Lintas Sumbar
  • Home
  • Peristiwa
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Nasional
  • Eksos
  • Olahraga
    • Bola
    • Otomotif
  • Parlemen
  • Kesehatan
  • Pariwisata
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
No Result
View All Result
Lintas Sumbar
No Result
View All Result

Penguatan Literasi Siswa di Masa Pandemi

Minggu, 27 Februari 2022 | 09:29
Fanalisa Elfa

Fanalisa Elfa

Share on FacebookShare on Twitter

Fanalisa Elfa*

Cakap literasi siswa secara awam dimaknai kemampuan menulis dan membaca. Mereka dikatakan cakap dalam menulis apabila bisa merangkai kata menjadi kalimat bermakna. Begitu juga dengan kecakapan membaca dilihat dari kemampuan mereka memaknai kata demi kata yang dibaca. Namun, makna kecakapan literasi secara ilmiah tidak sesederhana itu.

BacaJuga

Pemko Pariaman Gelar Forum Konsultasi Publik Ranwal RKPD Kota Pariaman 2027

UMKM Pariaman Korban Banjir Terima Bantuan dari BI-Kemen UMKM RI

Menurut Within dan Within dalam bukunya yang berjudul Learning to Read the Numbers; Integrating Critical Literacy and Critical Numeracy in K-8 Classroom, literasi era modern mencakup kecakapan semua bidang mata pelajaran. Siswa memiliki kecakapan literasi dalam matematika, bahasa, humaniora dan ilmu pengetahuan lainnya. Contohnya matematika memang masalah angka, namun dengan literasi matematika siswa dapat menginterpretasikan angka tersebut dalam berbagai konteks.

Cakap literasi dapat mengembangkan wawasan dan pengetahuan. Semakin baik kecakapan literasi siswa semakin baik pula kualitas sumberdaya manusia tersebut yang berhilir kepada kualitas bangsa dan peradaban.

Jika kita tilik salah satu visi misi Indonesia Emas 2045 yaitu membangun generasi yang memiliki sumberdaya manusia yang kompeten. Generasi yang diharapkan dapat menjadi penerus perjuangan bangsa Indonesia di era dimana semua permasalahan bangsa seperti korupsi, pendidikan, kesehatan telah usai. Untuk itu, salah satu kompetensi yang harus dimiliki adalah kompetensi literasi yang mumpuni.
Namun, jika kita melihat tingkat literasi Indonesia berdasarkan survei Program for International Students Assessment (PISA) yang ditulis oleh Organization for Economic Co-operation and Development (OECD) pada tahun 2019 berada pada urutan ke 62 dari 70 negara yang diteliti.

Berdasarkan data, Indonesia memiliki indeks 0.09 buku pertahun dibawah standar UNESCO 3 buku pertahun. Indonesia masih jauh dibelakang dibanding negara-negara lain. Ditambahkan lagi, pandemi Covid 19 semakin membuat literasi Indonesia mengkhawatirkan. Kebijakan sekolah daring membuat siswa kehilangan pembelajaran yang cukup memprihatinkan.

Data riset Kemendikbudristek yang diambil dari sampel 3.391 siswa SD dari 7 kabupaten/kota di 4 provinsi, pada bulan Januari 2020 dan April 2021 menyebutkan bahwa kemajuan pembelajaran berkurang (learning loss) untuk literasi setara dengan 6 bulan belajar.

Untuk mengejar ketertingggalan tersebut, pemerintah telah memberikan opsi tiga kurikulum pemulihan pembelajaran di masa pandemi Covid-19 kepada satuan pendidikan, yaitu kurikulum 2013, Kurikulum Darurat (Kurikulum 2013 yang disederhanakan), dan kurikulum Prototipe. Seiring dengan itu, guru diharapkan dapat membuat area konten belajar mengajar yang dapat menguatkan kecakapan literasi siswa.

Indikator penguatan area konten proses belajar mengajar yang menyatukan literasi dan konten belajar mengajar dengan beberapa menurut Carrasquilo dan Kucer dalam bukunya Beyond the Beginning yaitu (1) Strategi pembelajaran dengan menggunakan bermain peran, pemecahan masalah, stategi bertanya, simulasi dan sebagainya.
(2) Sumber Teknologi dengan menggunakan video clip, film, dokumentasi (3) lingkungan belajar dengan menggunakan materi audio visual dan gambar yang beragam, konteks dunia nyata dan lingkungan yang penuh dengan buku. (4) materi pembelajaran menggunakan konteks dan literature beragam budaya dan text yang beragam. (5) strategi belajar siswa dengan melakukan penarikan kesimpulan, mencatat, menggarisbawahi, kutipan dan lain-lain.

