Lintas Sumbar
  • Home
  • Peristiwa
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Nasional
  • Eksos
  • Olahraga
    • Bola
    • Otomotif
  • Parlemen
  • Kesehatan
  • Pariwisata
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
No Result
View All Result
Lintas Sumbar
No Result
View All Result

Diduga Putus Tali Jangkar, Kapal Perang KRI Teluk Bone Terdampar di Tepi Pantai Gandoriah

Minggu, 31 Maret 2024 | 22:26
KRI Teluk Bone di pantai Pariaman.

KRI Teluk Bone di pantai Pariaman.

Share on FacebookShare on Twitter

Pariaman – Bekas kapal perang KRI Teluk Bone yang tadinya berada di tengah perairan pantai Pariaman tiba-tiba terdampar di tepi pantai Gandoriah sejak Sabtu, 30/3. Hal ini diduga disebabkan putusnya tali jangkar kapal tersebut sehingga dihempas ombak hingga terdampar di tepi pantai.

Hal ini kontan saja menarik perhatian masyarakat dan para pengunjung pantai Gandoriah. Mereka memanfaatkan moment tersebut dengan mengambil poto dengan latar bekas kapal perang tersebut.

BacaJuga

21 Penerbangan di Bandara Minangkabau Batal Akibat Erupsi Anak Krakatau

Walikota Padang Keluarkan Edaran Mitigasi Kabut Asap, Warga Diminta Kurangi Aktivitas di Luar

Diketahui keberadaan kapal KRI Teluk Bone ini sempat menjadi pro dan kontra di tengah masyarakat Pariaman. Pasalnya kapal hibah tersebut ditarik dari Surabaya ke Pariaman menelan anggaran hingga mencapai Rp.2 milyar oleh Genius Umar, Walikota Pariaman ketika itu. Genius menyebut keberadaan kapal ini penting guna memberikan edukasi kepada masyarakat perihal semangat juang para pahlawan pada masa kemerdekaan. Sehingga kapal ini nantinya akan dijadikan museum.

Namun beberapa pihak menilai kapal ini tidak begitu dibutuhkan mengingat keuangan Pemko Pariaman tengah mengalami defisit. Apalagi karena keterbatasan anggaran, kapal tersebut belum bisa ditarik hingga ke tepi pantai. Pemko Pariaman enggan menganggarkan biaya untuk menarik kapal tersebut karena keuangan Pemko Pariaman tengah mengalami defisit.

“Biar nanti walikota Pariaman defenitif yang menganggarkan karena keuangan Pemko Pariaman saat ini sadang mengalami defisit,” ujar Pj Walikota Pariaman, Roberia, ketika itu.

Menanggapi kondisi kapal yang telah tiba di bibir pantai, Pj Walikota Pariaman mengatakan pihak nya akan mencoba berkoordinasi dengan DPRD serta stakeholder lainnya guna mengambil langkah dan kebijakan terkait nasib kapal tersebut.(*)

ShareTweetSend

Berita Terkait

21 Penerbangan di Bandara Minangkabau Batal Akibat Erupsi Anak Krakatau

Minggu, 6 September 2026 | 22:53

...

Walikota Padang Keluarkan Edaran Mitigasi Kabut Asap, Warga Diminta Kurangi Aktivitas di Luar

Minggu, 6 September 2026 | 22:51

...

Pendaftaran Perlinsos Diperpanjang hingga 31 Desember 2026, Warga Padang Diminta Segera Daftar

Minggu, 6 September 2026 | 11:08

...

Tim Klewang Amankan Pria Bawa Parang di Gunung Pangilun, Nangis Saat Dibawa Polisi

Minggu, 6 September 2026 | 10:46

...

Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Ganggu Penerbangan, 7 Flight dari dan ke BIM Dibatalkan

Minggu, 6 September 2026 | 10:42

...

Keluarga Guru PPPK yang Tewas di Mes Polisi Pessel Minta Gelar Perkara Khusus

Jumat, 4 September 2026 | 06:01

...

Pemko Padang Nilai Sekolah Sehat 2026, 15 Sekolah Masuk Tahap Ekspose

Jumat, 4 September 2026 | 05:58

...

Dinas Perkim Padang Bangun 15,13 Km Jalan Lingkungan Sepanjang 2025

Jumat, 4 September 2026 | 05:56

...

  • Redaksi
  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
www.lintassumbar.co.id

© 2023 - Developed by Sumbarweb.

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Nasional
  • Eksos
  • Olahraga
    • Bola
    • Otomotif
  • Parlemen
  • Kesehatan
  • Pariwisata
  • Lainnya
    • Foto
    • Video

© 2023 - Developed by Sumbarweb.