Lintas Sumbar
  • Home
  • Peristiwa
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Nasional
  • Eksos
  • Olahraga
    • Bola
    • Otomotif
  • Parlemen
  • Kesehatan
  • Pariwisata
  • Lainnya
    • Foto
    • Video
No Result
View All Result
Lintas Sumbar
No Result
View All Result

Mengenal Ogok, Hiasan Kepala Wanita Mentawai

Sabtu, 14 Desember 2019 | 06:28
Prissilia Martinus mengenakan Ogok khas Mentawai.

Prissilia Martinus mengenakan Ogok khas Mentawai.

Share on FacebookShare on Twitter

Mentawai – Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Mentawai, Prissilia Martinus tampak anggun mengenakan Ogok (bunga) khas Mentawai yang terbuat dari bulu ayam pada acara HUT DWP ke-20 di Mentawai, Jumat 13/12 kemarin.

Ogok merupakan sebuah hiasan kepala yang biasa digunakan oleh perempuan Mentawai pada saat pesta perkawinan, pesta sikerei ataupun pesta pesta biasa lainnya.

BacaJuga

Mentan Amran Meradang, Rp.455 Miliar Sudah Cair Sejak Januari, Realisasi di Sumbar Masih Lambat

Pemko Pariaman dan DKI Jakarta Kerjasama Bidang Ketahanan Pangan

Ogok biasanya terbuat dari berbagai jenis bunga, bulu burung, bulu ayam, benang wol, daun puring dan manik manik . Bentuk ogok bisa beragam dan berbeda beda pada tiap daerah di Mentawai.

Wanita Mentawai sedang mengenakan ogok. Foto:Tempo

Prissilia menilai ogok khas Mentawai bisa mendunia karena memiliki keindaham dan keunikan tersendiri. Sehingga ia optimis ogok bisa populer jika dikemas dan dipromosikan kepada dunia luar.

“Ogok ini uni dan cantik. Aksesoris khas mentawai ini jika dikelola dengan baik bisa populer,” ujarnya.

Menurut Prissilia, DWP Mentawai telah mempelopori mengkreasikan ogok dengan bulu ayam sehingga tampak lebih menarik. Bahkan kreasi tersebut berhasil keluar sebagai juara 1 pada lomba yang digelar GOW pekan lalu.

“Sebenarnya makna dari bulu ayam ini juga simbol dari ciri khas budaya Mentawai, hanya saja DWP mengkreasikannya secantik mungkin,” lanjut Prissilia.

“Kebetulan Minggu lalu kita mengikuti lomba yang diadakan GOW (Gabungan Organisasi Wanita), kita dari DWP mendapatkan prestasi juara satu mengenakan ogok (bunga) ciri khas Mentawai,” pungkasnya.

Guna melestarikan pakaian tradisional Mentawai, HUT Dharma Wanita ke-20 juga menggelar lomba fashion show yang diikuti oleh tiap OPD. Peserta wajib mengenakan busana adat Mentawai dengan kreasi yang berbeda-beda.

Prissilia berharap semoga kegiatan ini dapat mengunggah kesadaran masyarakat untuk terus melestarikan budaya Mentawai sehingga semakin mendunia dan dikenal oleh banyak kalangan. (Melisa)

Tags: MentawaiOgok Mentawai
Share17TweetSend

Berita Terkait

Mentan Amran Meradang, Rp.455 Miliar Sudah Cair Sejak Januari, Realisasi di Sumbar Masih Lambat

Rabu, 15 April 2026 | 06:44

...

Pemko Pariaman dan DKI Jakarta Kerjasama Bidang Ketahanan Pangan

Rabu, 15 April 2026 | 06:33

...

Yota Balad Sampaikan Proposal Pengembangan Sektor Pertanian ke Menteri Pertamian

Rabu, 15 April 2026 | 05:55

...

156 Calon Paskibraka Pariaman Ikuti Seleksi Paskibraka

Rabu, 15 April 2026 | 05:53

...

DPRD Padang Usulkan Pencabutan Perda Keuangan Kepala Daerah 2003

Kamis, 16 April 2026 | 13:02

...

Polda Sumbar Bongkar Pengoplosan LPG Subsidi di Padang

Jumat, 10 April 2026 | 06:21

...

Padangpariaman Raih Penghargaan Bidang Kesehatan

Rabu, 8 April 2026 | 06:32

...

Oplus_0

Perkuat Sinergi, JKA Temui Perantau Piaman di Jakarta

Rabu, 8 April 2026 | 06:29

...

  • Redaksi
  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
www.lintassumbar.co.id

© 2023 - Developed by Sumbarweb.

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Nasional
  • Eksos
  • Olahraga
    • Bola
    • Otomotif
  • Parlemen
  • Kesehatan
  • Pariwisata
  • Lainnya
    • Foto
    • Video

© 2023 - Developed by Sumbarweb.