Lintas Sumbar
  • Home
  • Peristiwa
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Nasional
  • Eksos
  • Olahraga
    • Bola
    • Otomotif
  • Parlemen
  • Kesehatan
  • Pariwisata
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
No Result
View All Result
Lintas Sumbar
No Result
View All Result

Padang Goes to Zero Waste: Mewujudkan Kota Bersih, Sehat, dan Berkelanjutan

Selasa, 26 Agustus 2025 | 16:47
Share on FacebookShare on Twitter

Padang – Padang melangkah pasti menuju masa depan bebas sampah. Melalui Mamilah Fest 2025 di Taman Museum Adityawarman, Sabtu (16/8/2025), Balai Penataan Bangunan, Prasarana, dan Kawasan Sumatera Barat (BPBPK Sumbar) bersama Pemerintah Kota Padang meneguhkan komitmen mewujudkan target nasional: 50% sampah terolah pada 2025 dan 100% pada 2029.

BacaJuga

Bawaslu Padangpariaman Inisiasi Pendirian PPID SLB Pertama di Sumbar

Reses III 2026 Empat Pimpinan DPRD Padang Jemput Aspirasi

Kepala BPBPK Sumbar, Maria Doeni Isa, menegaskan:

“Pengelolaan sampah tidak bisa lagi hanya mengandalkan pola kumpul,angkut,buang. Harus ada inovasi dan partisipasi masyarakat, karena tanggung jawab lingkungan adalah tanggung jawab kita bersama.”

Festival bertema “Padang Goes to Zero Waste” dikemas dalam konsep edutainment, menghadirkan pameran, talkshow, penukaran sampah dengan sembako, hingga penandatanganan komitmen bersama seluruh pemangku kepentingan.

Komitmen ini diperkuat oleh langkah nyata Pemerintah Kota Padang. Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, menyampaikan:

“Kita sudah menambah 152 unit bentor pengangkut sampah. Tidak ada alasan lagi bagi kelurahan untuk tidak bersih. Tahun ini, kita targetkan Padang bisa meraih Piala Adipura.”

Dukungan legislatif juga hadir. Ketua Komisi III DPRD Kota Padang, Helmi Moesim Ay, menegaskan:

“Kami berkomitmen mendorong pengelolaan sampah yang komprehensif, mulai dari pemilahan di sumber hingga tercapainya target 100% sampah terkelola di Padang.”

Tak hanya pemerintah, komunitas lokal pun menjadi pionir perubahan:
• Agodang, Asosiasi Pegiat Maggot BSF, mampu mengurai 15 ton sampah organik per hari. Ketua Agodang, Andi Ilham, menyatakan:
“Dengan maggot, tumpukan sampah bukan lagi beban, melainkan sumber daya yang bernilai.”
• Bank Sampah Insan Oke, di bawah arahan Faldi Lulrahman, mengolah minyak jelantah menjadi lilin aromaterapi, sabun ramah lingkungan, hingga biodiesel. Faldi menegaskan:
“Limbah yang dulu dianggap berbahaya kini bisa memberi manfaat ekonomi sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.”

Dari pemerintah hingga komunitas, dari TPA hingga dapur rumah tangga, semangat kolaborasi ini adalah fondasi bagi Padang menuju Zero Waste. Dengan kerja bersama, Padang bukan hanya menjaga kebersihan kota, tetapi juga bersiap menjadi teladan bagi Indonesia bahkan Asia Tenggara.(***)

ShareTweetSend

Berita Terkait

Bawaslu Padangpariaman Inisiasi Pendirian PPID SLB Pertama di Sumbar

Senin, 11 Mei 2026 | 20:56

...

Reses III 2026 Empat Pimpinan DPRD Padang Jemput Aspirasi

Senin, 11 Mei 2026 | 20:03

...

Jemaah Haji Embarkasi Padang Wafat di Madinah, Diduga Serangan Jantung

Minggu, 3 Mei 2026 | 08:07

...

Padangpariaman Gelar Pagelaran Busana Tempo Dulu

Sabtu, 2 Mei 2026 | 06:04

...

Tim SAR Temukan Pencari Rongsokan Tewas 500 Meter dari Lokasi Awal

Sabtu, 2 Mei 2026 | 05:54

...

Mulyadi Minta OPD Untuk Samakan Persepsi Dengan BPS

Jumat, 1 Mei 2026 | 23:33

...

Huntap Mandiri Korban Bencana Hidrometeorologi di Kota Pariaman Mulai Dibangun

Jumat, 1 Mei 2026 | 23:28

...

Kampung Nelayan Katapiang Disulap Jadi Destinasi Wisata

Kamis, 30 April 2026 | 23:43

...

  • Redaksi
  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
www.lintassumbar.co.id

© 2023 - Developed by Sumbarweb.

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Nasional
  • Eksos
  • Olahraga
    • Bola
    • Otomotif
  • Parlemen
  • Kesehatan
  • Pariwisata
  • Lainnya
    • Foto
    • Video

© 2023 - Developed by Sumbarweb.