Lintas Sumbar
  • Home
  • Peristiwa
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Nasional
  • Eksos
  • Olahraga
    • Bola
    • Otomotif
  • Parlemen
  • Kesehatan
  • Pariwisata
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
No Result
View All Result
Lintas Sumbar
No Result
View All Result

Uma, Rumah Adat Mentawai yang Banyak Keunikan

Selasa, 3 Desember 2019 | 13:41
Share on FacebookShare on Twitter
Uma, rumah adat masyarakat Mentawai. (Photo: Lisa)

Mentawai – Sistem kekerabatan Kepulauan Mentawai menganut patrilineal. Dalam kehidupan sehari hari, mereka tinggal di sebuah rumah besar atau rumah adat Mentawai yang disebut Uma.

Uma ini dihuni oleh secara bersama oleh lima sampai sepuluh keluarga. Secara umum konstruksi Uma dibangun tanpa menggunakan paku, tetapi dipasak dengan kayu serta sistem sambungan silang bertakik. Meski demikian Uma tetap bisa berdiri tegak. Rahasianya terletak pada tiang dan peletakan pasak yang cermat dan rapi.

BacaJuga

Bupati Padang Pariaman Imbau Masyarakat Bijak Bermedia Sosial

Operasi Patuh Singgalang 2025 Digelar, Polda Sumbar Gandeng Komunitas Otomotif hingga TNI

Dalam rumah Uma ini, selain rumah utama, terdapat bagian-bagian lain, yang masing masing memiliki nama dan fungsi tersendiri.

Ruangan utama dinamakan Lalep. Bagian ini adalah tempat tinggal bagi sepasang suami istri, yang pernikahannya disahkan secara adat. Bagian ini terdapat di dalam rumah Uma.

Bagian yang ke dua dinamakan Rusuk. Bagian ini merupakan tempat atau ruang khusus, yang diperuntukkan bagi anak-anak muda, para janda dan mereka yang diasingkan karena melanggar aturan adat suku Mentawai.

Sementara ruang bagian depan, yang termasuk di dalamnya ruang serambi yang terbuka dimana anggota keluarga yang bertamu bisa mengobrol di sana.

Dari segi konstruksi, Rumah Uma ini memiliki panjang sekitar 30 meter, dengan lebar 10 meter dan memiliki tinggi sekitar 7 meter. Kolongnya biasa digunakan untuk beternak.

Uma juga dijadikan sebagai tempat penyimpanan warisan juga alat alat pusaka peninggalan nenek moyang suku Mentawai.

Selain itu juga kerap dijadikan tempat suci untuk persembahan serta penyimpanan  tengkorak hasil buruan.

Fungsi lain dari Uma adalah sebagai balai besar tempat pertemuan kerabat serta upacara upacara adat. Adapun yang menjadi kepala dari Uma disebut dengan istilah Rimata. Selain itu juga ada Sikerei yang oleh suku Mentawai dianggap sebagai tetua. (Melisa)

Tags: Daerah
ShareTweetSend

Berita Terkait

Oplus_0

Bupati Padang Pariaman Imbau Masyarakat Bijak Bermedia Sosial

Sabtu, 13 September 2025 | 13:39

...

Operasi Patuh Singgalang 2025 Digelar, Polda Sumbar Gandeng Komunitas Otomotif hingga TNI

Sabtu, 12 Juli 2025 | 06:59

...

Manabang Batang Pisang, Prosesi Kedua Hoyak Tabuik

Rabu, 2 Juli 2025 | 10:57

...

Yota Balad Pastikan Event Tabuik Berjalan Lancar

Kamis, 26 Juni 2025 | 12:11

...

Ilustrasi.

Camat Padang Selatan Digerebek Istri Berselingkuh dengan Staf, Walikota Padang Ambil Tindakan

Senin, 28 April 2025 | 07:00

...

Prihatin, John Kenedy Azis Ajak Semua Pihak Cegah Kekerasan Terhadap Anak

Minggu, 9 Maret 2025 | 11:12

...

Rahmat Saleh Minta Regulasi Gaji PPPK Diperkuat

Sabtu, 8 Maret 2025 | 10:17

...

Standar FIFA, Lapangan Dobi Sports Hub Kualitas Terbaik

Sabtu, 8 Maret 2025 | 10:12

...

BERITA TERKINI

Jembatan Hildesheim Diresmikan di Padang, Jadi Simbol Persahabatan 38 Tahun dengan Jerman

Sabtu, 8 Agustus 2026 | 10:23

Dramatis! Ibu Melahirkan di Tengah Laut Saat Naik KMP Ambu-Ambu ke Padang

Sabtu, 8 Agustus 2026 | 10:19

2 Rumah Terbakar Hebat di Padang, Petugas Kesulitan Masuk karena Jalan Sempit

Sabtu, 8 Agustus 2026 | 10:14

DPRD Padang Gelar Rapat Paripurna Istimewa Hari Jadi Kota ke-357

Sabtu, 8 Agustus 2026 | 06:37

Walikota Pariaman Buka Sosialisasi Germas Cegah PTM dengan PKG

Jumat, 7 Agustus 2026 | 06:43

Kapal Mati Mesin di Perairan Pariaman, Basarnas Evakuasi 12 ABK di Tengah Ombak 3 Meter

Jumat, 7 Agustus 2026 | 06:39

Bakti Sosial HJK Padang, 330 Personel Bersihkan Sungai Batang Arau hingga Bagikan 250 Paket Sembako

Jumat, 7 Agustus 2026 | 06:38

Pemko Padang Kerahkan Alat Berat Bersihkan Lumpur Pascabanjir, TRC PUPR Fokus Keruk Sedimen di Titik Terdampak

Kamis, 6 Agustus 2026 | 06:28

Fadly Amran Perbarui Kerja Sama Sister City Padang-Hildesheim, Fokus Pulihkan Batang Arau hingga Pariwisata Hijau

Kamis, 6 Agustus 2026 | 06:26

Zigo Rolanda Tinjau Jembatan Kalawi dan Infrastruktur Pascabanjir di Pauh, Proyek Rp25,4 Miliar Dikawal

Kamis, 6 Agustus 2026 | 06:24

Mulyadi: PWRI Harus Jadi Teladan ASN Kota Pariaman

Kamis, 6 Agustus 2026 | 06:07

Kontingen Pramuka Pariaman Ikuti Jamnas XII di Buperta Cibubur

Kamis, 6 Agustus 2026 | 06:04
  • Redaksi
  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
www.lintassumbar.co.id

© 2023 - Developed by Sumbarweb.

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Nasional
  • Eksos
  • Olahraga
    • Bola
    • Otomotif
  • Parlemen
  • Kesehatan
  • Pariwisata
  • Lainnya
    • Foto
    • Video

© 2023 - Developed by Sumbarweb.