Parit Malintang — Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman menggelar kegiatan pembukaan sekaligus serah terima mahasiswa Praktek Kerja Lapangan (PKL) Terpadu Interprofessional Education–Collaborative Practice (IPE-CP) dari Poltekkes Kemenkes Padang, yang berlangsung di Hall IKK Parit Malintang, Senin (20/04/2026).
Kegiatan PKL diikuti sebanyak 1.096 mahasiswa dan didampingi 113 pembimbing. Turut hadir Direktur beserta jajaran civitas akademika Poltekkes Kemenkes Padang, Plh Sekretaris Daerah mewakili Bupati dan Wakil Bupati Padang Pariaman, para asisten, staf ahli, kepala perangkat daerah, camat, wali nagari, tokoh masyarakat, dosen pendamping, serta perwakilan mahasiswa peserta PKL.
Plh Sekda Padang Pariaman, Hendra Aswara, terlebih dahulu memperkenalkan para camat dan wali nagari yang akan menjadi lokasi pelaksanaan PKL, di antaranya Kecamatan 2×11 Kayu Tanam, 2×11 Enam Lingkung, Patamuan, dan Enam Lingkung.
“Atas nama Pemerintah Daerah dan seluruh masyarakat Kabupaten Padang Pariaman, kami menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat datang kepada adik-adik mahasiswa Poltekkes Kemenkes Padang yang akan melaksanakan PKL di daerah kami,” ujarnya.
Menurutnya, tema yang diangkat dalam kegiatan ini, yakni “Implementasi Interprofessional Education dan Collaborative Practice (IPE–CP) dalam Peningkatan Program Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) serta Kesehatan Jantung Masyarakat”, sangat relevan dengan tantangan kesehatan saat ini.
Hendra berharap para mahasiswa dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk belajar langsung di tengah masyarakat, memahami kondisi riil di lapangan, serta membangun empati dan kemampuan kerja sama lintas profesi.
“Turun langsung ke lapangan, berinteraksi dengan masyarakat, memahami budaya lokal, serta merasakan dinamika pelayanan kesehatan di tingkat akar rumput merupakan pengalaman berharga yang tidak didapatkan di ruang kelas,” katanya.
Dengan jumlah peserta yang besar, Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman berharap kegiatan ini mampu memberikan dampak nyata melalui berbagai program promotif dan preventif, seperti komunikasi, informasi, dan edukasi (KIE), serta asesmen kesehatan masyarakat.
“Jadikan kegiatan ini sebagai ladang pengabdian dan momentum mempererat sinergi antara dunia pendidikan dan pemerintah daerah,” tutupnya.
Sementara itu, Direktur Poltekkes Kemenkes Padang, Renidayanti, menekankan pentingnya menjaga etika dan memberikan kontribusi positif selama pelaksanaan PKL.
“Saya berharap adik-adik mahasiswa dapat memberikan kontribusi positif di Padang Pariaman. Jumlah kita besar, jangan sampai ada yang memberikan kesan negatif di tengah masyarakat,” ujarnya.
PKL Terpadu IPE-CP tahun ini melibatkan enam jurusan dan 13 program studi, yang merupakan bagian dari tahapan akhir pendidikan sebelum para mahasiswa menyelesaikan studi dan terjun sebagai tenaga kesehatan profesional.
“Laksanakanlah PKL dengan sepenuh hati dan berikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” pesannya.
Kegiatan ini menjadi wujud nyata sinergi antara dunia pendidikan dan pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan serta mendorong kesadaran masyarakat akan pentingnya hidup sehat di Kabupaten Padang Pariaman. (Rls)












