Lintas Sumbar
  • Home
  • Peristiwa
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Nasional
  • Eksos
  • Olahraga
    • Bola
    • Otomotif
  • Parlemen
  • Kesehatan
  • Pariwisata
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
No Result
View All Result
Lintas Sumbar
No Result
View All Result

Jambu Biji, Komoditi Unggulan Padangpariaman

Selasa, 3 Desember 2019 | 13:29
Share on FacebookShare on Twitter

Lintassumbar.com, Padangpariaman – Jambu biji merah merupakan salah satu  buah yang sangat disukai oleh masyarakat, selain rasanya yang enak, dan teksturnya yang lembut, buah ini juga memiliki manfaat yang sangat baik untuk kesehatan karena kandungan gizi dan nutrisinya yang baik untuk tubuh.

“Jambu biji merah merupakan salah satu komoditi unggulan Kabupaten Padang Pariaman, dengan luas areal 74.25 Ha, dan hampir separuhnya di  tanam di Kecamatan VII Koto yaitu lebih kurang 38.32 Ha dengan produksi 540.42 ton (Statistik Pertanian dan Peternakan Tahun 2016). Varietas Jambu biji merah ini sudah terdaftar di Kementerian Pertanian dengan nama  “Piraweh Ampalu”. Ujar Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Yurisman dalam kegiatan temu bisnis pelatihan petani pelaku agribisnis di kantor BPP VII Koto Sungai Sariak (9-10/4).

BacaJuga

Bupati Padang Pariaman Imbau Masyarakat Bijak Bermedia Sosial

Operasi Patuh Singgalang 2025 Digelar, Polda Sumbar Gandeng Komunitas Otomotif hingga TNI

Temu teknis ini bertujuan meningkatkan pengetahuan petani dalam mengelola jambu biji merah baik dari hulu sampai hilir sehingga dapat meningkatkan nilai jual dan nilai tambah dari produk mereka. Sebanyak 50 orang petani jambu biji yang ada di Kecamatan VII Koto Sungai Sariak mengikuti kegiatan yang berlangsung selama 2 hari tersebut.

Yurisman berharap dengan banyaknya jambu biji merah yang diusahakan petani, usaha ini memberikan kontribusi yang nyata terhadap peningkatan perekonomian petani.

“Karena itu diperlukan pengelolaan yang baik dari hulu sampai ke hilir (agribisnis)”, ujarnya.

Kegiatan agribisnis ini bisa diusahakan mulai dari pembibitan jambu biji yang nilai jualnya lebih kurang Rp. 25.000,- per batang dan pengolahan buah menjadi aneka ragam produk olahan yang mempunyai nilai jual tinggi.

Teknik pertanaman dan budidaya secara gamblang dipaparkan oleh beberapa orang narasumber baik dari kelompok jabatan fungsional Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan yaitu Ir. Syafrudin dan juga dari Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Propinsi Sumatera Barat Kaltarina, yang sekaligus memaparkan hal -hal yang harus dilakukan sehingga kebun bisa teregistrasi oleh Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan  Propinsi Sumatera Barat.

Petani yang mau meregistrasi kebun ini harus memahami cara budi daya yang baik (GAP), pengendalian hama penyakit, membuat catatan dalam pelaksanaan kegiatan kebunnya mulai dari hulu sampai kehilir yang sesuai dengan SOP (standar operasional prosedur).

Registrasi lahan ini juga merupakan salah satu syarat petani untuk membuat sertifikasi keamanan pangan (Sertifikat prima) dalam menghadapi perdagangan bebas di ASEAN persyaratan buah yang diperdagangkan agar dapat bersaing dipasar bebas adalah buah –buahan tersebut harus memiliki sertifikat jaminan mutu (prima).

Dengan tersertifikatnya buah petani akan memperluas akses pasar dan meningkatkan nilai jual. Buah yang sudah tersertifikasi dapat dijual di retail-retail modern seperti supermarket, mini  market dan pasar modern lainnya.

Faktor lain yang sangat penting diperhatikan dalam usaha jambu biji merah adalah proses panen dan pasca panen buah. Kenapa kegiatan ini dikatakan sangat penting, karena di proses inilah terjadinya kehilangan hasil yang sangat besar. Hampir 30-35% produk hortikultura akan hilang diproses bila penanganannya tidak tepat. Karena itulah pengetahuan tentang panen dan pasca panen ini sangat diperlukan oleh petani untuk mengurangi kehilangan hasil produk mereka, ujar Purnama Dini Hari, selaku narasumber dari Universitas Andalas.

