Lintas Sumbar
  • Home
  • Peristiwa
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Nasional
  • Eksos
  • Olahraga
    • Bola
    • Otomotif
  • Parlemen
  • Kesehatan
  • Pariwisata
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
No Result
View All Result
Lintas Sumbar
No Result
View All Result

Toboh Ketek Kolaborasi Gadang Bersama III Koto Aua Malintang 

Jumat, 25 Desember 2020 | 07:47
Fauzi Al Azhar.

Fauzi Al Azhar.

Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Fauzi Al Azhar 

Rabu, 23 Desember 2020 , Azwar Mardin Wali Nagari III Koto Aua Malintang Kecamatan IV Koto Aua Malintang mendapat kunjungan dari Nagari Toboh Ketek Kecamatan Anam Lingkuang. Wali Nagari Toboh Ketek M. Nasir bersama perangkat Nagari ke Nagari III Koto Aua Malintang dalam rangka silaturahim untuk studi komparasi masing-masing Nagari.

BacaJuga

Jemaah Haji Embarkasi Padang Wafat di Madinah, Diduga Serangan Jantung

Padangpariaman Gelar Pagelaran Busana Tempo Dulu

Kunjungan aparatur Nagari Toboh Ketek merupakan sebuah hal yang menarik untuk dicermati. Pertama, Nagari III Koto Aua Malintang dan Nagari Toboh Ketek merupakan Nagari yang memiliki potensi besar. Nagari III Koto Aua Malintang memiliki potensi yang sudah dipublikasikan ke dunia luar adalah objek wisata Bukik Buliek.

Pada tahun 2021, Nagari III Koto Aua Malintang sudah mengagendakan event di objek wisata Bukik Buliek. Pelaksanaan event tersebut tentu adalah untuk meningkatkan publikasi, kunjungan wisatawan serta akan memiliki dampak pada sektor perekonomian. Masih banyak potensi Nagari lainnya yang belum dipublikasikan serta belum dikelola secara profesional, seperti Pasar Nagari. Serta baru saja menerima penghargaan peringkat kedua keterbukaan informasi publik dari KPID Provinsi Sumatera Barat.

Begitu juga dengan Nagari Toboh Ketek. Toboh Ketek, Ketek Nagari Gadang Potensi sebagaimana menjadi judul tulisan penulis pada media online Canangnews.com pada 25 Oktober 2020 yang lalu, merupakan Nagari dengan potensi besar. Potensi besar tersebut jika didukung kepemimpinan yang memiliki visi besar tentu akan memberikan lompatan besar bagi perubahan di Nagari ke arah yang lebih baik.

Pertemuan Wali Nagari bersama aparatur dari kedua Nagari tersebut tidak hanya sebagai ajang silaturahmi tetapi merupakan awal dari sebuah kolaborasi. Kolaborasi pengembangan inovasi untuk kemajuan Nagari. Melalui diskusi saling berbagi ide dan strategi. Dengan diskusi, maka ide dan strategi dari masing-masing Nagari bisa dikomparasi untuk melahirkan strategi baru yang lebih baik untuk masing-masing Nagari.

Kedua, Akhir tahun merupakan tren bagi aparatur Pemerintah Nagari untuk melakukan perjalanan dinas ke luar daerah dalam kemasan studi komparatif. Kegiatan ini bisa diikuti oleh aparatur Nagari atau dengan membawa ikut serta Badan Permusyawaratan Nagari (Bamus) maupun dari unsur kelembagaan Nagari. Nagari Toboh Ketek tahun ini mencoba untuk melakukan hal yang berbeda dengan melakukan studi komparasi hanya di dalam daerah Padang Pariaman.

Dalam hal studi komparasi, tidak ada larangan untuk melakukan perjalanan ke luar daerah Kabupaten Padang Pariaman. Sepanjang kegiatan tersebut memiliki indikator yang terukur terhadap hal yang akan dikomparasikan dengan lokasi desa/Nagari yang dituju. Dari agenda Nagari Toboh Ketek – III Koto Aua Malintang ada hal positif yang bisa diambil, yaitu

(i) Efisiensi. Perjalanan dinas dalam daerah secara nominal lebih kecil dibanding dengan luar daerah. Kondisi ini sangat bermanfaat dalam keaadaan Nagari minim anggaran.

