Lintas Sumbar
  • Home
  • Peristiwa
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Nasional
  • Eksos
  • Olahraga
    • Bola
    • Otomotif
  • Parlemen
  • Kesehatan
  • Pariwisata
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
No Result
View All Result
Lintas Sumbar
No Result
View All Result

Pemko Padang Siap Gelar Simulasi Gempa dan Tsunami, Libatkan 200 Ribu Warga di 8 Kecamatan

Senin, 13 Oktober 2025 | 22:15
Share on FacebookShare on Twitter

Padang – Pemerintah Kota (Pemko) Padang bersiap menggelar simulasi gempa dan tsunami berskala besar pada 5 November 2025 mendatang. Kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk menguji kesiapsiagaan warga menghadapi potensi bencana alam di wilayah rawan gempa dan tsunami.

Simulasi akan melibatkan sekitar 200.000 warga yang tersebar di 55 kelurahan pada delapan kecamatan rawan bencana, yaitu Bungus Teluk Kabung, Koto Tangah, Nanggalo, Padang Barat, Padang Selatan, Padang Timur, dan Padang Utara.

BacaJuga

Walikota Pariaman Buka Sosialisasi Germas Cegah PTM Dengan PKG

Tingkatkan Mutu Pelayanan, Pemko Pariaman MoU Dengan RSUP. Dr. M. Djamil Padang

“Ketika simulasi nanti, kita harus pastikan tidak ada kejadian seperti kecelakaan atau hal-hal yang tak diinginkan. Semua harus zero accident,” kata Sekretaris Daerah Kota Padang, Andree Harmadi Algamar, saat membuka Rapat Persiapan Drill Tsunami di Gedung Youth Center Bagindo Aziz Chan, Senin (13/10/2025).

Andree menjelaskan, simulasi ini dilakukan berdasarkan kajian risiko bencana Kota Padang tahun 2023, yang menunjukkan sejumlah kelurahan di delapan kecamatan tersebut berisiko tinggi terdampak gempa dan tsunami.

Simulasi akan melibatkan berbagai unsur masyarakat, mulai dari siswa sekolah dasar hingga perguruan tinggi, pihak hotel, rumah sakit, pasar, perusahaan swasta, hingga warga umum.

“Tepat pukul 10.00 WIB akan dibunyikan tanda gempa, seperti bel, kentongan, lonceng, atau peluit selama satu menit. Begitu tanda dibunyikan, warga harus segera menyelamatkan diri dan menuju tempat aman,” ujar Andree.

Setelah tanda berhenti, warga diminta menuju titik kumpul, memeriksa kondisi masing-masing anggota keluarga atau kelompok, dan bagi yang berada di zona bahaya tsunami diminta segera bergerak ke zona aman.

“Kita berharap simulasi ini dapat meningkatkan kapasitas masyarakat dalam mengenali tanda-tanda gempa, melakukan evakuasi mandiri, serta memperkuat koordinasi antar pengendali evakuasi di lapangan,” jelas Andree.

Saat ini, Pemko Padang telah menetapkan sejumlah zona aman tsunami atau zona hijau, yang berada di beberapa kelurahan seperti Lubuk Minturun, Aie Pacah, Sungai Sapih, Ampang, Lubuk Begalung, Simpang Haru, Sawahan, Sawahan Timur, dan Gunung Pangilun.

Menurut Andree, simulasi ini juga akan menjadi bahan evaluasi bagi pemerintah dalam menyempurnakan sistem peringatan dini dan mekanisme evakuasi bencana di Kota Padang.

“Melalui simulasi ini, kita bisa mengetahui seberapa siap masyarakat dan sejauh mana efektivitas sistem yang sudah kita miliki,” pungkasnya.

