Lintas Sumbar
  • Home
  • Peristiwa
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Nasional
  • Eksos
  • Olahraga
    • Bola
    • Otomotif
  • Parlemen
  • Kesehatan
  • Pariwisata
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
No Result
View All Result
Lintas Sumbar
No Result
View All Result

Cerita Pilu Warga Jorong Sopan yang Belum Merdeka Sinyal

Senin, 17 Agustus 2020 | 17:32
Share on FacebookShare on Twitter

Lintassumbar.id – Meski Indonesia sudah menginjak usia 75 tahun, namun masih banyak daerah di Sumbar yang belum memiliki akses internet. Bahkan target yang dicanangkan oleh Menkominfo bahwa Indonesia bisa merdeka sinyal pada 2020 masih sebatas mimpi.

Salah satu daerah yang belum sepenuhnya merdeka, yakni warga Jorong Sopan Kecamatan Mungka, Kabupaten Limapuluh Kota yang sampai saat ini tak kunjung mengecap jaringan internet.

BacaJuga

Kampung Nelayan Katapiang Disulap Jadi Destinasi Wisata

Yota Balad Lantik 52 Orang Pejabat di Lingkungan Pemko Pariaman

Jorong Sopan ini terdapat di nagari Simpang Kapuak, kabupaten Limapuluh Kota, dengan jumlah penduduk sebanyak 768 jiwa yang menetap di dalamnya, dan dengan jumlah pelajar mulai dari tingkat SD hingga SLTA berjumlah lebih dari 150 orang siswa.

Karena ketiadaan jaringan internet di daerah tersebut membuat siswa dari jorong Sopan Nagari Simpang Kapuak Mungka terpaksa mencari tempat tertinggi untuk mendapatkan sinyal. Terutama setelah pemerintah mengeluarkan kebijakan pelaksanaan sekolah daring di masa Pandemi Covid-19. Para pelajar harus berjalan kaki sejauh 3 Km dari rumahnya untuk mendapatkan jaringan agar bisa mengerjakan tugas sekolah.

Salsabila, salah seorang siswa tingkat atas di jorong Sopan ini mengatakan, pasca pandemi covid 19 dirinya dan pelajar lainnya di Kecamatan Mungka belajar di rumah dengan sistem online.

“Kita sekarang sekolah secara daring, sayangnya di kampung kami belum ada sinyal internet. Makanya kami berjalan 3 KM dan mendaki bukit untuk mendapatkan sinyal,” ungkap Salsabila senin (17/8).

Selain sulit mendapatkan sinyal internet, siswa yang melakukan pembelajaran dengan sistem online juga dibebani dengan pembelian kuota hingga 20 setiap minggunya agar tetap bisa mengikuti pelajaran yang diberikan oleh pihak sekolah.

Sementara itu Pepy, salah satu orang tua siswa berharap adanya perhatian pemerintah untuk wilayahnya, terutama akses jaringan internet.

Karena menurut Pepy dengan adanya jaringan internet di daerah mereka, maka anaknya tidak perlu lagi harus berjalan sejauh 3 KM dan mendaki bukit untuk mendapatkan sinyal.

“Mohon kepada pemerintah memperhatikan kami, dan secepatnya memasang jaringan internet. Kami juga warga negara Indonesia, tapi hingga sekarang jaringan internet di kampung kami masih belum ada,” terang Pepy.

Pemerintah Provinsi Sumbar sendiri mencatat, terdapat 404 kawasan atau titik di Sumbar yang belum tersentuh jaringan telepon maupun sinyal internet yang tersebar di 94 Kecamatan atau 251 Nagari.

Tidak hanya di daerah yang masuk dalam kategori tertinggal, blank spot juga ada di daerah perkotaan seperti Kota Padang yang saat ini masyaraka di titik tertentu merasakan blank spot.(Jamal)

Share51TweetSend

Berita Terkait

Kampung Nelayan Katapiang Disulap Jadi Destinasi Wisata

Kamis, 30 April 2026 | 23:43

...

Yota Balad Lantik 52 Orang Pejabat di Lingkungan Pemko Pariaman

Kamis, 30 April 2026 | 23:40

...

133 JCH Kota Pariaman Menuju Embarkasi Padang

Kamis, 30 April 2026 | 19:05

...

Oplus_0

Cekcok Berujung Maut di Kuranji, Pria 50 Tahun Tewas Ditusuk

Kamis, 30 April 2026 | 18:20

...

Kloter 05 Embarkasi Padang Diberangkatkan ke Madinah

Kamis, 30 April 2026 | 18:18

...

Poktan Air Santok Indah Menjadi Lokasi Penelitian Archeda Co. Jepang dan Unand

Kamis, 30 April 2026 | 17:57

...

Bundo Kanduang Saniang Baka Studi Tiru ke Kota Pariaman

Kamis, 30 April 2026 | 17:55

...

251 Calon Jamaah Haji Padangpariaman Menuju Tanah Suci

Kamis, 30 April 2026 | 17:52

...

BERITA TERKINI

Kampung Nelayan Katapiang Disulap Jadi Destinasi Wisata

Kamis, 30 April 2026 | 23:43

Yota Balad Lantik 52 Orang Pejabat di Lingkungan Pemko Pariaman

Kamis, 30 April 2026 | 23:40

133 JCH Kota Pariaman Menuju Embarkasi Padang

Kamis, 30 April 2026 | 19:05
Oplus_0

Cekcok Berujung Maut di Kuranji, Pria 50 Tahun Tewas Ditusuk

Kamis, 30 April 2026 | 18:20

Kloter 05 Embarkasi Padang Diberangkatkan ke Madinah

Kamis, 30 April 2026 | 18:18

Poktan Air Santok Indah Menjadi Lokasi Penelitian Archeda Co. Jepang dan Unand

Kamis, 30 April 2026 | 17:57

Bundo Kanduang Saniang Baka Studi Tiru ke Kota Pariaman

Kamis, 30 April 2026 | 17:55

251 Calon Jamaah Haji Padangpariaman Menuju Tanah Suci

Kamis, 30 April 2026 | 17:52

Ikuti Apresiasi Pemda Berprestasi, JKA: Jadi Motivasi dalam Bekerja

Kamis, 30 April 2026 | 17:43

JKA: Pembangunan Tak Boleh Abaikan Kelestarian Lingkungan

Kamis, 30 April 2026 | 17:40

Lapor Ajo, Aplikasi Pengaduan Digital Padangpariaman

Kamis, 30 April 2026 | 17:37

Inovasi Padangpariaman, Bayar Pajak PBB Bisa Online

Kamis, 30 April 2026 | 17:28
  • Redaksi
  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
www.lintassumbar.co.id

© 2023 - Developed by Sumbarweb.

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Nasional
  • Eksos
  • Olahraga
    • Bola
    • Otomotif
  • Parlemen
  • Kesehatan
  • Pariwisata
  • Lainnya
    • Foto
    • Video

© 2023 - Developed by Sumbarweb.