Lintas Sumbar
  • Home
  • Peristiwa
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Nasional
  • Eksos
  • Olahraga
    • Bola
    • Otomotif
  • Parlemen
  • Kesehatan
  • Pariwisata
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
No Result
View All Result
Lintas Sumbar
No Result
View All Result

Jalinsum Muaro Kalaban – Batas Jambi Rusak Parah, Mentri PUPR Diminta Turun Tangan

Sabtu, 1 Agustus 2020 | 15:40
Jalinsum perbatasan Sumbar-Jambi rusak parah.

Jalinsum perbatasan Sumbar-Jambi rusak parah.

Share on FacebookShare on Twitter

Lintassumbar.id – Jalan lintas tengah Sumatra (Jalinsum) dari Muaro Kalaban Kota Sawahlunto, sampai ke Dharmasraya, perbatasan dengan Provinsi Jambi mengalami rusak parah hingga membuat arus transportasi terhambat.

Anggota Komisi VI DPR RI asal Sumbar Andre Rosiade meminta Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basoeki Hadimoeljono mengecek ke lapangan jalan sepanjang 140 Km yang juga melewati Kabupaten Sijunjung itu.

BacaJuga

Andre Rosiade Tinjau GOR Rawang, Pastikan Revitalisasi Terus Berlanjut

Meriah, Bertabur Hadiah di Semangat Kemerdekaan IKABISMA

“Jalan penuh lubang besar, ibaratnya seperti kubangan kerbau. Kecelakaan juga banyak terjadi,” ungkap Andre Rosiade.

Padahal menurut Andre, dia mendengar sudah ada pemenang tender perbaikan jalan yang melintasi Sawahlunto, Sijunjung, Dharmasraya itu sejak Mei 2020. Namun hingga saat ini pengerjaannya belum kunjung dimulai. Hal ini tentu saja membahayakan pengguna jalan.

“Kalau memang sudah ada pemenang tendernya senilai Rp.60 miliar, kenapa masih belum dikerjakan? Apa menunggu korban berjatuhan dulu,” tegas Andre yang juga merupakan ketua harian DPP Ikatan Keluarga Minang (IKM) ini.

Sebelumnya, pada Maret 2020, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 2.2 Satker Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) II Sumbar Nafdi mengakui ruas jalan Muaro Kalaban Sawahlunto hingga batas Jambi setiap tahun diperbaiki. Namun, panjangnya ruas jalan tak sebanding dengan ketersediaan anggaran yang dibutuhkan untuk membenahi jalan secara keseluruhan. Penanganan darurat dilakukan dengan berupaya menutup lubang di jalan.

“Alat berat serta personel sudah bekerja di lapangan. Penutupan lubang ini sifatnya sementara, sembari menunggu paket pekerjaan long segment tahun 2020 selesai dilelang. Saat ini masih dalam proses,” terang Nafdi.

Nafdi mengungkapkan BPJN III Padang telah menyediakan pagu anggaran sebesar Rp69,5 miliar lebih untuk pekerjaan long segment 2020. Dana itu bersumber dari APBN Kementerian PUPR.

Dana sebesar itu, katanya, digunakan untuk menangani tujuh ruas jalan. Dimulai dari Muara Kalaban-Tanah Badantung, Tanah Badantung-Kiliran Jao, Kiliran Jao-Batas Dharmasraya, Kiliran Jao-Batas Riau, Batas Dharmasraya – Sungai Dareh, Sungai Dareh-Koto Baru, Koto Baru-Batas Jambi. (Jamal)

Share44TweetSend

Berita Terkait

Andre Rosiade Tinjau GOR Rawang, Pastikan Revitalisasi Terus Berlanjut

Selasa, 25 Agustus 2026 | 19:25

...

Meriah, Bertabur Hadiah di Semangat Kemerdekaan IKABISMA

Selasa, 25 Agustus 2026 | 17:45

...

Demo di Perumda Air Minum Padang, Massa Desak Dirut Dicopot

Selasa, 25 Agustus 2026 | 10:50

...

BPBD Padang Imbau Nelayan Tunda Melaut 3 Hari, Gelombang Bisa Capai 2,5 Meter

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 16:20

...

Kabur ke Jakarta, Pelaku Penggelapan Rp115 Juta Ditangkap di Padang

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 16:18

...

382 Warga Binaan Lapas Kelas II B Pariaman Terima Remisi HUT ke-81 Kemerdekaan RI

Selasa, 18 Agustus 2026 | 19:13

...

Malam Resepsi HUT RI ke 81, Pemko Pariaman Apresiasi Petugas Upacara

Selasa, 18 Agustus 2026 | 19:11

...

Pawai Alegoris HUT Ke-81 Kemerdekaan RI di Kota Pariaman Meriah

Selasa, 18 Agustus 2026 | 19:10

...

  • Redaksi
  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
www.lintassumbar.co.id

© 2023 - Developed by Sumbarweb.

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Nasional
  • Eksos
  • Olahraga
    • Bola
    • Otomotif
  • Parlemen
  • Kesehatan
  • Pariwisata
  • Lainnya
    • Foto
    • Video

© 2023 - Developed by Sumbarweb.