Padang – Tim SAR gabungan mengevakuasi sedikitnya 55 warga yang terjebak banjir akibat hujan berintensitas tinggi yang mengguyur Kota Padang, Sumatera Barat, Senin (3/8/2026). Ketinggian air di sejumlah lokasi dilaporkan mencapai dada orang dewasa sehingga evakuasi dilakukan menggunakan perahu karet.
Koordinator Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Padang, Rian, mengatakan pihaknya menerima laporan banjir sekitar pukul 13.30 WIB. Tim kemudian langsung bergerak menuju lokasi terdampak dan tiba sekitar pukul 15.30 WIB.
“Kami telah mengevakuasi kurang lebih 55 jiwa yang berasal dari Pondok Pesantren Hamka, SMA Negeri 17 Padang, dan Laboratorium Dinas Lingkungan Hidup,” kata Rian.
Menurutnya, hingga kini proses evakuasi masih berlangsung karena masih ada sejumlah warga yang terjebak di kawasan banjir.
Operasi penyelamatan melibatkan Kantor SAR Padang, BPBD Kota Padang, Dinas Pemadam Kebakaran, Satpol PP, Linmas, TNI, dan Polri. Tim dibagi ke sejumlah titik banjir, di antaranya wilayah Kuranji, Jalan Bypass, Gunung Nago, dan Aia Pacah.
“Ketinggian air bervariasi. Ada yang mencapai dada orang dewasa sehingga perlu dilakukan evakuasi menggunakan perahu karet,” ujarnya.
Meski banjir merendam sejumlah kawasan, Rian memastikan hingga saat ini belum ada laporan korban jiwa.
“Belum ada informasi korban jiwa yang kami terima. Saat ini fokus kami adalah mengevakuasi masyarakat ke lokasi yang lebih aman,” pungkasnya.(Jamal)