Diketahui, Kota Padang saat ini termasuk daerah dengan potensi gempa megathrust yang cukup tinggi. Karena itu, kesiapsiagaan masyarakat menjadi faktor kunci untuk meminimalisir dampak bencana yang sewaktu-waktu bisa terjadi.(***)

ShareTweetSend

Berita Terkait

Walikota Pariaman Buka Sosialisasi Germas Cegah PTM Dengan PKG

Minggu, 9 Agustus 2026 | 19:11

...

Tingkatkan Mutu Pelayanan, Pemko Pariaman MoU Dengan RSUP. Dr. M. Djamil Padang

Minggu, 9 Agustus 2026 | 19:09

...

SAJUMPA Hadir Di Balaikota Pariaman

Minggu, 9 Agustus 2026 | 19:07

...

Pasca Banjir, PUPR Padang Percepat Perbaikan Tanggul dan Bersihkan Material di Sejumlah Lokasi

Minggu, 9 Agustus 2026 | 19:03

...

Padang Gastronomy Market Ramai, Kuliner Tradisional Minang Jadi Buruan Warga

Minggu, 9 Agustus 2026 | 19:01

...

2 Residivis Curanmor Diciduk Tim Klewang dalam 1×24 Jam, Pelat Motor Dibuang ke Septic Tank

Minggu, 9 Agustus 2026 | 18:59

...

Pemko Padang Salurkan BLT Rp.2 Juta untuk Warga Terdampak Banjir

Minggu, 9 Agustus 2026 | 18:57

...

Jembatan Hildesheim Diresmikan di Padang, Jadi Simbol Persahabatan 38 Tahun dengan Jerman

Sabtu, 8 Agustus 2026 | 10:23

...

BERITA TERKINI

Walikota Pariaman Buka Sosialisasi Germas Cegah PTM Dengan PKG

Minggu, 9 Agustus 2026 | 19:11

Tingkatkan Mutu Pelayanan, Pemko Pariaman MoU Dengan RSUP. Dr. M. Djamil Padang

Minggu, 9 Agustus 2026 | 19:09

SAJUMPA Hadir Di Balaikota Pariaman

Minggu, 9 Agustus 2026 | 19:07

Pasca Banjir, PUPR Padang Percepat Perbaikan Tanggul dan Bersihkan Material di Sejumlah Lokasi

Minggu, 9 Agustus 2026 | 19:03

Padang Gastronomy Market Ramai, Kuliner Tradisional Minang Jadi Buruan Warga

Minggu, 9 Agustus 2026 | 19:01

2 Residivis Curanmor Diciduk Tim Klewang dalam 1×24 Jam, Pelat Motor Dibuang ke Septic Tank

Minggu, 9 Agustus 2026 | 18:59

Pemko Padang Salurkan BLT Rp.2 Juta untuk Warga Terdampak Banjir

Minggu, 9 Agustus 2026 | 18:57

Jembatan Hildesheim Diresmikan di Padang, Jadi Simbol Persahabatan 38 Tahun dengan Jerman

Sabtu, 8 Agustus 2026 | 10:23

Dramatis! Ibu Melahirkan di Tengah Laut Saat Naik KMP Ambu-Ambu ke Padang

Sabtu, 8 Agustus 2026 | 10:19

2 Rumah Terbakar Hebat di Padang, Petugas Kesulitan Masuk karena Jalan Sempit

Sabtu, 8 Agustus 2026 | 10:14

DPRD Padang Gelar Rapat Paripurna Istimewa Hari Jadi Kota ke-357

Sabtu, 8 Agustus 2026 | 06:37

Walikota Pariaman Buka Sosialisasi Germas Cegah PTM dengan PKG

Jumat, 7 Agustus 2026 | 06:43
  • Redaksi
  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
www.lintassumbar.co.id

© 2023 - Developed by Sumbarweb.

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Nasional
  • Eksos
  • Olahraga
    • Bola
    • Otomotif
  • Parlemen
  • Kesehatan
  • Pariwisata
  • Lainnya
    • Foto
    • Video

© 2023 - Developed by Sumbarweb.