Lintas Sumbar
  • Home
  • Peristiwa
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Nasional
  • Eksos
  • Olahraga
    • Bola
    • Otomotif
  • Parlemen
  • Kesehatan
  • Pariwisata
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
No Result
View All Result
Lintas Sumbar
No Result
View All Result

Hasil Survey Indikator Politik Indonesia: Sumbar Terbaik Dalam Pelaksanaan PSBB

Sabtu, 22 Agustus 2020 | 10:46
Share on FacebookShare on Twitter

Lintassumbar.id – Pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Sumbar pada akhir April sampai awal Juni lalu dinilai berhasil oleh banyak kalangan.

Hal ini dapat dilihat lewat survey yang diadakan Indikator Politik Indonesia. Dalam rilis resminya melalui diskusi daring bertema ‘Efek Kepemimpinan dan Kelembagaan dalam Penanganan COVID-19’, Kamis (20/8), Direktur Eksekutif Indikator Politik, Burhanuddin Muhtadi mengatakan, Sumatera Barat merupakan provinsi dengan skor tertinggi dalam pelaksanaan PSBB dengan nilai 67.0 melampaui DKI Jakarta dan Jawa Barat yang sama-sama mendapat persentase 66.3.

BacaJuga

Mentan Amran Meradang, Rp.455 Miliar Sudah Cair Sejak Januari, Realisasi di Sumbar Masih Lambat

Pemko Pariaman dan DKI Jakarta Kerjasama Bidang Ketahanan Pangan

Burhanuddin menyebutkan, lewat penerapan PSBB yang ketat, Sumbar dinilai sukses mengendalikan penyebaran Covid-19 terutama pada awal pandemi terjadi.

Menyikapi hal tersebut, Gubernur Sumbar Irwan Prayitno yang dihubungi via telepon, Jumat (21/8) mengatakan, mitigasi melalui PSBB memang awal yang baik dalam menekan penyebaran Covid-19 di Ranah Minang.

“Masa awal pandemi, memang terjadi kekalutan di tengah masyarakat. Dorongan lockdown dan PSBB hampir tiap hari saya dengar. Keresahan masyarakat tersebut direspon cepat. Hanya tidak mudah menetapkan PSBB ini, semuanya perlu proses dan izin ke pemerintah pusat,” tutur Gubernur Irwan.

Dia menambahkan, Pemprov Sumbar mengajukan PSBB pada 16 April 2020 dan disetujui Menteri Kesehatan tanggal 18 April 2020.

“PSBB tahap I dimulai 22 April–5 Mei 2020. Kemudian dilanjukan PSBB tahap II pada 6–29 Mei 2020. Saat PSBB ini dilakukan pembatasan selektif di 9 (sembilan) titik perbatasan dengan provinsi tetangga dan 1 (satu) titik di Bandara Internasional Minangkabau (BIM),” terangnya.

Pentingnya PSBB kala itu, sebut Irwan, karena arus masuk orang ke Sumatera Barat sangat tinggi dan beresiko menularkan Covid-19.

“Tercatat hingga 24 April 2020 jumlah orang yang datang ke Sumatera Barat mencapai 138 ribu orang dengan rata-rata per hari 4900 orang. Tentu kita waspada terhadap kedatangan begitu banyak orang. Sehingga PSBB benar-benar dirasa efektif kala itu,” sebutnya.

Untuk pelaksanaan PSBB dalam daerah sendiri, Irwan menjelaskan, pihaknya mengeluarkan imbauan agar membatasi diri keluar rumah. Bahkan, sekolah pun mulai belajar dari rumah dan pegawai bekerja dari rumah.

Saat ini, Indonesia telah memasuki era kehidupan baru dan tak ada lagi pembatasan gerak. Gubernur Irwan meminta seluruh masyarakat tetap waspada dan tidak meremehkan Covid-19.
“Benar jika berakhirnya PSBB dapat menghidupkan kembali perekonomian. Tetapi Kita tak boleh lengah. Buat apa duit banyak, namun Kita positif Covid. Kuncinya satu. Patuhi protokol kesehatan!” tegas Irwan. (JR/EK)

Share108TweetSend

Berita Terkait

Mentan Amran Meradang, Rp.455 Miliar Sudah Cair Sejak Januari, Realisasi di Sumbar Masih Lambat

Rabu, 15 April 2026 | 06:44

...

Pemko Pariaman dan DKI Jakarta Kerjasama Bidang Ketahanan Pangan

Rabu, 15 April 2026 | 06:33

...

Yota Balad Sampaikan Proposal Pengembangan Sektor Pertanian ke Menteri Pertamian

Rabu, 15 April 2026 | 05:55

...

156 Calon Paskibraka Pariaman Ikuti Seleksi Paskibraka

Rabu, 15 April 2026 | 05:53

...

DPRD Padang Usulkan Pencabutan Perda Keuangan Kepala Daerah 2003

Kamis, 16 April 2026 | 13:02

...

Polda Sumbar Bongkar Pengoplosan LPG Subsidi di Padang

Jumat, 10 April 2026 | 06:21

...

Padangpariaman Raih Penghargaan Bidang Kesehatan

Rabu, 8 April 2026 | 06:32

...

Oplus_0

Perkuat Sinergi, JKA Temui Perantau Piaman di Jakarta

Rabu, 8 April 2026 | 06:29

...

BERITA TERKINI

Mentan Amran Meradang, Rp.455 Miliar Sudah Cair Sejak Januari, Realisasi di Sumbar Masih Lambat

Rabu, 15 April 2026 | 06:44

Pemko Pariaman dan DKI Jakarta Kerjasama Bidang Ketahanan Pangan

Rabu, 15 April 2026 | 06:33

Yota Balad Sampaikan Proposal Pengembangan Sektor Pertanian ke Menteri Pertamian

Rabu, 15 April 2026 | 05:55

156 Calon Paskibraka Pariaman Ikuti Seleksi Paskibraka

Rabu, 15 April 2026 | 05:53

DPRD Padang Usulkan Pencabutan Perda Keuangan Kepala Daerah 2003

Kamis, 16 April 2026 | 13:02

Polda Sumbar Bongkar Pengoplosan LPG Subsidi di Padang

Jumat, 10 April 2026 | 06:21

Padangpariaman Raih Penghargaan Bidang Kesehatan

Rabu, 8 April 2026 | 06:32
Oplus_0

Perkuat Sinergi, JKA Temui Perantau Piaman di Jakarta

Rabu, 8 April 2026 | 06:29

Suasana Haru Sertijab Sekda Padangpariaman

Rabu, 8 April 2026 | 06:25

22 WBP Terima Ijazah Paket

Rabu, 8 April 2026 | 06:22

8 Guru Besar Baru Dikukuhkan di UNP, Dorong Inovasi dan Riset

Selasa, 7 April 2026 | 21:16
Rudi jabat tangan dengan Walikota Pariaman Yota Balad usai dilantik.

Sekda Padangpariaman Rudi Rilis Dilantik Jadi “Bendahara” Pemko Pariaman

Selasa, 7 April 2026 | 06:34
  • Redaksi
  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
www.lintassumbar.co.id

© 2023 - Developed by Sumbarweb.

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Nasional
  • Eksos
  • Olahraga
    • Bola
    • Otomotif
  • Parlemen
  • Kesehatan
  • Pariwisata
  • Lainnya
    • Foto
    • Video

© 2023 - Developed by Sumbarweb.