Lintas Sumbar
  • Home
  • Peristiwa
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Nasional
  • Eksos
  • Olahraga
    • Bola
    • Otomotif
  • Parlemen
  • Kesehatan
  • Pariwisata
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
No Result
View All Result
Lintas Sumbar
No Result
View All Result

Rentan Terpapar Corona, IJTI Sumbar Berikan Panduan untuk Jurnalis

Selasa, 24 Maret 2020 | 09:18
John Neddy

John Neddy

Share on FacebookShare on Twitter

Lintassumbar.id – Selain tenaga medis, jurnalis merupakan salah satu profesi yang berada di garda terdepan dalam memberikan informasi terkait virus korona kepada masyarakat.

Dalam proses pencarian berita, jurnalis berinteraksi hampir seluruh lapisan sehingga profesi sebagai jurnalis terutama jurnalis televisi sangat rentan terjangkit Covid-19 yang sudah ditetapkan WHO sebagai pandemi global.

BacaJuga

Mentan Amran Meradang, Rp.455 Miliar Sudah Cair Sejak Januari, Realisasi di Sumbar Masih Lambat

Pemko Pariaman dan DKI Jakarta Kerjasama Bidang Ketahanan Pangan

“Tidak ada berita seharga nyawa. Apapun alasannya, keselamatan jauh lebih penting dari berita. Tidak ada gunanya berita bagus, kalau kita tak selamat, ” ujar John Nedy Kambang, Ketua Aliansi Jurnalis Televisi Sumbar, Senin, 23 Maret 2020.

Untuk itu IJTI mengimbau para jurnalis TV yang bertugas di lapangan untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan tetap berpedoman pada protokol keselamatan.

“Kepada kawan kawan yang liputan di lapangan agar membekali diri dengan alat pelindung diri yang memadai,” ujarnya.

Pemilik media diharapkan membekali jurnalisnya dengan peralatan yang memadai, guna menghindari terpapar virus.

Saat wawancara, perhatikan jarak dengan narasumber. Hal ini untuk melindungi jurnalis sekaligus narasumber dari penyebaran corona. Selalu membawa hand sanitizer atau sabun ketika beraktivitas.

Jonedi juga meminta kepada pihak-pihak yang terkait dan berhubungan dengan jurnalis, bisa memanfaatkan kecanggihan teknologi.

“Misalnya, dengan melakukan teleconference, atau secara mandiri merekam sendiri dengan telpon genggam, baik audio maupun video, lalu membagikannya kepada awak media,” ulasnya.

Untuk stasiun televisi lokal, dialog atau talkshow diharapkan tidak mengundang banyak orang. Saat wawancara di studio, pengarah program harus menerapkan social distancing. (Jamal)

Share33TweetSend

Berita Terkait

Mentan Amran Meradang, Rp.455 Miliar Sudah Cair Sejak Januari, Realisasi di Sumbar Masih Lambat

Rabu, 15 April 2026 | 06:44

...

Pemko Pariaman dan DKI Jakarta Kerjasama Bidang Ketahanan Pangan

Rabu, 15 April 2026 | 06:33

...

Yota Balad Sampaikan Proposal Pengembangan Sektor Pertanian ke Menteri Pertamian

Rabu, 15 April 2026 | 05:55

...

156 Calon Paskibraka Pariaman Ikuti Seleksi Paskibraka

Rabu, 15 April 2026 | 05:53

...

DPRD Padang Usulkan Pencabutan Perda Keuangan Kepala Daerah 2003

Kamis, 16 April 2026 | 13:02

...

Polda Sumbar Bongkar Pengoplosan LPG Subsidi di Padang

Jumat, 10 April 2026 | 06:21

...

Padangpariaman Raih Penghargaan Bidang Kesehatan

Rabu, 8 April 2026 | 06:32

...

Oplus_0

Perkuat Sinergi, JKA Temui Perantau Piaman di Jakarta

Rabu, 8 April 2026 | 06:29

...

  • Redaksi
  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
www.lintassumbar.co.id

© 2023 - Developed by Sumbarweb.

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Nasional
  • Eksos
  • Olahraga
    • Bola
    • Otomotif
  • Parlemen
  • Kesehatan
  • Pariwisata
  • Lainnya
    • Foto
    • Video

© 2023 - Developed by Sumbarweb.