(ii) Komunikasi. Keberlanjutan komunikasi setelah agenda pertemuan masih bisa dijaga secara intens. Komunikasi tersebut bisa level pimpinan Nagari maupun level perangkat Nagari. Dengan pelaksanaan bisa dilakukan secara formal melalui pertemuan di tingkat kabupaten dalam agenda dinas bersama peranggkat daerah terkait atau melalui saluran komunikasi berbasis teknologi seperti grup whatsapp. Akan berbeda kondisinya kalau perjalanan studi komparasi ke luar Padang Pariaman. Proses keberlanjutan komunikasi pasca kunjungan akan cepat terputus, dan bahkan terlupakan sesuai dengan aktivitas masing-masing. Kalau pun ada keberlanjutan komunikasi, kemungkinan diawali rasa sungkan akan lebih besar.

(iii) Publikasi. Hal yang jamak dalam era kemajuan teknologi seperti sekarang pada sebuah kegiatan – apalagi dalam bentuk perjalanan ke luar daerah kurang afdhol kalau tidak melakukan publikasi. Esensi dari publikasi adalah penyampaian informasi kepada khalayak untuk sebuah objek atau peristiwa. Pada saat kita mempublikasikan sebuah objek maka sebenarnya kita telah ‘memasarkan’ objek tersebut. Begitu juga dengan setiap pelaksanaan kunjungan studi komparasi oleh Nagari, maka si nagari sebagai pengunjung sebenarnya sudah beralih fungsi jadi marketing bagi Nagari/desa yang dikunjungi. Hampir semua peserta kunjungan akan mempublikasikan kegiatan selama di lokasi melalui media sosial masing-masing.

Dalam konteks Nagari Toboh Ketek – III Koto Aua Malintang merupakan publikasi untuk promosi bagi nagari masing-masing. Agenda yang dipublikasikan secara live dalam akun facebook Nagari Tigo Koto Amal maupun foto di media sosial, adalah publikasi untuk Nagari-Nagari di Padang Pariaman.

Di Padang Pariaman ada nagari yang bisa melakukan transformasi untuk kemajuan dan bisa menjadi referensi bagi Nagari lain dalam pengelolaan potensi maupun pengembangan inovasi. Transformasi di Nagari III Koto Aua Malintang seperti, pengembangan kantor Nagari sebagai pusat pelayanan publik yang berkualitas serta memenuhi aspek-aspek pelayanan publik; pengembangan layanan J&A, jemput dan antar dokumen ke rumah warga oleh aparatur nagari yang dipublikasikan melalui media website dan youtube Nagari; serta menerima penghargaan peringkat dua keterbukaan informasi publik oleh KPID Provinsi Sumatera Barat tahun 2020.

Dengan publikasi melalui media sosial – seperti live dan publikasi foto di facebook – memiliki dampak yang besar. Tidak hanya memberikan informasi kepada masyarakat di masing-masing nagari, tetapi kepada banyak orang. Informasi tersebut baik tidak hanya untuk penduduk pada kedua Nagari serta perantaunya – tetapi juga kepada khalayak yang mengakses media tersebut.

(iv) Komparasi. Nagari Toboh Ketek bisa melakukan komparasi untuk hal yang sepadan di Nagari III Koto Aua Malintang. Nagari Toboh Ketek akan menempati gedung kantor baru. Gedung ini masih dalam kondisi kosong yang membutuhkan pengembangan terhadap model sarana dan prasarana pelayanan publik. Sedangkan Nagari III Koto Aua Malintang dalam tahapan finishing kegiatan revitalisasi sarana prasarana kantor Nagari untuk menjadi pusat pelayanan publik yang berkualitas serta untuk mengejar target pemenuhan aspek-aspek pelayanan publik.

Sebagai bagian dari pelaksanaan pelayanan publik, layanan J&A (jemput dan antar) yang telah dikembangkan oleh Nagari III Koto Aua Malintang bisa diduplikasi serta modifikasi ulang oleh Nagari Toboh Ketek, apalagi dengan jumlah penduduk yang hanya sepertiga dari Nagari III Koto Aua Malintang. Dengan jumlah penduduk yang kecil tentu model layanan (J&A) akan lebih atraktif.

Terakhir, komparasi pengembangan potensi yaitu Bukik Bulek di Nagari III Koto Aua Malintang dan Bukik Cangan di Nagari Toboh Ketek. Pengembangan potensi duo bukik ini akan lebih baik melalui konsep kontradiktif. Model pengembangan yang bertolak belakang, sehingga masing-masing bukik memiliki ciri khas sangat berbeda sekali. Pada saat area Bukik Cangang sudah dikembangkan area motorcross, maka Bukik Bulek harus memunculkan konsep pendukung lain yang menjadi ciri khas pembeda.

