Padang – Padang melangkah pasti menuju masa depan bebas sampah. Melalui Mamilah Fest 2025 di Taman Museum Adityawarman, Sabtu (16/8/2025), Balai Penataan Bangunan, Prasarana, dan Kawasan Sumatera Barat (BPBPK Sumbar) bersama Pemerintah Kota Padang meneguhkan komitmen mewujudkan target nasional: 50% sampah terolah pada 2025 dan 100% pada 2029.

Kepala BPBPK Sumbar, Maria Doeni Isa, menegaskan:
“Pengelolaan sampah tidak bisa lagi hanya mengandalkan pola kumpul,angkut,buang. Harus ada inovasi dan partisipasi masyarakat, karena tanggung jawab lingkungan adalah tanggung jawab kita bersama.”
Festival bertema “Padang Goes to Zero Waste” dikemas dalam konsep edutainment, menghadirkan pameran, talkshow, penukaran sampah dengan sembako, hingga penandatanganan komitmen bersama seluruh pemangku kepentingan.

Komitmen ini diperkuat oleh langkah nyata Pemerintah Kota Padang. Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, menyampaikan:
“Kita sudah menambah 152 unit bentor pengangkut sampah. Tidak ada alasan lagi bagi kelurahan untuk tidak bersih. Tahun ini, kita targetkan Padang bisa meraih Piala Adipura.”

Dukungan legislatif juga hadir. Ketua Komisi III DPRD Kota Padang, Helmi Moesim Ay, menegaskan:
“Kami berkomitmen mendorong pengelolaan sampah yang komprehensif, mulai dari pemilahan di sumber hingga tercapainya target 100% sampah terkelola di Padang.”

Tak hanya pemerintah, komunitas lokal pun menjadi pionir perubahan:
• Agodang, Asosiasi Pegiat Maggot BSF, mampu mengurai 15 ton sampah organik per hari. Ketua Agodang, Andi Ilham, menyatakan:
“Dengan maggot, tumpukan sampah bukan lagi beban, melainkan sumber daya yang bernilai.”
• Bank Sampah Insan Oke, di bawah arahan Faldi Lulrahman, mengolah minyak jelantah menjadi lilin aromaterapi, sabun ramah lingkungan, hingga biodiesel. Faldi menegaskan:
“Limbah yang dulu dianggap berbahaya kini bisa memberi manfaat ekonomi sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.”

Dari pemerintah hingga komunitas, dari TPA hingga dapur rumah tangga, semangat kolaborasi ini adalah fondasi bagi Padang menuju Zero Waste. Dengan kerja bersama, Padang bukan hanya menjaga kebersihan kota, tetapi juga bersiap menjadi teladan bagi Indonesia bahkan Asia Tenggara.(***)