Guru dapat memilih dan memilah indikator tersebut sesuai dengan tingkat kecakapan literasi siswa agar tujuan pembelajaran terpenuhi. Semakin rendah tingkat kecakapan mahasiswa semakin tinggi usaha guru dalam mengeksplor indikator sehingga hasil pembelajaran sesuai dengan tujuan pembejaran.

*Dosen Politeknik Negeri Bengkalis.

ShareTweetSend

Berita Terkait

Oplus_0

Pemko Pariaman Gelar Forum Konsultasi Publik Ranwal RKPD Kota Pariaman 2027

Sabtu, 28 Februari 2026 | 21:33

...

Oplus_0

UMKM Pariaman Korban Banjir Terima Bantuan dari BI-Kemen UMKM RI

Sabtu, 28 Februari 2026 | 21:28

...

Oplus_0

50 Pengusaha UMKM Kota Pariaman Ikuti Pelatihan Aneka Pembuatan Cake

Sabtu, 28 Februari 2026 | 21:24

...

Oplus_0

Ribuan Benih Ikan Lele Ditebar di Desa Ampalu

Sabtu, 28 Februari 2026 | 21:21

...

TSR Provinsi Sumbar Kunjungi Masjid Nurul Islam Jalan Kereta Api

Sabtu, 28 Februari 2026 | 16:45

...

Wawako Padang Usul MBG Diganti Uang Tunai Selama Ramadan, Dorong Perputaran UMKM

Sabtu, 28 Februari 2026 | 13:32

...

Ilmarizal Mundur dari Wakil Ketua Umum I KONI Kota Padang

Sabtu, 28 Februari 2026 | 13:29

...

Festival Qasidah Rebana Klasik Antar SD/MI Diharapkan Jadi Iven Tahunan

Jumat, 27 Februari 2026 | 21:18

...

BERITA TERKINI

Oplus_0

Pemko Pariaman Gelar Forum Konsultasi Publik Ranwal RKPD Kota Pariaman 2027

Sabtu, 28 Februari 2026 | 21:33
Oplus_0

UMKM Pariaman Korban Banjir Terima Bantuan dari BI-Kemen UMKM RI

Sabtu, 28 Februari 2026 | 21:28
Oplus_0

50 Pengusaha UMKM Kota Pariaman Ikuti Pelatihan Aneka Pembuatan Cake

Sabtu, 28 Februari 2026 | 21:24
Oplus_0

Ribuan Benih Ikan Lele Ditebar di Desa Ampalu

Sabtu, 28 Februari 2026 | 21:21

TSR Provinsi Sumbar Kunjungi Masjid Nurul Islam Jalan Kereta Api

Sabtu, 28 Februari 2026 | 16:45

Wawako Padang Usul MBG Diganti Uang Tunai Selama Ramadan, Dorong Perputaran UMKM

Sabtu, 28 Februari 2026 | 13:32

Ilmarizal Mundur dari Wakil Ketua Umum I KONI Kota Padang

Sabtu, 28 Februari 2026 | 13:29

Festival Qasidah Rebana Klasik Antar SD/MI Diharapkan Jadi Iven Tahunan

Jumat, 27 Februari 2026 | 21:18

Walikota Pariaman Optimis Jogging Track GOR Rawang akan Favorit Pelari Gen Z

Jumat, 27 Februari 2026 | 21:09

Pemerintah Pusat Serahkan Bantuan Perbaikan Rumah Rusak Akibat Bencana di Pariaman

Jumat, 27 Februari 2026 | 20:57

CFN Pemko Pariaman Diapresiasi Banyak Pihak, Pedagang Berharap Digelar Rutin

Jumat, 27 Februari 2026 | 20:54

Ketua Tim 9 TSR Pemprov Sumbar Budi Santoso Kunjungi Masjid Raya Kampung Baru Pariaman

Jumat, 27 Februari 2026 | 20:40
  • Redaksi
  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
www.lintassumbar.co.id

© 2023 - Developed by Sumbarweb.

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Nasional
  • Eksos
  • Olahraga
    • Bola
    • Otomotif
  • Parlemen
  • Kesehatan
  • Pariwisata
  • Lainnya
    • Foto
    • Video

© 2023 - Developed by Sumbarweb.