Lintas Sumbar
  • Home
  • Peristiwa
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Nasional
  • Eksos
  • Olahraga
    • Bola
    • Otomotif
  • Parlemen
  • Kesehatan
  • Pariwisata
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
No Result
View All Result
Lintas Sumbar
No Result
View All Result

Angkutan Barang KAI Divre II Sumbar Meningkat 18 Persen pada Oktober 2024

Rabu, 6 November 2024 | 21:56
Share on FacebookShare on Twitter

Padang – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat mencatatkan kinerja positif pada angkutan barang selama bulan Oktober 2024. Pada periode tersebut, KAI Divre II Sumbar mengangkut 186.065 ton barang, meningkat 18% dibanding bulan September 2024 sebanyak 157.560 ton barang.

“Pertumbuhan angkutan barang tersebut karena permintaan pelanggan atas angkutan barang menggunakan kereta api mengalami peningkatan,” kata Kahumas KAI Divisi Regional II Sumatera Barat, M. As’ad Habibuddin.

BacaJuga

Mahkamah Adat Alam Minangkabau Laporkan Abu Janda ke Polda Sumbar

Satpol PP Padang Tertibkan PKL yang Jualan di Trotoar dan Taman Khatib Sulaiman

Adapun selama periode Januari s.d Oktober 2024, KAI Divre II Sumbar mengangkut 1.640.925 ton barang. Saat ini, KAI Divre II Sumbar melayani komoditas semen curah dan klinker, dengan total angkutan masing-masing secara berurutan 1.063.800 ton dan 577.125 ton.

Dari sisi ketepatan waktu keberangkatan ataupun kedatangan kereta api barang di Divre II Sumbar, juga mengalami peningkatan performa. Dalam kurun Januari s.d Oktober 2024, tingkat ketepatan waktu keberangkatan kereta api barang mencapai 87,32%, meningkat dibanding Januari s.d Oktober 2023 yakni 80,42%.

Adapun tingkat ketepatan waktu kedatangan kereta api barang pada Januari s.d Oktober 2024 mencapai 87,29%, meningkat dibanding Januari s.d Oktober 2023 yakni 80,34%.

Angkutan barang menggunakan kereta api memiliki berbagai keunggulan seperti ketepatan waktu, keamanan, kapasitas besar, bebas pungutan liar, dan dikelola oleh SDM yang profesional dan tersertifikasi.

“Angkutan barang KAI hadir untuk dapat mendukung biaya logistik yang kompetitif dan mengurangi dampak eksternalitas seperti kemacetan, polusi, jalan-jalan yang rusak, serta meningkatkan daya saing global,” tutup As’ad.(***)

ShareTweetSend

Berita Terkait

Mahkamah Adat Alam Minangkabau Laporkan Abu Janda ke Polda Sumbar

Selasa, 2 Juni 2026 | 10:34

...

Satpol PP Padang Tertibkan PKL yang Jualan di Trotoar dan Taman Khatib Sulaiman

Minggu, 31 Mei 2026 | 20:42

...

JKA Ingin Bangun Sekolah Rakyat di Tarok City

Minggu, 31 Mei 2026 | 20:38

...

TMMD di Padangpariaman Resmi Ditutup

Minggu, 31 Mei 2026 | 20:36

...

Rahmat Hidayat Apresiasi TMMD di Padangpariaman

Minggu, 31 Mei 2026 | 20:33

...

Wabup Padangpariaman Dorong Percepatan Pembangunan Huntap di Padangpariaman

Minggu, 31 Mei 2026 | 20:30

...

JKA Ajukan Proposal ke Hutama Karya untuk Bangun Gedung DPRD

Minggu, 31 Mei 2026 | 20:24

...

SDN 05 Batang Anai akan Dibangun kembali oleh Media Grup

Minggu, 31 Mei 2026 | 16:42

...

  • Redaksi
  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
www.lintassumbar.co.id

© 2023 - Developed by Sumbarweb.

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Nasional
  • Eksos
  • Olahraga
    • Bola
    • Otomotif
  • Parlemen
  • Kesehatan
  • Pariwisata
  • Lainnya
    • Foto
    • Video

© 2023 - Developed by Sumbarweb.