Lintas Sumbar
  • Home
  • Peristiwa
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Nasional
  • Eksos
  • Olahraga
    • Bola
    • Otomotif
  • Parlemen
  • Kesehatan
  • Pariwisata
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
No Result
View All Result
Lintas Sumbar
No Result
View All Result

Alek Bakajang, Yradisi Unik Ratusan Tahun di Gunung Malintang

Minggu, 6 April 2025 | 17:25
Share on FacebookShare on Twitter

Limapuluh Kota – Setiap tiga hari setelah Hari Raya Idul Fitri, masyarakat Nagari Gunung Malintang, Kecamatan Koto Baru Pangkalan, Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatra Barat, selalu menggelar sebuah tradisi unik yang telah diwariskan turun-temurun selama ratusan tahun. Tradisi itu dikenal dengan nama Alek Bakajang ,sebuah festival budaya yang penuh makna sejarah dan kebersamaan.

Alek Bakajang bukan sekadar perayaan biasa. Festival ini menghadirkan miniatur kapal pesiar yang melintasi aliran Sungai Batang Maek, menghidupkan kembali semangat nenek moyang mereka dalam membuka keterisolasian wilayah dengan memanfaatkan jalur sungai sebagai transportasi utama di masa lalu.

BacaJuga

DPRD Padang Gelar Rapat Paripurna dengan Agenda P-RAPBD TA 2026

Mobil Terjun ke Jurang di Sitinjau Lauik, Pengemudi Tewas

Setiap kampung di Nagari Gunung Malintang turut ambil bagian dalam festival ini dengan membuat miniatur kapal pesiar yang unik. Kapal-kapal tersebut merupakan hasil modifikasi dua buah sampan yang dicat biru dan putih, dibentuk menyerupai kapal pesiar dan dihias sedemikian rupa. Para pemuda dari masing-masing kampung kemudian bersama-sama mengarak kapal tersebut menyusuri sungai dalam sebuah prosesi yang disebut “Manjalang”.

Menurut warga setempat, Putri, festival ini menjadi momen yang sangat dinanti setiap tahunnya.
“Festival ini sudah dari nenek buyut, digelar sekali setahun. Warnanya biru putih, bentuknya seperti kapal pesiar. Seru karena kita melihat tradisi kita sendiri,” ujarnya dengan penuh semangat.

Tidak hanya warga lokal, Alek Bakajang juga menarik perhatian wisatawan dari luar daerah. Salah satu pengunjung, Iswandi, yang datang dari Pekanbaru mengaku kagum dengan keunikan festival ini.

“Yang dilihat itu keramaian adat-adat nagari. Pajangan kapal-kapal ini unik sekali, bentuknya seperti kapal pesiar. Ini memang tradisi dari zaman dahulu, dan sangat menarik untuk disaksikan,” tuturnya.

Keunikan Alek Bakajang telah mengantarkan tradisi ini meraih penghargaan bergengsi pada tahun 2021, yakni Juara Pertama Kategori Atraksi Budaya Terpopuler dalam ajang Anugerah Pesona Indonesia (API).

Lebih dari sekadar tontonan budaya, Alek Bakajang juga menjadi ajang mempererat tali persaudaraan antar kampung di Gunung Malintang. Festival ini menjadi bukti kuat bahwa budaya dan sejarah bisa menjadi perekat sosial yang memperkuat identitas masyarakat lokal di tengah arus modernisasi.

Dengan terus dilestarikan setiap tahunnya, Alek Bakajang menjadi simbol perjuangan masa lalu yang tetap hidup di masa kini, sekaligus menjadi daya tarik budaya yang patut dibanggakan oleh masyarakat Sumatra Bara.(***)

ShareTweetSend

Berita Terkait

DPRD Padang Gelar Rapat Paripurna dengan Agenda P-RAPBD TA 2026

Jumat, 3 Juli 2026 | 22:42

...

Mobil Terjun ke Jurang di Sitinjau Lauik, Pengemudi Tewas

Jumat, 3 Juli 2026 | 22:37

...

Padangpariaman Jajaki Kerjasama dengan BPKH

Selasa, 30 Juni 2026 | 21:29

...

Pemkab Padangpariaman Minta Tambah DAU ke Pemerintah Pusat

Selasa, 30 Juni 2026 | 21:24

...

Pemkab Padangpariaman Perjuangkan Penggantian Aset Daerah untuk Rest Area Tol Padang-Sicincin

Selasa, 30 Juni 2026 | 21:17

...

Bupati Padangpariaman Perjuangkan Lahan Huntara menjadi Huntap

Selasa, 30 Juni 2026 | 21:12

...

Ponpes Nurul Yaqin Kukuhkan 8 Tuangku

Selasa, 30 Juni 2026 | 21:09

...

Lima Kampung Nelayan Segera Hadir di Padangpariaman

Selasa, 30 Juni 2026 | 19:41

...

BERITA TERKINI

DPRD Padang Gelar Rapat Paripurna dengan Agenda P-RAPBD TA 2026

Jumat, 3 Juli 2026 | 22:42

Mobil Terjun ke Jurang di Sitinjau Lauik, Pengemudi Tewas

Jumat, 3 Juli 2026 | 22:37

Padangpariaman Jajaki Kerjasama dengan BPKH

Selasa, 30 Juni 2026 | 21:29

Pemkab Padangpariaman Minta Tambah DAU ke Pemerintah Pusat

Selasa, 30 Juni 2026 | 21:24

Pemkab Padangpariaman Perjuangkan Penggantian Aset Daerah untuk Rest Area Tol Padang-Sicincin

Selasa, 30 Juni 2026 | 21:17

Bupati Padangpariaman Perjuangkan Lahan Huntara menjadi Huntap

Selasa, 30 Juni 2026 | 21:12

Ponpes Nurul Yaqin Kukuhkan 8 Tuangku

Selasa, 30 Juni 2026 | 21:09

Lima Kampung Nelayan Segera Hadir di Padangpariaman

Selasa, 30 Juni 2026 | 19:41

Senam Sehat di Kampung Nelayan Meriah

Selasa, 30 Juni 2026 | 19:39

JKA Apresiasi Nobar Piala Dunia

Selasa, 30 Juni 2026 | 19:32

JKA Minta Kementerian Haji Percepat Pengembangan Asrama Haji di Padangpariaman

Selasa, 30 Juni 2026 | 19:28

9.938 KPM Di Kota Pariaman Sudah Menerima Bantuan

Selasa, 30 Juni 2026 | 19:26
  • Redaksi
  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
www.lintassumbar.co.id

© 2023 - Developed by Sumbarweb.

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Nasional
  • Eksos
  • Olahraga
    • Bola
    • Otomotif
  • Parlemen
  • Kesehatan
  • Pariwisata
  • Lainnya
    • Foto
    • Video

© 2023 - Developed by Sumbarweb.