Lintas Sumbar
  • Home
  • Peristiwa
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Nasional
  • Eksos
  • Olahraga
    • Bola
    • Otomotif
  • Parlemen
  • Kesehatan
  • Pariwisata
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
No Result
View All Result
Lintas Sumbar
No Result
View All Result

Dua Pemain Dilarikan ke UGD, Manajemen PSBS Minta Panpel Piala Soeratin Diganti

Minggu, 19 Desember 2021 | 21:12
Share on FacebookShare on Twitter

Lintassumbar.co.id – Dua pemain PSBS Batusangkar dilarikan ke UGD Puskesmas Tanjung Pati, Lima Puluh Kota ketika bertanding melawan Taruna Mandiri di Lapangan GOR Singa Harau, Limapuluh Kota, Minggu 19 Desember 2021.

Dua pemain yang dilarikan ke UGD adalah Haviz Akbar, penjaga gawang PSBS dan Kaka Muhammad Seva, penyerang PSBS.

BacaJuga

Kisah Pilu Afrianti, Rumah Hanyut Tak Bersisa

Bawaslu Padang Pariaman Gelar Pendidikan Pengawas Partisipatif, Siap Kawal Pemilu 2029 Bermartabat!

Penjaga gawang yang akrab dipanggil Ucup ini dilarikan ke RS setelah mengalami benturan dengan dua pemain Taruna Mandiri di menit ke-50, saat menghalau bola. Sedangkan Kaka terkapar di lapangan setelah dihantam kiper Taruna Mandiri di menit-menit pertandingan.

Usai pertandingan, manajemen PSBS Batusangkar, Yon Hendri, meminta Asprov PSSI Sumbar mengevaluasi dan mengganti Panitia Pelaksana Piala Soeratin U-17. Sebab, panpel dinilai tidak profesional dalam menggelar kompetisi.

“Jelas-jelas pemain kami terjatuh terkena benturan, namun wasit tidak menghentikan pertandingan. Penanganan terlambat. Mulai lambatnya tim medis masuk lapangan, lambatnya keputusan untuk memasukkan tandu, hingga kebingungan mencari oksigen. Bahkan, untuk melarikan pemain ke UGD juga terlambat karena ambulance terhalang oleh mobil orang yang parkir,” ujar pria yang akrab dipanggil Datuak Selo ini.

Di sisi lain, wasit Hardika Wijaya asal Sijunjung yang memimpin pertandingan menurutnya juga perlu dievaluasi. Dua kali pemain dihantam dengan tinju, lutut dan siku. Hingga dilarikan ke RS. Namun wasit tak menganggap pelanggaran.

“Pemain sudah tergeletak di lapangan, bola dibiarkan terus mengalir,” jelasnya.

Panpel juga tidak profesional dan memiliki Standar Operasional Prosedur (SOP) dalam menyelenggarakan pertandingan. Pemain tergeletak di lapangan dalam kondisi sakit dan butuh petugas medis, namun petugas medis dan ambulance tidak ada yang siaga karena masih mengantar pemain lain yang sebelumnya sudah dibaws ke RS.

“Harusnya ambulance disiagakan dua, dan petugas medisnya juga dua tim,” imbuhnya.

Di sisi lain, panitia menurutnya mengganti jadwal sepihak. Aslinya jadwal PSBS bertanding pukul 14.00 WIB. Tiba-tiba diganti jadi pukul 16.00 WIB.

“Kapan sepakbola Sumbar maju kalau pengelolaan kompetisi selalu seperti ini. Panpelnya kan sudah berkali-kali menggelar kompetisi, masak bobrok terus, tak kunjung profesional,” tegas Datuak Selo.

Lintassumbar.co.id sudah mencoba menghubungi ketua pelaksana Piala Suratin Sumbar Yulius Dede untuk melakukan konfirmasi ke nomor Whatapps yang bersangkutan, namun hingga berita ini diturunkan belum ada respon.

Pertandingan PSBS versus Taruna Mandiri tersebut berakhir dengan skor 2-2. (Red)

Tags: Piala Suratin Sumbar
ShareTweetSend

Berita Terkait

Afrianti.

Kisah Pilu Afrianti, Rumah Hanyut Tak Bersisa

Sabtu, 29 November 2025 | 20:59

...

Bawaslu Padang Pariaman Gelar Pendidikan Pengawas Partisipatif, Siap Kawal Pemilu 2029 Bermartabat!

Sabtu, 29 November 2025 | 17:22

...

Mabes Polri Kirim 2,5 Ton Logistik untuk Percepat Penanganan Bencana di Sumbar

Sabtu, 29 November 2025 | 17:12

...

Kondisi Memprihatinkan, 700 Rumah Terdampak, Warga Pauh Diminta Tetap Mengungsi

Sabtu, 29 November 2025 | 16:08

...

Pemko Pariaman Turunkan Alat Berat, Atasi Genangan Air

Sabtu, 29 November 2025 | 08:39

...

JKA: Kebijakan Libur Sekolah Tergantung Situasi Padangpariaman

Sabtu, 29 November 2025 | 08:36

...

Bupati Padangpariaman: Kami akan Bantu Maksimal Masyarakat yang Terkena Musibah

Sabtu, 29 November 2025 | 08:30

...

Sinergi Bawaslu dan Pramuka Padang Pariaman: Meningkatkan Pengawasan Pemilu yang Berintegritas

Sabtu, 29 November 2025 | 08:23

...

BERITA TERKINI

Afrianti.

Kisah Pilu Afrianti, Rumah Hanyut Tak Bersisa

Sabtu, 29 November 2025 | 20:59

Bawaslu Padang Pariaman Gelar Pendidikan Pengawas Partisipatif, Siap Kawal Pemilu 2029 Bermartabat!

Sabtu, 29 November 2025 | 17:22

Mabes Polri Kirim 2,5 Ton Logistik untuk Percepat Penanganan Bencana di Sumbar

Sabtu, 29 November 2025 | 17:12

Kondisi Memprihatinkan, 700 Rumah Terdampak, Warga Pauh Diminta Tetap Mengungsi

Sabtu, 29 November 2025 | 16:08

Pemko Pariaman Turunkan Alat Berat, Atasi Genangan Air

Sabtu, 29 November 2025 | 08:39

JKA: Kebijakan Libur Sekolah Tergantung Situasi Padangpariaman

Sabtu, 29 November 2025 | 08:36

Bupati Padangpariaman: Kami akan Bantu Maksimal Masyarakat yang Terkena Musibah

Sabtu, 29 November 2025 | 08:30

Sinergi Bawaslu dan Pramuka Padang Pariaman: Meningkatkan Pengawasan Pemilu yang Berintegritas

Sabtu, 29 November 2025 | 08:23

Banjir Besar Terjang Padang, 5 Warga Meninggal Dunia Termasuk Bayi 3 Bulan

Jumat, 28 November 2025 | 08:30

Ribuan Warga Kota Padang Terdampak dan Terpaksa Mengungsi

Jumat, 28 November 2025 | 08:28

Jembatan Koto Buruk Putus, Bupati Serukan Evakuasi Massal Warga

Jumat, 28 November 2025 | 08:26

Wagub Sumbar Tinjau Lokasi Banjir di Kampuang Gelapung

Kamis, 27 November 2025 | 06:48
  • Redaksi
  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
www.lintassumbar.co.id

© 2023 - Developed by Sumbarweb.

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Nasional
  • Eksos
  • Olahraga
    • Bola
    • Otomotif
  • Parlemen
  • Kesehatan
  • Pariwisata
  • Lainnya
    • Foto
    • Video

© 2023 - Developed by Sumbarweb.