Lintas Sumbar
  • Home
  • Peristiwa
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Nasional
  • Eksos
  • Olahraga
    • Bola
    • Otomotif
  • Parlemen
  • Kesehatan
  • Pariwisata
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
No Result
View All Result
Lintas Sumbar
No Result
View All Result

Cerita Lucyanel Genius Umar Terpesona Nagari Jawi Jawi Guguak Solok

Kamis, 30 Juli 2020 | 20:56
Lucyanel Genius Umar bersama Indriati Mardison Mahyuddin saat di nagari Jawi jawi Guguak, Solok, Rabu, 29/7.

Lucyanel Genius Umar bersama Indriati Mardison Mahyuddin saat di nagari Jawi jawi Guguak, Solok, Rabu, 29/7.

Share on FacebookShare on Twitter

Lintassumbar.id – Nagari Jawi-Jawi Guguk Kecamatan Gunung Talang Kabupaten Solok dijuluki sebagai kampung wisata budaya berbasis pemberdayaan masyarakat. Selain itu Nagari Jawi-Jawi Guguk juga melakukan pemberdayaan masyarakat melalui Posdaya Sun Flower yang dibina oleh Ketua Lembaga Koordinasi Kesejahteraan Sosial (LKKS) Yeni Fesri dan mendapatkan dukungan penuh dari masyarakat sehingga bisa meraih juara I Tingkat Provinsi Sumatera Barat.

Semua keelokan alam Nagari Jawi-Jawi Guguk dengan wisata budayanya tersebut, serta prestasi yang diraih oleh Posdaya Sun Flower membuat nagari tersebut banyak dikunjungi wisatawan dan juga menjadi lokasi studi tiru bagi daerah lain di Sumbar. Seperti salah satunya yang dilakukan Kota Pariaman yang melakukan kunjungan ke nagari tersebut Rabu, 29/7.

BacaJuga

Reses III 2026 Empat Pimpinan DPRD Padang Jemput Aspirasi

Jemaah Haji Embarkasi Padang Wafat di Madinah, Diduga Serangan Jantung

Ketua PKK Kota Pariaman Lucyanel Genius mengaku kagum apresiasi dengan nagari Jawi Jawi Guguak, terutama dalam pemberdayaan masyarakat seperti Posdaya Sun Flower.

“Study tiru ini kami lakukan untuk meniru apa yang telah dilakukan oleh Posdaya Sun Flower yang telah berhasil meraih juara I di tingkat Provinsi Sumatera Barat. Kota Pariaman juga punya Posdaya tapi belum terbina dengan baik, untuk itulah kami berkunjung ke Nagari Jawi-Jawi Guguk agar apa yang telah diperbuat oleh posdaya sun flower juga bisa kami terapkan di Pariaman,” ungkap Lucyanel.

Satu hal yang mencuri perhatian Lucy adalah semua peralatan rumah tangga yang digunakan semuanya tradisional yang sudah sangat langka sekali dipakai di jaman milenial ini, yaitu tempat yang terbuat dari bahan seng atau yang lebih dikenal dengan sebutan kanso.
Tidak hanya wadahnya, jenis makanan yang disuguhkan juga makanan tradisional.

“Itulah yang membuat nilai plus dari nagari ini, nuansa tradisional masih kental, ini patut dicontoh dan dilestarikan, karena ini adalah salah satu budaya tradisional Minangkabau yang sudah hampir punah dan harus dilestarikan kembali,” ujarnya. (Desi/fdl)

Share34TweetSend

Berita Terkait

Reses III 2026 Empat Pimpinan DPRD Padang Jemput Aspirasi

Jumat, 8 Mei 2026 | 10:44

...

Jemaah Haji Embarkasi Padang Wafat di Madinah, Diduga Serangan Jantung

Minggu, 3 Mei 2026 | 08:07

...

Padangpariaman Gelar Pagelaran Busana Tempo Dulu

Sabtu, 2 Mei 2026 | 06:04

...

Tim SAR Temukan Pencari Rongsokan Tewas 500 Meter dari Lokasi Awal

Sabtu, 2 Mei 2026 | 05:54

...

Mulyadi Minta OPD Untuk Samakan Persepsi Dengan BPS

Jumat, 1 Mei 2026 | 23:33

...

Huntap Mandiri Korban Bencana Hidrometeorologi di Kota Pariaman Mulai Dibangun

Jumat, 1 Mei 2026 | 23:28

...

Kampung Nelayan Katapiang Disulap Jadi Destinasi Wisata

Kamis, 30 April 2026 | 23:43

...

Yota Balad Lantik 52 Orang Pejabat di Lingkungan Pemko Pariaman

Kamis, 30 April 2026 | 23:40

...

  • Redaksi
  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
www.lintassumbar.co.id

© 2023 - Developed by Sumbarweb.

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Nasional
  • Eksos
  • Olahraga
    • Bola
    • Otomotif
  • Parlemen
  • Kesehatan
  • Pariwisata
  • Lainnya
    • Foto
    • Video

© 2023 - Developed by Sumbarweb.