Lintas Sumbar
  • Home
  • Peristiwa
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Nasional
  • Eksos
  • Olahraga
    • Bola
    • Otomotif
  • Parlemen
  • Kesehatan
  • Pariwisata
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
No Result
View All Result
Lintas Sumbar
No Result
View All Result

Ratusan Pedagang Pasar Raya Padang Aksi ke Rumah Dinas Wali Kota, Arak Boneka Pocong

Senin, 9 Februari 2026 | 21:57
Share on FacebookShare on Twitter

Padang – Ratusan pedagang Pasar Raya Padang menggelar aksi unjuk rasa di Rumah Dinas Wali Kota Padang, Sumatera Barat, Senin (9/2/2026). Aksi tersebut merupakan bentuk protes terhadap kebijakan penertiban dan relokasi pedagang yang dinilai merugikan pedagang kecil.

Massa aksi mengawali unjuk rasa dengan long march dari kawasan Bank Indonesia Perwakilan Sumatera Barat menuju Rumah Dinas Wali Kota Padang sekitar pukul 14.00 WIB. Sepanjang perjalanan, para pedagang membawa spanduk berisi tuntutan penolakan relokasi serta desakan agar pemerintah melindungi pedagang kecil.

BacaJuga

Pemko Pariaman Gelar Forum Konsultasi Publik Ranwal RKPD Kota Pariaman 2027

UMKM Pariaman Korban Banjir Terima Bantuan dari BI-Kemen UMKM RI

Aksi ini juga diwarnai dengan pengarakkan sebuah boneka pocong. Massa menyebut boneka tersebut sebagai simbol kekecewaan terhadap kebijakan pemerintah yang dinilai telah mengabaikan hati nurani dan mematikan mata pencaharian pedagang kecil.

Salah seorang orator aksi, Yana, menuding para pedagang kerap diperlakukan tidak adil saat penertiban berlangsung. Ia mengklaim sejumlah barang dagangan hingga kotak uang pedagang disita oleh petugas dan tidak dikembalikan secara utuh.

“Kami merasa ditindas dan diperlakukan tidak adil. Barang dagangan kami diambil, disita dan tidak dikembalikan. Kotak uang pedagang juga diambil, kotaknya dikembalikan tapi isinya tidak,” teriak Yana saat berorasi.

Suasana aksi sempat berlangsung haru ketika seorang pedagang perempuan menyampaikan aspirasinya sambil menangis. Ia mengaku kesulitan mencari nafkah akibat penertiban yang kerap dilakukan petugas.

“Ini jeritan hati seorang ibu. Saya berjualan buah sampai malam untuk menyambung hidup dan membiayai anak saya yang sedang kuliah,” ujarnya dengan suara bergetar.

Para pedagang juga mempertanyakan kebijakan penertiban yang dilakukan pemerintah, sementara di sisi lain mereka mengaku masih dipungut retribusi oleh oknum yang mengatasnamakan pemerintah daerah.

Menanggapi tuntutan pedagang, Penjabat Sekretaris Daerah Kota Padang, Raju Menrofa, yang menemui perwakilan massa aksi, mengatakan penertiban pedagang ke fase tujuh dilakukan agar kawasan Pasar Raya tertata lebih rapi.

Terkait keluhan pedagang soal keberadaan “tuan takur” yang menguasai banyak tempat berjualan, Raju menyatakan Pemerintah Kota Padang akan menindaklanjuti dan menertibkan praktik tersebut.

Namun, hingga aksi berakhir, massa tidak bertemu dengan Wali Kota Padang dan belum tercapai titik temu atas tuntutan yang disampaikan. Massa aksi pun akhirnya membubarkan diri dengan tertib.

Para pedagang menyatakan akan kembali menggelar aksi lanjutan apabila tuntutan mereka terkait penertiban dan relokasi tidak mendapat respons dari Pemerintah Kota Padang.(Jamal)

ShareTweetSend

Berita Terkait

Oplus_0

Pemko Pariaman Gelar Forum Konsultasi Publik Ranwal RKPD Kota Pariaman 2027

Sabtu, 28 Februari 2026 | 21:33

...

Oplus_0

UMKM Pariaman Korban Banjir Terima Bantuan dari BI-Kemen UMKM RI

Sabtu, 28 Februari 2026 | 21:28

...

Oplus_0

50 Pengusaha UMKM Kota Pariaman Ikuti Pelatihan Aneka Pembuatan Cake

Sabtu, 28 Februari 2026 | 21:24

...

Oplus_0

Ribuan Benih Ikan Lele Ditebar di Desa Ampalu

Sabtu, 28 Februari 2026 | 21:21

...

TSR Provinsi Sumbar Kunjungi Masjid Nurul Islam Jalan Kereta Api

Sabtu, 28 Februari 2026 | 16:45

...

Wawako Padang Usul MBG Diganti Uang Tunai Selama Ramadan, Dorong Perputaran UMKM

Sabtu, 28 Februari 2026 | 13:32

...

Ilmarizal Mundur dari Wakil Ketua Umum I KONI Kota Padang

Sabtu, 28 Februari 2026 | 13:29

...

Festival Qasidah Rebana Klasik Antar SD/MI Diharapkan Jadi Iven Tahunan

Jumat, 27 Februari 2026 | 21:18

...

BERITA TERKINI

Oplus_0

Pemko Pariaman Gelar Forum Konsultasi Publik Ranwal RKPD Kota Pariaman 2027

Sabtu, 28 Februari 2026 | 21:33
Oplus_0

UMKM Pariaman Korban Banjir Terima Bantuan dari BI-Kemen UMKM RI

Sabtu, 28 Februari 2026 | 21:28
Oplus_0

50 Pengusaha UMKM Kota Pariaman Ikuti Pelatihan Aneka Pembuatan Cake

Sabtu, 28 Februari 2026 | 21:24
Oplus_0

Ribuan Benih Ikan Lele Ditebar di Desa Ampalu

Sabtu, 28 Februari 2026 | 21:21

TSR Provinsi Sumbar Kunjungi Masjid Nurul Islam Jalan Kereta Api

Sabtu, 28 Februari 2026 | 16:45

Wawako Padang Usul MBG Diganti Uang Tunai Selama Ramadan, Dorong Perputaran UMKM

Sabtu, 28 Februari 2026 | 13:32

Ilmarizal Mundur dari Wakil Ketua Umum I KONI Kota Padang

Sabtu, 28 Februari 2026 | 13:29

Festival Qasidah Rebana Klasik Antar SD/MI Diharapkan Jadi Iven Tahunan

Jumat, 27 Februari 2026 | 21:18

Walikota Pariaman Optimis Jogging Track GOR Rawang akan Favorit Pelari Gen Z

Jumat, 27 Februari 2026 | 21:09

Pemerintah Pusat Serahkan Bantuan Perbaikan Rumah Rusak Akibat Bencana di Pariaman

Jumat, 27 Februari 2026 | 20:57

CFN Pemko Pariaman Diapresiasi Banyak Pihak, Pedagang Berharap Digelar Rutin

Jumat, 27 Februari 2026 | 20:54

Ketua Tim 9 TSR Pemprov Sumbar Budi Santoso Kunjungi Masjid Raya Kampung Baru Pariaman

Jumat, 27 Februari 2026 | 20:40
  • Redaksi
  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
www.lintassumbar.co.id

© 2023 - Developed by Sumbarweb.

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Nasional
  • Eksos
  • Olahraga
    • Bola
    • Otomotif
  • Parlemen
  • Kesehatan
  • Pariwisata
  • Lainnya
    • Foto
    • Video

© 2023 - Developed by Sumbarweb.