Lintas Sumbar
  • Home
  • Peristiwa
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Nasional
  • Eksos
  • Olahraga
    • Bola
    • Otomotif
  • Parlemen
  • Kesehatan
  • Pariwisata
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
No Result
View All Result
Lintas Sumbar
No Result
View All Result

Kebun Binatang Bukittinggi Punya Penghuni Baru, Bayi Harimau Sumatera

Senin, 21 April 2025 | 21:34
Share on FacebookShare on Twitter

Bukittinggi – Taman Marga Satwa Budaya Kinantan (TMSBK) atau Kebun Binatang Kota Bukittinggi di Sumatera Barat punya penghuni baru, yaitu seekor bayi Harimau Sumatera.

Bayi satwa dengan nama ilmiah Panthera Tigris Sumatrae yang baru lahir itu diketahui berjenis kelamin betina. Bayi itu diberi nama Banun Kinantan.

BacaJuga

20 Atlit Tarung Derajat Kota Pariaman Ikuti Kejurnas 2026

Kafilah Porsadin Pariaman Duduki Peringkat 5 se Sumbar

Dokter Hewan TMSBK Bukittinggi, drh Yoli Zulfanedi di Bukittinggi mengatakan Banun Kinantan lahir pada tanggal 28 Desember 2024. Banun lahir dari pasangan harimau Sumatra indukan bernama Mantagi (10) dan pejantan bernama Bujang Mandeh (12).

“Kelahiran Banun menambah koleksi Harimau Sumatra di TMSBK menjadi delapan ekor. Ini belum termasuk satu ekor harimau Sumatra lagi yang masih dalam masa observasi,” katanya.

Sebelumnya, delapan ekor harimau Sumatra di TMSBK adalah Bancah (jantan) berusia 20 tahun, Dara Jingga (betina,16), Bujang Mandeh (jantan, 12), Mantagi (betina,10), Bujang Kinantan (jantan,8), Yani (betina, 8), Boncel (jantan, 7) dan kini bertambah dengan Banun Kinantan, betina yang telah berusia 3,5 bulan.

Selain kedelapan harimau tersebut juga ada Si Mauang, harimau Sumatra betina berusia 3 tahun yang dievakuasi masuk ke TMSBK pada 12 Maret 2025 setelah terlibat konflik dengan warga di Taruyan, Nagari Tigobalai, Kecamatan Matur, Kabupaten Agam.

“Si Mauang bisa jadi dilepasliarkan ke habitatnya atau dirawat di TMSBK Bukittinggi sebagai lembaga konservasi,” kata Yoli Zulfanedi.

Dengan beberapa kali kelahiran harimau Sumatera di kebun binatang ini, TMSBK Bukittinggi menunjukkan telah berhasil menjalankan tugas sebagai lembaga yang mengelola konservasi ek-situ (di luar kawasan hutan).

Sementara itu, keeper Harimau bernama Amril mengatakan bayi Banun telah diberi makan daging sapi dan daging ayam. Dalam sehari, Banun bisa menghabiskan setengah hingga sekilo daging ayam maupun sapi.

“Sampai saat ini Banun masih diberi susu dua kali sehari, pagi dan sore. Induknya hanya mau menyusui anaknya selama seminggu sejak lahir,” kata Amril.

Banun Kinantan direncanakan akan segera diperkenalkan kepada publik secara resmi oleh Walikota Bukittinggi Ramlan Nurmatias pada 28 April 2025 mendatang.

“Banun akan diperkenalkan kepada publik oleh wali kota kita saat acara pertemuan Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) yang diadakan di Bukittinggi nanti. APEKSI merupakan organisasi yang mewakili pemerintah kota di Indonesia,” kata Kepala Dinas Pariwisata Kota Bukittinggi Rofie Hendria.

Selain jadi objek wisata andalan di kota Bukittinggi, TMSBK Bukittinggi sebagai Lembaga Konservasi di bawah binaan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (KSDA) Sumatera Barat telah membuktikan dapat melaksanakan tugas untuk menjaga, merawat dan mengembang-biakkan harimau Sumatera yang dilindungi dan hampir punah.(tim)

ShareTweetSend

Berita Terkait

20 Atlit Tarung Derajat Kota Pariaman Ikuti Kejurnas 2026

Selasa, 8 September 2026 | 08:14

...

Kafilah Porsadin Pariaman Duduki Peringkat 5 se Sumbar

Selasa, 8 September 2026 | 08:07

...

Walikota Pariaman Tanggapi Pandangan Fraksi DPRD terkait RAPBDP 2026

Selasa, 8 September 2026 | 08:04

...

7 Ruas Jalan di Padangpariaman Segera Dihotmix

Selasa, 8 September 2026 | 08:00

...

Pemko Padang Bagikan 11 Ribu Masker Gratis di Tengah Kabut Asap

Selasa, 8 September 2026 | 06:14

...

Pertamina, Polda Sumbar dan Pemprov Sidak SPBU, Temukan Indikasi Pelanggaran Nopol

Selasa, 8 September 2026 | 06:06

...

21 Penerbangan di Bandara Minangkabau Batal Akibat Erupsi Anak Krakatau

Minggu, 6 September 2026 | 22:53

...

Walikota Padang Keluarkan Edaran Mitigasi Kabut Asap, Warga Diminta Kurangi Aktivitas di Luar

Minggu, 6 September 2026 | 22:51

...

BERITA TERKINI

20 Atlit Tarung Derajat Kota Pariaman Ikuti Kejurnas 2026

Selasa, 8 September 2026 | 08:14

Kafilah Porsadin Pariaman Duduki Peringkat 5 se Sumbar

Selasa, 8 September 2026 | 08:07

Walikota Pariaman Tanggapi Pandangan Fraksi DPRD terkait RAPBDP 2026

Selasa, 8 September 2026 | 08:04

7 Ruas Jalan di Padangpariaman Segera Dihotmix

Selasa, 8 September 2026 | 08:00

Pemko Padang Bagikan 11 Ribu Masker Gratis di Tengah Kabut Asap

Selasa, 8 September 2026 | 06:14

Pertamina, Polda Sumbar dan Pemprov Sidak SPBU, Temukan Indikasi Pelanggaran Nopol

Selasa, 8 September 2026 | 06:06

21 Penerbangan di Bandara Minangkabau Batal Akibat Erupsi Anak Krakatau

Minggu, 6 September 2026 | 22:53

Walikota Padang Keluarkan Edaran Mitigasi Kabut Asap, Warga Diminta Kurangi Aktivitas di Luar

Minggu, 6 September 2026 | 22:51

Pendaftaran Perlinsos Diperpanjang hingga 31 Desember 2026, Warga Padang Diminta Segera Daftar

Minggu, 6 September 2026 | 11:08

Tim Klewang Amankan Pria Bawa Parang di Gunung Pangilun, Nangis Saat Dibawa Polisi

Minggu, 6 September 2026 | 10:46

Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Ganggu Penerbangan, 7 Flight dari dan ke BIM Dibatalkan

Minggu, 6 September 2026 | 10:42

Keluarga Guru PPPK yang Tewas di Mes Polisi Pessel Minta Gelar Perkara Khusus

Jumat, 4 September 2026 | 06:01
  • Redaksi
  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
www.lintassumbar.co.id

© 2023 - Developed by Sumbarweb.

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Nasional
  • Eksos
  • Olahraga
    • Bola
    • Otomotif
  • Parlemen
  • Kesehatan
  • Pariwisata
  • Lainnya
    • Foto
    • Video

© 2023 - Developed by Sumbarweb.