026 | 23:40

133 JCH Kota Pariaman Menuju Embarkasi Padang

Kamis, 30 April 2026 | 19:05
Oplus_0

Cekcok Berujung Maut di Kuranji, Pria 50 Tahun Tewas Ditusuk

Kamis, 30 April 2026 | 18:20

Kloter 05 Embarkasi Padang Diberangkatkan ke Madinah

Kamis, 30 April 2026 | 18:18

Poktan Air Santok Indah Menjadi Lokasi Penelitian Archeda Co. Jepang dan Unand

Kamis, 30 April 2026 | 17:57

Bundo Kanduang Saniang Baka Studi Tiru ke Kota Pariaman

Kamis, 30 April 2026 | 17:55
  • Redaksi
  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
www.lintassumbar.co.id

© 2023 - Developed by Sumbarweb.

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Nasional
  • Eksos
  • Olahraga
    • Bola
    • Otomotif
  • Parlemen
  • Kesehatan
  • Pariwisata
  • Lainnya
    • Foto
    • Video

© 2023 - Developed by Sumbarweb.