Lintas Sumbar
  • Home
  • Peristiwa
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Nasional
  • Eksos
  • Olahraga
    • Bola
    • Otomotif
  • Parlemen
  • Kesehatan
  • Pariwisata
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
No Result
View All Result
Lintas Sumbar
No Result
View All Result

Antrean Pengisian BBM di SPBU Sumbar Semakin Parah, Pemprov Sebut karena Perbaikan Jembatan

Jumat, 17 Juli 2026 | 06:09
Share on FacebookShare on Twitter

Padang – Antrean panjang kendaraan di sejumlah SPBU di Sumatera Barat selama hampir dua pekan terakhir dipastikan bukan disebabkan kelangkaan BBM subsidi. Pemerintah Provinsi Sumatera Barat menyebut keterlambatan distribusi akibat hambatan di jalur logistik menuju Integrated Terminal (IT) Teluk Kabung menjadi penyebab utama pasokan BBM ke SPBU terlambat.

Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sumbar, Helmi, mengatakan distribusi BBM saat ini terkendala di tiga titik utama, yakni kawasan Jembatan Bungus, Sitinjau Lauik, dan Lembah Anai.

BacaJuga

Sejarah Kelam! DPRD Tolak Pertanggungjawaban Bupati 50 Kota Dua Kali Beruntun!

Pemkab 50 Kota Kecoh Pemprov Sumbar, DPRD: Bupati Kena SP-1 karena Bikin Puluhan Aturan ‘Siluman’!

Hambatan paling krusial terjadi di Jembatan Bungus yang merupakan akses keluar-masuk mobil tangki dari IT Teluk Kabung. Sejak jembatan lama dibongkar pada 24 Juni 2026 untuk pembangunan jembatan permanen, mobil tangki hanya bisa melintas melalui jembatan darurat (bailey).

Akibatnya, antrean kendaraan menuju terminal maupun yang keluar setelah mengisi BBM mencapai tiga hingga empat kilometer. Waktu tunggu mobil tangki pun membengkak menjadi dua sampai tiga jam.

Selain itu, kemacetan hampir setiap hari di Sitinjau Lauik membuat mobil tangki harus menunggu lima hingga tujuh jam untuk melintas. Sementara di Lembah Anai, proses pemulihan jalan pascabencana menambah waktu tempuh sekitar 30 menit hingga satu jam.

“Kalau biasanya BBM tiba di SPBU pada pagi hari, sekarang ada yang baru sampai sekitar pukul 21.00. Akibatnya pengisian kembali stok di SPBU terlambat dan masyarakat harus menunggu lebih lama untuk mendapatkan BBM,” kata Helmi.

Ia menegaskan pasokan BBM sebenarnya tetap tersedia. Antrean panjang terjadi karena pengisian ulang stok di SPBU terlambat akibat distribusi yang tidak berjalan normal.

Untuk mempercepat distribusi, Pemprov Sumbar bersama Pertamina, Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN), Dinas Perhubungan, Dinas BMCKTR, dan kepolisian telah mengambil sejumlah langkah.

IT Teluk Kabung kini dioperasikan selama 24 jam. Mobil tangki juga diprioritaskan melintas di jembatan darurat pada jam-jam lalu lintas sepi dengan pengawalan polisi.

Selain itu, distribusi BBM dari IT Teluk Kabung untuk sementara diprioritaskan memenuhi kebutuhan SPBU di Sumbar. Penyaluran BBM ke Bengkulu dialihkan agar kapasitas terminal lebih fokus melayani wilayah Sumbar.

Pemerintah juga tengah mengkaji pembangunan satu unit jembatan darurat tambahan di kawasan Bungus. Namun rencana tersebut masih terkendala proses pembebasan lahan di sekitar lokasi.

Pengamat transportasi Universitas Bung Hatta, Fidel Miro, menilai persoalan yang terjadi murni berada pada sisi distribusi, bukan ketersediaan BBM.

“Kalau stok tersedia tetapi distribusinya tersendat, masyarakat tetap akan merasakan dampaknya. Kendaraan harus mengantre untuk mendapatkan BBM agar bisa kembali beroperasi. Jadi akar persoalannya ada pada kelancaran distribusi,” ujarnya.

Menurut Fidel, keterlambatan pasokan membuat antrean kendaraan di SPBU semakin panjang hingga meluber ke badan jalan dan memperparah kemacetan.