Beliau pun menambahkan, salah satu cara lain untuk mengurangi kehilangan hasil adalah dengan melakukan pengolahan terhadap jambu biji tersebut, selain itu pengolahan diharapkan juga dapat meningkatkan nilai jual dan nilai tambah dari jambu biji ini.

Jambu biji dapat diolah menjadi aneka ragam produk olahan seperti, keripik, selai, dodol, sirup, jelli, permen, manisan dan produk olahan lainnya yang memiliki daya simpan yang lebih lama. Jambu biji merah segar hanya dapat bertahan selama satu sampai dua minggu jika disimpan pada suhu 10’C. Karena itu dengan pengolahan diharapkan dapat meningkatkan daya simpan dan nilai jual dari jambu biji ini. (R)

Tags: Eksos
ShareTweetSend

Berita Terkait

Oplus_0

Bupati Padang Pariaman Imbau Masyarakat Bijak Bermedia Sosial

Sabtu, 13 September 2025 | 13:39

...

Operasi Patuh Singgalang 2025 Digelar, Polda Sumbar Gandeng Komunitas Otomotif hingga TNI

Sabtu, 12 Juli 2025 | 06:59

...

Manabang Batang Pisang, Prosesi Kedua Hoyak Tabuik

Rabu, 2 Juli 2025 | 10:57

...

Yota Balad Pastikan Event Tabuik Berjalan Lancar

Kamis, 26 Juni 2025 | 12:11

...

Ilustrasi.

Camat Padang Selatan Digerebek Istri Berselingkuh dengan Staf, Walikota Padang Ambil Tindakan

Senin, 28 April 2025 | 07:00

...

Prihatin, John Kenedy Azis Ajak Semua Pihak Cegah Kekerasan Terhadap Anak

Minggu, 9 Maret 2025 | 11:12

...

Rahmat Saleh Minta Regulasi Gaji PPPK Diperkuat

Sabtu, 8 Maret 2025 | 10:17

...

Standar FIFA, Lapangan Dobi Sports Hub Kualitas Terbaik

Sabtu, 8 Maret 2025 | 10:12

...

BERITA TERKINI

500 Guru MDTA Kota Pariaman Terima Bantuan

Senin, 12 Januari 2026 | 22:50

109 Pedagang Pasar Pagi dan Basah Pariaman Terima Bantuan

Senin, 12 Januari 2026 | 22:48

IMBI Sumbar Peduli Bencana, Salurkan Bantuan Rendang kepada Masyarakat Kota Pariaman

Senin, 12 Januari 2026 | 22:46

Kerugian Padangpariaman Akibat Bencana Capai Rp.3,65 Triliyun

Senin, 12 Januari 2026 | 16:51

Padangpariaman Berikan Penghargaan kepada Relawan Bencana

Senin, 12 Januari 2026 | 16:47

Bupati Padangpariaman Nominator Penerima Anugerah dari PWI

Senin, 12 Januari 2026 | 16:39

Peringati HUT ke 193, Bupati Padangpariaman Ajak Masyarakat Bangkit

Senin, 12 Januari 2026 | 16:30

Musfi Yendra Lahirkan Buku Keterbukaan Informasi Berjudul Transparansi Tiga Arah

Senin, 12 Januari 2026 | 12:04

Kalah dari Persis Solo, Pelatih Semen Padang Minta Maaf

Minggu, 11 Januari 2026 | 21:57

Satpol PP Padang Tertibkan PKL dan Pungli

Sabtu, 10 Januari 2026 | 20:11

Laporkan Dampak Bencana kepada Gubernur Sumbar, Walikota Pariaman Mohon Bantuan Recovery

Jumat, 9 Januari 2026 | 06:05

Kabau Sirah Ngebut di Bursa Transfer, Striker Asing Baru Segera Datang

Kamis, 8 Januari 2026 | 16:10
  • Redaksi
  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
www.lintassumbar.co.id

© 2023 - Developed by Sumbarweb.

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Nasional
  • Eksos
  • Olahraga
    • Bola
    • Otomotif
  • Parlemen
  • Kesehatan
  • Pariwisata
  • Lainnya
    • Foto
    • Video

© 2023 - Developed by Sumbarweb.