Daerah

Diduga Telantarkan Bayi hingga Meninggal, ini Jawaban Lengkap RSUP M Djamil

Lintassumbar.id – Rumah Sakit Umum Pusat M Djamil Padang membantah adanya penelantaran terhadap Isyana, bayi berusia 1 bulan yang meninggal karena terlambat mendapatkan penanganan medis dari pihak rumah sakit.

“Kalau kita melihat kronologis dari kejadian ini sebetulnya permasalahan yang bisa kita tarik. Masih lemahnya sistem rujukan antara rumah sakit jejaring dengan rumah sakit pusat,” ungkap Yusirwan Dirut RSUP M Djamil Padang, Minggu (3/5).

Menurut Yusirwan sebelum pasien dirujuk ke RSUP M Djamil, seharusnya sudah dilengkapi dengan data yang lengkap sesuai dengan kesepakatan PERSI Sumbar.

Namun petugas tidak menerima data tersebut dan saat pasien terdapat gejala sesak nafas seperti terindikasi Covid-19 petugas dengan cepat menerapkan SOP pelayanan penanganan virus corona kepada bayi Isyana.

“Karena memang pada wabah ini ada beberapa keluhan atau gejala klinis yang memang menjadi dasar utama kita memilah pasien. Pandemi ini sangat menular tentunya perlu perlakuan khusus pada pasien-pasien ini,” katanya.

Dari hasil rontgen foto ditemukan pneumonia pada bayi Isyana sehingga pihak rumah sakit hendak melakukan Swab melalui pemeriksaan PCR untuk mengetahui kondisi Isyana apakah terkonfirmasi positif atau negatif namun ditolak oleh keluarga pasien.

“Rumah sakit sudah melakukan SOP pelayanan pasien dengan dugaan Covid-19, tapi memang ada beberapa hambatan untuk dilanjutkan pelaksanaan sehingga seakan akan ini terbengkalai. Padahal terjadinya miss komunikasi sehingga berakibat kejadian ini,” terang Yusirwan.

Agar tidak ada lagi kejadian seperti yang dialami bayi Isyana, pihak RSUP M Djamil Padang memastikan akan melakukan perbaikan terhadap pelayanan rumah sakit di tengah Pandemi Covid-19.

“Tapi kami dari pihak rumah sakit akan memberikan upaya-upaya perbaikan di internal dan kami akan menerapkan disaster plan agar kasus ini tidak terulang lagi karena respon yang terlambat,” tutup Yusirwan.

Seperti yang diberikan media ini sebelumnya, seorang bayi usia satu bulan meninggal di RSUP M. Djamil Padang pada 29 April kemarin. Anak pasutri Rydha dan Ferry itu diduga meninggal karena terlambat mendapat penanganan oleh pihak rumah sakit.
(Jamal)