Lintas Sumbar
  • Home
  • Peristiwa
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Nasional
  • Eksos
  • Olahraga
    • Bola
    • Otomotif
  • Parlemen
  • Kesehatan
  • Pariwisata
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
No Result
View All Result
Lintas Sumbar
No Result
View All Result

Dampak Covid-19, Warga Miskin Padang Bertambah 144 Ribu Jiwa

Senin, 29 Juni 2020 | 13:09
Ilustrasi. (Foto: Reaktor)

Ilustrasi. (Foto: Reaktor)

Share on FacebookShare on Twitter

Lintassumbar.id – Pandemi corona virus disease (Covid-19) menyebabkan terjadinya lonjakan gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) yang membuat warga miskin di Kota Padang bertambah hingga ratusan Ribu orang.

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Padang Afriadi mengatakan, terjadi penambahan jumlah penduduk miskin di Kota Padang sebanyak 144 ribu orang yang terjadi sejak 3 bulan terakhir.

BacaJuga

Mentan Amran Meradang, Rp.455 Miliar Sudah Cair Sejak Januari, Realisasi di Sumbar Masih Lambat

Pemko Pariaman dan DKI Jakarta Kerjasama Bidang Ketahanan Pangan

“144 ribu penduduk tersebut juga merupakan data yang dihimpun oleh Dinsos Kota Padang yang keseluruhan mereka merasakan dampak dari pandemi ini,” ujar Afriadi.

Dijelaskan Afriadi, penambahan jumlah penduduk miskin di Kota Padang disebabkan oleh upaya pembatasan yang dilakukan pemerintah dengan menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).
Pembatasan itu menurut Afriadi dilakukan sebagai bentuk upaya keseriusan dari Pemerintah Kota Padang dalam menghentikan penularan virus yang telah menyebabkan pertumbuhan ekonomi melambat signifikan.

“Kebanyakan jumlah angka penduduk miskin mayoritas karena usaha mereka terhenti sejak penerapan PSBB. Sehingga aktifitas usaha tidak berjalan baik dan penduduk menjadi miskin,” terang Afriadi.

Berdasarkan data kemiskinan sebelum pandemi Covid-19 merebak, Afriadi mengatakan jumlah penduduk miskin di Kota Padang tercatat sebanyak 240 ribu jiwa sehingga total warga miskin di Kota Padang menjadi 384 orang.

Menurutnya, dengan telah dan sedang diberlakukannya pola hidup baru (PHB), sudah sedikit melonggarkan aktivitas masyarakat termasuk dunia usaha bisa kembali meningkatkan perekonomian masyarakat di Kota Padang.

“Meski penerapan PHB sedang dilakukan, protokol kesehatan Covid-19 harus tetap dilaksanakan untuk mencegah penyebaran virus Covid-19,” pungkasnya.

Sementara itu Anggota Komisi IV DPRD Kota Padang Mastilizal Aye menuturkan, penambahan angka kemiskinan di Kota Padang di masa Covid-19 menurutnya cukup wajar terjadi.

“Wajarlah ada penambahan, seluruh sektor kan terganggu karena Covid-19. Sekarang bagaimana caranya kita memberi peluang kepada mereka untuk berusaha kembali,” jelas Mastilizal Aye.

Meski demikian, anggota Fraksi Gerindra itu meminta Pemko Padang untuk memberikan keringanan dengan mempermudah perizinan kepada para pelaku usaha, serta mencarikan peluang untuk mendapatkan modal bagi pelaku UMKM yang diyakini akan berdampak positif terhadap angka kemiskinan di Kota Padang.

“Kan pengusaha itu banyak karyawannya, jadi dipermudah perizinannya sehingga efek dominonya adalah ke karyawannya dan itu akan lebih bagus. Sementara untuk UMKM kita carikan peluang bagi mereka untuk mendapatkan modal usaha,” tutup Mastilizal Aye. (Jamal)

Share62TweetSend

Berita Terkait

Mentan Amran Meradang, Rp.455 Miliar Sudah Cair Sejak Januari, Realisasi di Sumbar Masih Lambat

Rabu, 15 April 2026 | 06:44

...

Pemko Pariaman dan DKI Jakarta Kerjasama Bidang Ketahanan Pangan

Rabu, 15 April 2026 | 06:33

...

Yota Balad Sampaikan Proposal Pengembangan Sektor Pertanian ke Menteri Pertamian

Rabu, 15 April 2026 | 05:55

...

156 Calon Paskibraka Pariaman Ikuti Seleksi Paskibraka

Rabu, 15 April 2026 | 05:53

...

DPRD Padang Usulkan Pencabutan Perda Keuangan Kepala Daerah 2003

Kamis, 16 April 2026 | 13:02

...

Polda Sumbar Bongkar Pengoplosan LPG Subsidi di Padang

Jumat, 10 April 2026 | 06:21

...

Padangpariaman Raih Penghargaan Bidang Kesehatan

Rabu, 8 April 2026 | 06:32

...

Oplus_0

Perkuat Sinergi, JKA Temui Perantau Piaman di Jakarta

Rabu, 8 April 2026 | 06:29

...

BERITA TERKINI

Mentan Amran Meradang, Rp.455 Miliar Sudah Cair Sejak Januari, Realisasi di Sumbar Masih Lambat

Rabu, 15 April 2026 | 06:44

Pemko Pariaman dan DKI Jakarta Kerjasama Bidang Ketahanan Pangan

Rabu, 15 April 2026 | 06:33

Yota Balad Sampaikan Proposal Pengembangan Sektor Pertanian ke Menteri Pertamian

Rabu, 15 April 2026 | 05:55

156 Calon Paskibraka Pariaman Ikuti Seleksi Paskibraka

Rabu, 15 April 2026 | 05:53

DPRD Padang Usulkan Pencabutan Perda Keuangan Kepala Daerah 2003

Kamis, 16 April 2026 | 13:02

Polda Sumbar Bongkar Pengoplosan LPG Subsidi di Padang

Jumat, 10 April 2026 | 06:21

Padangpariaman Raih Penghargaan Bidang Kesehatan

Rabu, 8 April 2026 | 06:32
Oplus_0

Perkuat Sinergi, JKA Temui Perantau Piaman di Jakarta

Rabu, 8 April 2026 | 06:29

Suasana Haru Sertijab Sekda Padangpariaman

Rabu, 8 April 2026 | 06:25

22 WBP Terima Ijazah Paket

Rabu, 8 April 2026 | 06:22

8 Guru Besar Baru Dikukuhkan di UNP, Dorong Inovasi dan Riset

Selasa, 7 April 2026 | 21:16
Rudi jabat tangan dengan Walikota Pariaman Yota Balad usai dilantik.

Sekda Padangpariaman Rudi Rilis Dilantik Jadi “Bendahara” Pemko Pariaman

Selasa, 7 April 2026 | 06:34
  • Redaksi
  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
www.lintassumbar.co.id

© 2023 - Developed by Sumbarweb.

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Nasional
  • Eksos
  • Olahraga
    • Bola
    • Otomotif
  • Parlemen
  • Kesehatan
  • Pariwisata
  • Lainnya
    • Foto
    • Video

© 2023 - Developed by Sumbarweb.