Senada, Anggota DPR RI Andre Rosiade mengatakan antrean di SPBU bukan disebabkan kelangkaan solar bersubsidi, melainkan terganggunya distribusi selama proses perbaikan Jembatan Bungus.

“Sebetulnya tidak ada kelangkaan solar. Yang terjadi adalah keterlambatan distribusi karena ada permasalahan Jembatan Bungus yang saat ini sedang diperbaiki oleh Balai Jalan Nasional,” kata Andre.

Ia menyebut pemerintah pusat melalui BPJN Kementerian Pekerjaan Umum terus mempercepat pengerjaan proyek tersebut. Distribusi BBM ditargetkan kembali normal pada pekan ketiga Agustus setelah jembatan dapat difungsikan.

Andre juga mengimbau masyarakat tidak melakukan pembelian secara berlebihan karena stok BBM di Sumbar tetap tersedia.

“Persoalan ini bukan karena solar langka, tetapi distribusinya yang terlambat akibat perbaikan jembatan,” ujarnya.(Jamal)

ShareTweetSend

Berita Terkait

Sejarah Kelam! DPRD Tolak Pertanggungjawaban Bupati 50 Kota Dua Kali Beruntun!

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:22

...

Benny Okva dan Mulyadi.

Pemkab 50 Kota Kecoh Pemprov Sumbar, DPRD: Bupati Kena SP-1 karena Bikin Puluhan Aturan ‘Siluman’!

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:20

...

Polda Sumbar: Status Siswa Perakit Bom di Man 3 Padang Masih Berstatus Saksi

Jumat, 17 Juli 2026 | 06:01

...

Kemenag Sumbar Pastikan Aktivitas Belajar di MAN 3 Padang Tetap Normal Usai Ledakan Bom

Rabu, 15 Juli 2026 | 06:17

...

Siswa MAN 3 Padang Diduga Rakit Bom dan Meledak di Sekolah usai Alami Bullying

Rabu, 15 Juli 2026 | 06:15

...

Walikota Pariaman Antar Anak di Hari Pertama Sekolah

Selasa, 14 Juli 2026 | 15:30

...

Mulyadi Pimpin Upacara di SMPN 3 Pariaman

Selasa, 14 Juli 2026 | 15:28

...

TP PKK Padangpariaman Raih Penghargaan dari Menkes

Selasa, 14 Juli 2026 | 14:49

...

BERITA TERKINI

Sejarah Kelam! DPRD Tolak Pertanggungjawaban Bupati 50 Kota Dua Kali Beruntun!

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:22
Benny Okva dan Mulyadi.

Pemkab 50 Kota Kecoh Pemprov Sumbar, DPRD: Bupati Kena SP-1 karena Bikin Puluhan Aturan ‘Siluman’!

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:20

Antrean Pengisian BBM di SPBU Sumbar Semakin Parah, Pemprov Sebut karena Perbaikan Jembatan

Jumat, 17 Juli 2026 | 06:09

Polda Sumbar: Status Siswa Perakit Bom di Man 3 Padang Masih Berstatus Saksi

Jumat, 17 Juli 2026 | 06:01

Kemenag Sumbar Pastikan Aktivitas Belajar di MAN 3 Padang Tetap Normal Usai Ledakan Bom

Rabu, 15 Juli 2026 | 06:17

Siswa MAN 3 Padang Diduga Rakit Bom dan Meledak di Sekolah usai Alami Bullying

Rabu, 15 Juli 2026 | 06:15

Walikota Pariaman Antar Anak di Hari Pertama Sekolah

Selasa, 14 Juli 2026 | 15:30

Mulyadi Pimpin Upacara di SMPN 3 Pariaman

Selasa, 14 Juli 2026 | 15:28

TP PKK Padangpariaman Raih Penghargaan dari Menkes

Selasa, 14 Juli 2026 | 14:49

Padangpariaman Launching Aksi Perubahan PKA 2026

Selasa, 14 Juli 2026 | 14:46

PAW Korpri Padangpariaman Dikukuhkan

Selasa, 14 Juli 2026 | 14:43
Oplus_0

Bupati Padangpariaman Minta Bantuan RTLH ke Menteri Perumahan

Selasa, 14 Juli 2026 | 14:38
  • Redaksi
  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
www.lintassumbar.co.id

© 2023 - Developed by Sumbarweb.

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Nasional
  • Eksos
  • Olahraga
    • Bola
    • Otomotif
  • Parlemen
  • Kesehatan
  • Pariwisata
  • Lainnya
    • Foto
    • Video

© 2023 - Developed by Sumbarweb.