Lintas Sumbar
  • Home
  • Peristiwa
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Nasional
  • Eksos
  • Olahraga
    • Bola
    • Otomotif
  • Parlemen
  • Kesehatan
  • Pariwisata
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
No Result
View All Result
Lintas Sumbar
No Result
View All Result

15 Daerah di Sumbar Siap Terapkan New Normal

Kamis, 4 Juni 2020 | 14:18
Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno.

Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno.

Share on FacebookShare on Twitter

Lintassumbar.id – 15 Kabupaten dan Kota di Sumatera Barat bersiap menyusul Kota Bukittinggi yang sejak 1 Juni kemarin sudah lebih dulu untuk menerapkan tatanan kehidupan normal baru atau new normal. Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno mengatakan hasil rapat virtual dengan para bupati dan wali kota , Rabu (3/6), diperoleh gambaran bahwa 15 kabupaten dan kota di Sumbar mengusulkan untuk mulai menerapkan skenario normal baru.

“Dari usulan tadi, sudah ada tambahan 15 kota dan kabupaten untuk new normal. Bagaimana kepastiannya nanti pada tanggal 7 Juni,” kata Irwan Prayitno di Kantor Gubernur Sumbar.

BacaJuga

Kabau Sirah Terjepit: Saatnya Bangkit atau Hilang dari Peta Liga 1

Perkuat Budaya Sadar Data, BPS Padangpariaman Sosialisasi Nagari Cantik

15 Kota dan Kabupaten yang siap menyusul Bukittinggi untuk menerapkan new normal yakni Kabupaten Agam, Kabupaten Dharmasraya, Kabupaten 50 Kota, Kabupaten Pasaman, Kabupaten Pasaman Barat, Kabupaten Pesisir Selatan.

Kemudian Kabupaten Sijunjung, Kabupaten Solok, Kabupaten Solok Selatan, Kabupaten Tanah Datar, Kota Padang Panjang, Kota Pariaman, Kota Payakumbuh, Kota Sawahlunto dan Kota Solok.

Namun Irwan menyebut 15 kota dan kabupaten kota yang sudah mengusulkan skenario new normal ini masih akan memastikan data pertumbuhan kasus positif di daerah masing-masing hingga 7 Juni nanti.

“Beberapa daerah masih melihat dulu sampai 7 Juni bagaimana angka kasusnya. Kalau sudah nanti 7 Juni itu juga baru ditetapkan new normal di masing-masing kabupaten kota,” ucap Irwan.

Sementara 3 daerah tingkat II masih ingin melanjutkan PSBB dengan alasan belum bisa bergeser ke tatanan kehidupan normal baru karena pertumbuhan kasus positif di daerah mereka belum bisa dikendalikan.

“Kota Padang, Kabupaten Padang Pariaman dan Kabupaten Kepulauan Mentawai. Karena tiga daerah tersebut merasa belum bisa bergeser ke tahapan new normal karena pertumbuhan kasus positif covid-19 belum terkendali,” kata Irwan.

Irwan menyebut Kota Padang, Kabupaten Padang Pariaman dan Kabupaten Kepulauan Mentawai masih butuh waktu untuk mempersiapkan beberapa hal sebelum menerapkan new normal.

Selain menekan pertumbuhan kasus positif, kabupaten kota yang ingin menerapkan new normal juga harus mematangkan kesiapan rumah sakit dan fasilitas kesehatan untuk menangani bila masih ada penambahan kasus positif corona.(Jamal)

Share280TweetSend

Berita Terkait

Jamaldi

Kabau Sirah Terjepit: Saatnya Bangkit atau Hilang dari Peta Liga 1

Minggu, 19 April 2026 | 07:15

...

Perkuat Budaya Sadar Data, BPS Padangpariaman Sosialisasi Nagari Cantik

Minggu, 19 April 2026 | 06:28

...

RS Aisyiah Klaim Kematian Ibu Hamil Akibat Komplikasi Atonia Uteri

Minggu, 19 April 2026 | 06:19

...

Oplus_0

Padangpariaman Perjuangkan Rest Area Tol Sicincin untuk UMKM

Minggu, 19 April 2026 | 06:10

...

Mendikdasmen Resmikan Ruang Kelas Darurat di Padangpariaman

Minggu, 19 April 2026 | 06:06

...

Pemkab Padangpariaman Kucurkan Rp.23 Milyar untuk Perbaiki Sekolah Terdampak Bencana

Minggu, 19 April 2026 | 05:59

...

Mentan Amran Meradang, Rp.455 Miliar Sudah Cair Sejak Januari, Realisasi di Sumbar Masih Lambat

Rabu, 15 April 2026 | 06:44

...

Pemko Pariaman dan DKI Jakarta Kerjasama Bidang Ketahanan Pangan

Rabu, 15 April 2026 | 06:33

...

BERITA TERKINI

Jamaldi

Kabau Sirah Terjepit: Saatnya Bangkit atau Hilang dari Peta Liga 1

Minggu, 19 April 2026 | 07:15

Perkuat Budaya Sadar Data, BPS Padangpariaman Sosialisasi Nagari Cantik

Minggu, 19 April 2026 | 06:28

RS Aisyiah Klaim Kematian Ibu Hamil Akibat Komplikasi Atonia Uteri

Minggu, 19 April 2026 | 06:19
Oplus_0

Padangpariaman Perjuangkan Rest Area Tol Sicincin untuk UMKM

Minggu, 19 April 2026 | 06:10

Mendikdasmen Resmikan Ruang Kelas Darurat di Padangpariaman

Minggu, 19 April 2026 | 06:06

Pemkab Padangpariaman Kucurkan Rp.23 Milyar untuk Perbaiki Sekolah Terdampak Bencana

Minggu, 19 April 2026 | 05:59

Mentan Amran Meradang, Rp.455 Miliar Sudah Cair Sejak Januari, Realisasi di Sumbar Masih Lambat

Rabu, 15 April 2026 | 06:44

Pemko Pariaman dan DKI Jakarta Kerjasama Bidang Ketahanan Pangan

Rabu, 15 April 2026 | 06:33

Yota Balad Sampaikan Proposal Pengembangan Sektor Pertanian ke Menteri Pertamian

Rabu, 15 April 2026 | 05:55

156 Calon Paskibraka Pariaman Ikuti Seleksi Paskibraka

Rabu, 15 April 2026 | 05:53

DPRD Padang Usulkan Pencabutan Perda Keuangan Kepala Daerah 2003

Kamis, 16 April 2026 | 13:02

Polda Sumbar Bongkar Pengoplosan LPG Subsidi di Padang

Jumat, 10 April 2026 | 06:21
  • Redaksi
  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
www.lintassumbar.co.id

© 2023 - Developed by Sumbarweb.

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Nasional
  • Eksos
  • Olahraga
    • Bola
    • Otomotif
  • Parlemen
  • Kesehatan
  • Pariwisata
  • Lainnya
    • Foto
    • Video

© 2023 - Developed by Sumbarweb.