Ketiga, Kolaborasi. Pertemuan Nagari Toboh Ketek dan Nagari III Koto Aua Malintang merupakan awal dari kolaborasi besar antara dua Nagari yang memiliki potensi besar yang dipimpin oleh Wali Nagari yang visioner. Wali Nagari III Koto Aua Malintang dengan jiwa muda yang energik melalui ungkapan yang ditampilkan di website Nagari: Pemimpi(n) nagari adalah orang mempunyai mimpi besar tentang desanya dan mewujudkan menjadi nyata. Sedangkan Nagari Wali Toboh Ketek dengan kematangan usia dan pengalaman. Kolaborasi dual hal tersebut merupakan modal dasar kepemimpinan untuk mengelola potensi untuk kemajuan Nagari. Serta kesamaan dari segi masa jabatan, yang dilantik pada 31 Mei 2018 bersama 72 Wali Nagari lain hasil dari pelaksanaan pemilihan Wali Nagari pada April 2020.

Dari tiga hal diatas, maka Toboh Ketek melakukan kolaborasi gadang bersama III Koto Aua Malintang. Yang akan memberikan pelangi inspirasi bagi seluruh Negeri.

 

ShareTweetSend

Berita Terkait

Jemaah Haji Embarkasi Padang Wafat di Madinah, Diduga Serangan Jantung

Minggu, 3 Mei 2026 | 08:07

...

Padangpariaman Gelar Pagelaran Busana Tempo Dulu

Sabtu, 2 Mei 2026 | 06:04

...

Tim SAR Temukan Pencari Rongsokan Tewas 500 Meter dari Lokasi Awal

Sabtu, 2 Mei 2026 | 05:54

...

Mulyadi Minta OPD Untuk Samakan Persepsi Dengan BPS

Jumat, 1 Mei 2026 | 23:33

...

Huntap Mandiri Korban Bencana Hidrometeorologi di Kota Pariaman Mulai Dibangun

Jumat, 1 Mei 2026 | 23:28

...

Kampung Nelayan Katapiang Disulap Jadi Destinasi Wisata

Kamis, 30 April 2026 | 23:43

...

Yota Balad Lantik 52 Orang Pejabat di Lingkungan Pemko Pariaman

Kamis, 30 April 2026 | 23:40

...

133 JCH Kota Pariaman Menuju Embarkasi Padang

Kamis, 30 April 2026 | 19:05

...

BERITA TERKINI

Jemaah Haji Embarkasi Padang Wafat di Madinah, Diduga Serangan Jantung

Minggu, 3 Mei 2026 | 08:07

Padangpariaman Gelar Pagelaran Busana Tempo Dulu

Sabtu, 2 Mei 2026 | 06:04

Tim SAR Temukan Pencari Rongsokan Tewas 500 Meter dari Lokasi Awal

Sabtu, 2 Mei 2026 | 05:54

Mulyadi Minta OPD Untuk Samakan Persepsi Dengan BPS

Jumat, 1 Mei 2026 | 23:33

Huntap Mandiri Korban Bencana Hidrometeorologi di Kota Pariaman Mulai Dibangun

Jumat, 1 Mei 2026 | 23:28

Kampung Nelayan Katapiang Disulap Jadi Destinasi Wisata

Kamis, 30 April 2026 | 23:43

Yota Balad Lantik 52 Orang Pejabat di Lingkungan Pemko Pariaman

Kamis, 30 April 2026 | 23:40

133 JCH Kota Pariaman Menuju Embarkasi Padang

Kamis, 30 April 2026 | 19:05
Oplus_0

Cekcok Berujung Maut di Kuranji, Pria 50 Tahun Tewas Ditusuk

Kamis, 30 April 2026 | 18:20

Kloter 05 Embarkasi Padang Diberangkatkan ke Madinah

Kamis, 30 April 2026 | 18:18

Poktan Air Santok Indah Menjadi Lokasi Penelitian Archeda Co. Jepang dan Unand

Kamis, 30 April 2026 | 17:57

Bundo Kanduang Saniang Baka Studi Tiru ke Kota Pariaman

Kamis, 30 April 2026 | 17:55
  • Redaksi
  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
www.lintassumbar.co.id

© 2023 - Developed by Sumbarweb.

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Nasional
  • Eksos
  • Olahraga
    • Bola
    • Otomotif
  • Parlemen
  • Kesehatan
  • Pariwisata
  • Lainnya
    • Foto
    • Video

© 2023 - Developed by Sumbarweb.