Lintassumbar.id – Dinas Kesehatan Kota Padang belum jadi mengambil sampel Swab 1100 pedagang Pasar Raya Padang Fase 1 sampai 7 yang dicurigai melakukan kontak dengan 38 pedagang yang terkonfirmasi positif virus corona disease (Covid-19).
Hal itu terjadi karena Dinkes Kota Padang belum menerima data lengkap dari Dinas Perdagangan, sehingga tes swab 1100 pedagang urung dilakukan hari ini.
“Untuk Pasar Raya kami menunggu data dari Dinas Perdagangan, kalau datanya masuk hari ini besok sudah bisa kita lakukan swab,” ungkap Feri Mulyani Kepala Dinas Kesehatan Kota Padang Rabu,(6/5).
Menurut Feri Mulyani, untuk melakukan pemeriksaan labor harus dilengkapi dengan identitas lengkap dari pedagang yang akan diambil sampel swabnya.
Untuk melakukan swab terhadap 1100 pedagang pasar yang dicurigai melakukan kontak dengan pedagang positif Covid-19, Dinkes Kota Padang telah menyiapkan 23 Puskesmas dan 2 rumah sakit untuk mengambil sampel swab pedagang.
“Swab dilakukan di seluruh Puskesmas dan SPH serta RSUD dr. Rasyidin. Satu Puskesmas bisa 50 sampai 100 orang, jadi kalau misalnya 1000 orang bisa kita selesaikan dalam sehari,” terang Feri Mulyani.
Sebelum mengambil sampel swab pedagang pasar Fase 1 sampai 7, Dinkes Kota Padang sudah lebih dulu melakulan tes swab terhadap Kepala Dinas serta pegawai lapangan di Dinas Perdagangan.
“Baru pegawai di lapangan yang baru diswab, hasilnya belum keluar,” tutup Feri Mulyani. (Jamal)













